Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Tenaga Kesehatan Didorong Gunakan Sediaan Farmasi Produksi Dalam Negeri

59
×

Tenaga Kesehatan Didorong Gunakan Sediaan Farmasi Produksi Dalam Negeri

Sebarkan artikel ini

KARAWANG –Snipernew.id

Wak­il Ket­ua Komisi IX DPR RI Drg. Putih Sari mengge­lar kegiatan sosial­isasi pen­ingkatan peng­gu­naan sedi­aan far­masi dan alat kese­hatan pro­duk­si dalam negeri. Kegiatan terse­but dilak­sanakan di GOR Sport Hall, Jalan Dr. Taruno, Kelu­ra­han Adi­arsa Barat, Keca­matan Karawang Barat, Kabu­pat­en Karawang, pada Kamis (12/03/2026).

Kegiatan sosial­isasi ini meru­pakan bagian dari upaya pemer­in­tah dalam men­dorong kemandiri­an indus­tri far­masi nasion­al sekali­gus meningkatkan peng­gu­naan pro­duk kese­hatan buatan dalam negeri. Pro­gram terse­but juga sejalan den­gan kebi­jakan pemer­in­tah untuk men­gu­ran­gi keter­gan­tun­gan ter­hadap pro­duk impor di sek­tor kese­hatan.

Wak­il Ket­ua Komisi IX DPR RI, Drg. Putih Sari, dalam sambu­tan­nya mene­gaskan bah­wa dukun­gan ter­hadap peng­gu­naan obat dan alat kese­hatan pro­duk­si dalam negeri san­gat pent­ing untuk mem­perku­at keta­hanan sek­tor kese­hatan nasion­al.

  Semangat Sumpah Pemuda, ASN Kenakan Seragam Korpri di Upacara Peringatan

“Pemer­in­tah terus men­dorong agar fasil­i­tas pelayanan kese­hatan, baik rumah sak­it, puskesmas, maupun apotek dap­at mem­pri­or­i­taskan peng­gu­naan sedi­aan far­masi dan alat kese­hatan pro­duk­si dalam negeri. Selain untuk men­dukung indus­tri nasion­al, hal ini juga men­ja­di langkah strate­gis menu­ju kemandiri­an kese­hatan Indone­sia,” ujar Putih Sari.

Ia menam­bahkan, sosial­isasi ini juga bertu­juan mem­berikan pema­haman kepa­da tena­ga kese­hatan ser­ta masyarakat men­ge­nai kual­i­tas dan kea­manan pro­duk far­masi dalam negeri yang telah memenuhi stan­dar yang dite­tap­kan pemer­in­tah

Dalam kegiatan terse­but turut hadir per­wak­i­lan dari Kementer­ian Kese­hatan, Dinas Kese­hatan Provin­si Jawa Barat, ser­ta Dinas Kese­hatan Kabu­pat­en Karawang seba­gai nara­sum­ber yang mem­berikan pema­paran terkait kebi­jakan dan imple­men­tasi peng­gu­naan pro­duk kese­hatan dalam negeri.

Per­wak­i­lan Kementer­ian Kese­hatan, Yeni­ta Malasari, Apt., M.Sc, selaku Ket­ua Tim Ker­ja Pengem­ban­gan dan Fasil­i­tas Hilirisasi Bahan Baku dan Sedi­aan Fito­far­ma­ka Dalam Negeri men­je­laskan bah­wa pemer­in­tah terus mem­perku­at pengem­ban­gan bahan baku obat dan fito­far­ma­ka lokal.

  Pesan Prabowo untuk Pemuda: Jangan Mudah Menyerah, Nikmati Proses Perjuangan

“Kementer­ian Kese­hatan men­dorong pen­guatan hilirisasi bahan baku obat ser­ta pengem­ban­gan fito­far­ma­ka dalam negeri agar Indone­sia memi­li­ki kemandiri­an dalam pro­duk­si obat dan sedi­aan far­masi,” jelas Yeni­ta.

Semen­tara itu, per­wak­i­lan Dinas Kese­hatan Provin­si Jawa Barat, Warn­ingsih, S.Si., Apt., M.H, selaku Ket­ua Tim Ker­ja Kefar­masian dan Alat Kese­hatan menekankan pent­ingnya sin­er­gi antara pemer­in­tah pusat, pemer­in­tah daer­ah, dan tena­ga kese­hatan dalam men­dukung peng­gu­naan pro­duk kese­hatan lokal.

“Peng­gu­naan sedi­aan far­masi dan alat kese­hatan pro­duk­si dalam negeri per­lu terus didorong melalui kolab­o­rasi berba­gai pihak, mulai dari pemer­in­tah, tena­ga kese­hatan hing­ga fasil­i­tas pelayanan kese­hatan,” ungkap Warn­ingsih.

Hal sena­da juga dis­am­paikan oleh apt. Eka Muthia Sari, S.Farm, Ket­ua Tim Ker­ja Kelom­pok Sub­stan­si Kefar­masian Dinas Kese­hatan Kabu­pat­en Karawang. Ia menye­butkan bah­wa pihaknya terus melakukan pem­bi­naan dan pen­gawasan agar peng­gu­naan pro­duk far­masi dalam negeri semakin meningkat di fasil­i­tas kese­hatan di wilayah Karawang.

  Ada Apa di Batupute? Sekcam Andi Rukaiyah ‘Turun Gunung’ Bahas Masa Depan Anak Soppeng Riaja!"

“Dinas Kese­hatan Kabu­pat­en Karawang berkomit­men untuk terus melakukan pem­bi­naan ser­ta memas­tikan peng­gu­naan obat dan alat kese­hatan pro­duk­si dalam negeri dap­at diop­ti­malkan di fasil­i­tas pelayanan kese­hatan,” kata Eka Muthia Sari.

Dalam kegiatan terse­but juga hadir nara­sum­ber dari kalan­gan pro­fe­si apotek­er, yakni apt. Nia Yuniar­sih, M.Farm, selaku Ket­ua Ikatan Apotek­er Indone­sia (IAI) Cabang Karawang sekali­gus Apotek­er Agent of Change (AOC). Ia mene­gaskan per­an apotek­er san­gat pent­ing dalam men­dukung pro­gram peng­gu­naan obat pro­duk­si dalam negeri.

“Apotek­er seba­gai gar­da ter­de­pan dalam pelayanan kefar­masian memi­li­ki per­an strate­gis seba­gai agen peruba­han untuk men­dorong peng­gu­naan obat dan sedi­aan far­masi pro­duk­si dalam negeri,” jelas Nia Yuniar­sih.

Melalui kegiatan sosial­isasi ini dihara­p­kan masyarakat dan tena­ga kese­hatan semakin mema­ha­mi pent­ingnya men­dukung pro­duk kese­hatan dalam negeri, sehing­ga indus­tri far­masi nasion­al dap­at berkem­bang dan mam­pu ber­saing di tingkat glob­al.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *