Makassar, SniperBew.id — Selasa 15 Juli 2025 Di tengah harga bahan pakan dan pupuk yang terus merangkak naik, kabar segar datang dari Kawasan Industri Makassar. Sebuah produsen lokal molases—atau yang lebih dikenal dengan sebutan tetes tebu—mendadak viral karena menawarkan produk berkualitas tinggi dengan harga rakyat jelata.
Molases yang biasanya digunakan sebagai pencahar alami untuk ternak, bahan pembuatan probiotik tambak dan empang, serta sebagai unsur utama pupuk organik, kini bisa dibeli dengan harga super miring:
7 kg hanya Rp60.000
27 kg dibanderol Rp180.000 saja!
“Kami jaga kemurniannya demi kepuasan pelanggan. Tetes kami bukan abal-abal, dijamin manis rasa duit!” ujar pihak penjual saat dikonfirmasi SniperNew.id. Mereka juga menyebutkan bahwa pengiriman bisa dilakukan ke seluruh daerah di Indonesia, tanpa batas provinsi.
Alamat pusat distribusinya terletak di Jl. Tol Ir. Sutami No. 8, kawasan industri Makassar, yang selama ini dikenal sebagai kawasan strategis logistik di Sulawesi Selatan. Tak heran, pembeli dari berbagai kalangan—peternak, petani, hingga pelaku tambak—ramai-ramai menghubungi kontak 082114678777 demi mendapatkan stok sebelum kehabisan.
Menariknya, tren pembelian molases ini meningkat sejak awal Juli 2025, seiring naiknya harga bahan baku impor. Petani dan peternak lokal pun mulai melirik solusi alternatif berbasis lokal yang lebih hemat namun tetap berkualitas.
“Molases ini bukan cuma buat sapi atau kambing. Buat udang, ikan, sampai tanaman hortikultura juga bisa. Dan hasilnya lebih subur!” ujar Rahmat, petambak dari Takalar, yang rutin membeli molases dari Makassar ini.
Selain promosi harga, bahasa promosi sang penjual juga unik:
“Salamaki tapada salama. Murah meriah, kualitas terjamin, bukan asal cairan hitam!”
Tak hanya menjual, produsen molases ini juga memberikan edukasi mengenai cara pemakaian molases untuk campuran fermentasi pakan, pupuk cair, atau aktivator mikroba tanah.
Dengan kombinasi harga bersahabat, distribusi cepat, dan mutu tinggi, tak heran jika tetes manis dari Makassar ini tengah jadi buruan nasional.













