Berita Daerah

Suara Anak, Masa Depan Bangsa: Kecamatan Soppeng Riaja Hadiri Musrenbang Anak 2025 di Desa Lawallu

560
×

Suara Anak, Masa Depan Bangsa: Kecamatan Soppeng Riaja Hadiri Musrenbang Anak 2025 di Desa Lawallu

Sebarkan artikel ini

Desa Lawallu, SniperNew.id – 10 Juli 2025 Pemerintah Kecamatan Soppeng Riaja menunjukkan komitmennya dalam mendukung partisipasi anak dala pembangunan daerah dengan menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan di Desa Lawallu pada Kamis (10/07).

  Jejak 1910–HGU Modern: Konflik PTPN dan Masyarakat Adat Lampung Kian Terbuka

Dalam kegiatan ini, Camat Soppeng Riaja diwakili oleh Staf Kantor Kecamatan, Syamsuddin, S.Sos, yang hadir bersama perwakilan dari desa, sekolah, serta organisasi anak dan remaja. Musrenbang Anak ini menjadi ruang strategis bagi anak-anak untuk menyampaikan ide, gagasan, dan aspirasi mereka terkait pembangunan yang ramah anak, aman, serta mendukung tumbuh kembang generasi muda.

  Upah Guru Honorer Disorot, Warganet Bandingkan dengan Sopir MBG

Syamsuddin menyampaikan apresiasinya terhadap pelibatan anak dalam proses perencanaan pembangunan. “Musrenbang Anak adalah bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap hak anak untuk berpartisipasi. Aspirasi mereka penting dan harus menjadi bagian dalam penyusunan program pembangunan daerah,” ujarnya.

Acara ini berlangsung dengan penuh antusias. Anak-anak yang hadir aktif menyampaikan berbagai usulan, mulai dari pembangunan taman bermain, peningkatan fasilitas pendidikan, hingga kegiatan pengembangan kreativitas dan keterampilan remaja.

Musrenbang Anak di Desa Lawallu menjadi tonggak penting dalam upaya menciptakan lingkungan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan anak. Diharapkan, seluruh masukan dari anak-anak ini dapat terakomodasi dalam rencana pembangunan desa dan kecamatan tahun 2025.

  Pemilihan Kepala Pekon Antar Waktu Fajar Mulya

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa masa depan daerah bergantung pada bagaimana kita mendengarkan dan melibatkan suara anak sejak dini. Karena mereka bukan hanya penerus bangsa, tetapi juga bagian dari pembangunan hari ini. Editor: (Darmawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *