Berita Hukum

Tim Tangkap Buron Kejati Sumsel Amankan DPO Perkara Korupsi

366
×

Tim Tangkap Buron Kejati Sumsel Amankan DPO Perkara Korupsi

Sebarkan artikel ini
Gambar, Kepala Seksi Penerangan Hukum, Vanny Yulia Eka Sari, S.H., M.H.).

Sum­sel, SniperNew.id — Pada hari Selasa tang­gal 04 Feb­ru­ari 2025 seki­ra pukul 18.30 Wib, bertem­pat di POM Bensin Pon­dok Rajeb Cib­i­nong Jawa Barat, Tim Tangkap Buron (TABUR) Kejak­saan Ting­gi Sumat­era Sela­tan yang dip­impin lang­sung oleh Bpk. Adi Chan­dra, S.H., M.H selaku Ket­ua Tim TABUR Kejati Sum­sel dan Tim Intelijen Kejak­saan Negeri Ogan Komer­ing Ulu Sela­tan (OKUS) bek­er­ja sama den­gan Tim SIRI Kejak­saan Agung Repub­lik Indone­sia berhasil menga­mankan DPO ter­p­i­dana Lek­si Yan­di, SP Bin Kus­na­di asal Kejak­saan Negeri Ogan Komer­ing Ulu Sela­tan (OKUS), Palem­bang, 05 Feb­ru­ari 2025.

Yang disidan­gkan di Pen­gadi­lan Negeri Palem­bang tan­pa dihadiri oleh Ter­dak­wa den­gan alasan yang sah (In Absen­s­tia)

  Hukum Dipertanyakan, Judi Dadu Milik “Cabak” Tak Tersentuh Aparat.

Bah­wa Lek­si Yan­di, SP Bin Kus­na­di meru­pakan Ter­p­i­dana Perkara Tin­dak Pidana Korup­si dalam Perkara Pen­gadaan Alat Pence­ga­han COVID-19 pada 34 (tiga puluh empat) Desa di Keca­matan Warkuk Ranau Sela­tan dan Keca­matan Muarad­ua Kisam Kabu­pat­en Ogan Komer­ing Ulu Sela­tan Tahun Anggaran 2022 Den­gan Keru­gian Negara Sebe­sar Rp. 734.778.813,- (tujuh ratus tiga puluh empat juta tujuh ratus tujuh puluh dela­pan ribu dela­pan ratus tiga belas rupi­ah), yang ter­buk­ti melang­gar Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 ten­tang Pem­ber­an­tasan Tin­dak Pidana Korup­si seba­gaimana diubah den­gan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 ten­tang Peruba­han Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 ten­tang Pem­ber­an­tasan Tin­dak Pidana Korup­si berdasarkan Putu­san Pen­gadi­lan Negeri Palem­bang Nomor : 73/Pid.Sus-TPK/2023/PN Plg tang­gal 06 Feb­ru­ari 2024

Ter­p­i­dana dijatuhi pidana pen­jara sela­ma 8 (dela­pan) tahun pen­jara dan pidana den­da sebe­sar Rp. 400.000.000,- (empat ratus juta rupi­ah) den­gan keten­tu­an apa­bi­la pidana den­da terse­but tidak diba­yar maka digan­ti den­gan pidana kurun­gan sela­ma 6 (enam) bulan ser­ta men­jatuhkan pidana tam­ba­han untuk mem­ba­yar uang peng­gan­ti sebe­sar Rp. 734.778.813,- (tujuh ratus tiga puluh empat juta tujuh ratus tujuh puluh dela­pan ribu dela­pan ratus tiga belas rupi­ah) dan jika ter­p­i­dana tidak mem­ba­yar uang peng­gan­ti pal­ing lama dalam wak­tu 1 (satu) bulan sesu­dah putu­san pen­gadi­lan yang telah berkeku­atan hukum tetap, maka har­ta ben­danya dap­at disi­ta oleh Jak­sa dan dile­lang untuk menu­tupi uang peng­gan­ti terse­but, dan jika ter­p­i­dana tidak mem­pun­yai har­ta ben­da yang men­cukupi untuk mem­ba­yar uang peng­gan­ti maka dip­i­dana pen­jara sela­ma 2 (dua) tahun.

  Proyek BUMDesma Sei Bamban Disorot, Kandang Rp85 Juta Diduga Sarat Korupsi

Ter­p­i­dana Lek­si Yan­di, SP Bin Kus­na­di dima­sukkan dalam Daf­tar Pen­car­i­an Orang (DPO) kurang lebih sela­ma 1 (satu) tahun dan 6 (enam) bulan, atas per­mintaan dari Kepala Kejak­saan Negeri OKU Sela­tan seba­gaimana surat Nomor : B‑694/L.6.23/Dek.1/08/2023 tang­gal 16 Agus­tus 2023 ten­tang Per­mo­ho­nan Ban­tu­an Dalam Hal Melakukan Pen­car­i­an dan Penangka­pan Atas Nama Ter­p­i­dana Lek­si Yan­di, SP Bin Kus­na­di.

  PTUN Medan: Pemberhentian Kades Paluh Kurau Sudah Sesuai Prosedur

Ada­pun kro­nolo­gi penga­manan DPO yaitu Tim TABUR KEJATI SUMSEL dan Tim Intelijen Kejak­saan Negeri Ogan Komer­ing Ulu Sela­tan (OKUS) bek­er­ja sama den­gan Tim SIRI Kejak­saan Agung Repub­lik Indone­sia sete­lah berhasil menge­tahui titik lokasi ter­p­i­dana terse­but, kemu­di­an lang­sung melakukan penga­manan ter­hadap ter­p­i­dana di Pom Bensin Pon­dok Rajeb Cib­i­nong, Jawa Barat pada saat ter­p­i­dana sedang melakukan pengisian bahan bakar, yang mana penga­manan ber­jalan aman dan tan­pa ada ham­bat­an, kemu­di­an ter­p­i­dana diti­tip­kan ke Rutan Cabang Salem­ba Jakar­ta Sela­tan.

Selan­jut­nya pada hari ini Rabu tang­gal 05 Feb­ru­ari 2025, Ter­p­i­dana Lek­si Yan­di, SP Bin Kus­na­di lang­sung dibawa Tim TABUR KEJATI SUMSEL dan Tim Intelijen Kejak­saan Negeri Ogan Komer­ing Ulu Sela­tan (OKUS) ke kan­tor Kejak­saan Ting­gi Sumat­era Sela­tan, untuk kemu­di­an dilakukan pros­es hukum selan­jut­nya.

Sum­ber: (Kepala Sek­si Pen­eran­gan Hukum, Van­ny Yulia Eka Sari, S.H., M.H.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *