Berita Investigasi

Sorotan Tajam Dugaan Proyek Irigasi Asal-Asalan

289
×

Sorotan Tajam Dugaan Proyek Irigasi Asal-Asalan

Sebarkan artikel ini

PESAWARAN, SNIPERNEW.id  — Proyek Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama Kewenangan Daerah di BBWS Mesuji–Sekampung (Inpres Tahap III) kembali menjadi sorotan publik. Pekerjaan yang berlokasi di Desa Sukadadi, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung ini merupakan bagian dari pengerjaan skala besar mencakup 8 kabupaten dan 33 daerah irigasi, dengan nilai kontrak Rp 46.989.752.820,58 bersumber dari APBN SNVT PJPA Tahun Anggaran 2025, Rabu [10/12/2025].


Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) berdasarkan Nomor Kontrak HK 0201-06/OPLAH.LPG-III/Bbws2.d1/XI/2025, tertanggal 7 November 2025, dengan masa pelaksanaan 55 hari kalender.

Di tengah berlangsungnya kegiatan konstruksi, muncul perhatian dari sejumlah pihak terkait kualitas pekerjaan dan dugaan ketidaksesuaian standar. Ketua Setwil Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Lampung, Sufiyawan, memberikan peringatan tegas agar pekerjaan tidak dilakukan secara asal-asalan.

“Proyek negara seperti ini harus benar-benar dikerjakan sesuai SOP dan spesifikasi teknis. Jangan ada pekerjaan yang asal-asalan hanya demi meraup keuntungan besar. Kami minta kontraktor bekerja profesional karena ini menyangkut kepentingan masyarakat,” tegas Sufiyawan.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan ketat dari seluruh pihak terkait, mulai dari konsultan, BBWS Mesuji–Sekampung, hingga instansi teknis lainnya.

“FPII Lampung akan terus memantau. Jika ditemukan dugaan pelanggaran atau penurunan kualitas pekerjaan, kami tidak akan tinggal diam. Kami siap menyuarakan dan melaporkan sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Proyek rehabilitasi jaringan irigasi ini diharapkan mampu meningkatkan fungsi irigasi di Kabupaten Pesawaran serta mendorong produktivitas pertanian masyarakat. Karena itu, kualitas, transparansi, dan kepatuhan terhadap SOP menjadi titik penting dalam setiap tahapan pelaksanaannya.

 

Penulis; [Pakhrur]

Editor: [iskandar]