Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Truk Hebel Mogok di Lampu Merah Ramanda, Dievakuasi Dishub Depok

193
×

Truk Hebel Mogok di Lampu Merah Ramanda, Dievakuasi Dishub Depok

Sebarkan artikel ini

Depok, SniperNew.id – Kamis, 21 Agus­tus 2025, sebuah truk pen­gangkut bata hebel men­gala­mi mogok di kawasan lam­pu mer­ah Raman­da arah ARH, Kota Depok. Peri­s­ti­wa ini sem­pat meng­gang­gu arus lalu lin­tas di jalur padat terse­but. Petu­gas dari Dinas Per­hubun­gan (Dishub) Kota Depok kemu­di­an berg­er­ak cepat mengevakuasi kendaraan meng­gu­nakan mobil derek res­mi milik Dishub.

Infor­masi men­ge­nai insi­d­en ini per­ta­ma kali dis­am­paikan melalui akun media sosial Infodepok24, yang menye­butkan bah­wa kendaraan berat terse­but berhen­ti men­dadak kare­na men­gala­mi kendala tek­nis saat melin­tas di per­sim­pan­gan lam­pu mer­ah. Posisi truk yang sarat muatan bera­da tepat di jalur uta­ma, sehing­ga mem­bu­at sejum­lah kendaraan lain harus melam­bat dan menim­bulkan antre­an cukup pan­jang.

Menu­rut lapo­ran sak­si mata, truk bermu­atan bata hebel itu awal­nya mela­ju dari arah Raman­da menu­ju ARH. Saat sam­pai di lam­pu mer­ah, kendaraan tiba-tiba tidak dap­at berg­er­ak. Diduga, ter­da­p­at masalah tek­nis pada mesin atau sis­tem trans­misi sehing­ga sopir tidak mam­pu menghidup­kan kem­bali truk terse­but.

  Ledakan Oven di Dapur MBG Banyumas, Sepuluh Relawan Terluka

Sejum­lah pen­gen­dara yang bera­da di belakang ter­pak­sa men­gu­ran­gi kecepatan, bahkan seba­gian harus berpin­dah jalur untuk menghin­dari kemac­etan yang lebih parah. Berun­tung, petu­gas Dinas Per­hubun­gan Kota Depok yang sedang melakukan patroli di sek­i­tar lokasi segera men­da­p­at lapo­ran dan men­gir­imkan arma­da derek.

Mobil derek Dishub Kota Depok tiba di lokasi beber­a­pa wak­tu sete­lah truk mogok. Dalam pros­es evakuasi yang terekam dalam sebuah video, ter­li­hat sebuah unit derek berwar­na putih den­gan tulisan “UNIT DEREK DINAS PERHUBUNGAN KOTA DEPOK” sedang beru­paya menarik truk berwar­na hijau terse­but.

Petu­gas Dishub kemu­di­an men­gatur arus lalu lin­tas untuk memas­tikan kendaraan lain tetap dap­at melin­tas mes­ki pros­es evakuasi berlang­sung. Langkah cepat itu dilakukan agar kemac­etan tidak semakin melu­as, mengin­gat kawasan Raman­da dike­nal seba­gai salah satu titik rawan kepa­datan lalu lin­tas di Depok, teruta­ma pada jam sibuk.

Kemac­etan sem­pat ter­ja­di di sek­i­tar lam­pu mer­ah Raman­da arah ARH. Antre­an kendaraan ter­li­hat men­gu­lar hing­ga beber­a­pa ratus meter. Kendaraan roda dua, angku­tan umum, hing­ga mobil prib­a­di ter­pak­sa ber­jalan lebih lam­bat dari biasanya.

Mes­ki demikian, sete­lah truk berhasil dipin­dahkan ke lokasi yang lebih aman, arus lalu lin­tas kem­bali nor­mal. Dishub memas­tikan bah­wa tin­dakan cepat evakuasi dilakukan demi mem­i­ni­malkan gang­guan di jalan raya ser­ta mence­gah poten­si kece­lakaan lalu lin­tas aki­bat adanya kendaraan besar yang berhen­ti men­dadak.

  Chat Singkat, Polemik Panjang

Sejum­lah war­ga Depok yang melin­tas di lokasi men­gapre­si­asi langkah cepat Dishub dalam menan­gani peri­s­ti­wa terse­but. Menu­rut mere­ka, keber­adaan arma­da derek san­gat mem­ban­tu, teruta­ma keti­ka ada kendaraan berat mogok di ten­gah jalan yang dap­at meng­ham­bat perg­er­akan lalu lin­tas.

“Saya tadi sem­pat ter­je­bak macet kare­na truk berhen­ti di ten­gah jalan, tapi syukurlah ada petu­gas Dishub yang lang­sung menan­gani. Kalau tidak, mungkin macet bisa sam­pai lebih pan­jang,” ujar salah seo­rang pen­gen­dara motor yang melin­tas.

Dinas Per­hubun­gan Kota Depok memang memi­li­ki unit khusus untuk menan­gani masalah kendaraan mogok atau parkir liar di jalan pro­tokol. Den­gan arma­da derek yang disi­ap­kan, Dishub dap­at berg­er­ak cepat keti­ka mener­i­ma lapo­ran dari masyarakat maupun dari petu­gas di lapan­gan.

Kepala Dinas Per­hubun­gan Kota Depok dalam beber­a­pa kesem­patan juga menekankan pent­ingnya kehadi­ran unit derek ini, teruta­ma di wilayah padat seper­ti Mar­gon­da, Raman­da, hing­ga per­sim­pan­gan besar lain di kota terse­but. Tujuan­nya adalah men­ja­ga kelan­car­an lalu lin­tas sekali­gus mem­berikan rasa aman bagi pen­gen­dara.

Peri­s­ti­wa ini men­ja­di pengin­gat bagi para penge­mu­di kendaraan berat agar selalu memas­tikan kon­disi kendaraan sebelum berop­erasi. Truk bermu­atan besar seper­ti pen­gangkut bata hebel memi­li­ki risiko ting­gi jika men­gala­mi kendala tek­nis di jalan raya. Oleh kare­na itu, pemerik­saan rutin mesin, rem, dan kom­po­nen vital lain­nya mut­lak diper­lukan.

  Cuaca Ekstrem Picu Longsor dan Banjir di Beberapa Wilayah Sumatera Utara

Selain itu, masyarakat juga diim­bau untuk tetap sabar dan tert­ib saat meng­hadapi kon­disi lalu lin­tas ter­gang­gu kare­na insi­d­en semacam ini. Kepatuhan ter­hadap ara­han petu­gas di lapan­gan men­ja­di kun­ci agar evakuasi dap­at ber­jalan lan­car tan­pa menim­bulkan bahaya baru.

Kota Depok seba­gai kota penyang­ga Jakar­ta memang dike­nal den­gan tingkat kepa­datan lalu lin­tas yang cukup ting­gi. Beber­a­pa titik seper­ti Mar­gon­da, Raman­da, dan Jalan Raya Sawan­gan ker­ap men­ja­di lang­ganan macet, teruta­ma pada jam berangkat dan pulang ker­ja.

Insi­d­en truk mogok di lam­pu mer­ah Raman­da kali ini menam­bah daf­tar peri­s­ti­wa yang berpoten­si mem­per­parah kemac­etan. Namun, langkah cepat Dishub Depok menun­jukkan bah­wa koor­di­nasi dan kesi­a­pan arma­da dap­at men­gu­ran­gi dampak yang lebih luas.

Truk pen­gangkut bata hebel yang mogok di lam­pu mer­ah Raman­da, Depok, pada Kamis (21/8/2025), berhasil dievakuasi meng­gu­nakan mobil derek dari Dinas Per­hubun­gan Kota Depok. Kendaraan yang sem­pat menim­bulkan kemac­etan terse­but kini sudah dipin­dahkan dari jalur uta­ma, sehing­ga arus lalu lin­tas kem­bali lan­car.

Peri­s­ti­wa ini mene­gaskan pent­ingnya kesi­a­pan petu­gas Dishub dalam mere­spons cepat seti­ap insi­d­en lalu lin­tas. Selain itu, hal ini juga men­ja­di pengin­gat bagi para sopir angku­tan barang agar selalu memas­tikan kon­disi kendaraan sebelum berop­erasi di jalan raya yang padat.

Edi­tor: (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *