Berita Nasional

“Setelah 4 Miliar Tahun, Kini Manusia Jejakkan Kaki di Mars!”

549
×

“Setelah 4 Miliar Tahun, Kini Manusia Jejakkan Kaki di Mars!”

Sebarkan artikel ini

Jakarta, SniperNew.id – Rabu malam, 25 Juni 2025, Sebuah momen bersejarah bagi umat manusia akhirnya tercatat malam ini. Setelah penantian panjang selama sekitar 4 miliar tahun, manusia akhirnya berhasil mencapai dan menjejakkan kaki di permukaan Mars.

Kabar ini pertama kali dikutip dari unggahan akun sosial X @DimaZeniuk yang menuliskan:

“After about 4 billion years, we are finally able to reach Mars. Let’s not miss this chance.”

 

Unggahan tersebut langsung viral dan memicu gelombang euforia di berbagai belahan dunia. Warganet menyambut dengan rasa haru dan bangga atas pencapaian ilmiah terbesar abad ini.

Misi luar angkasa yang membawa kru internasional ke Planet Merah ini diluncurkan dari Kennedy Space Center, Florida, Amerika Serikat, dan berhasil mendaratkan wahana berawak di dataran Elysium Planitia, wilayah ekuator Mars yang sejak lama dianggap strategis untuk pendaratan pertama manusia.

Di Indonesia, kabar ini disambut antusias oleh publik. Beberapa wilayah seperti Kabupaten Pamekasan di Jawa Timur, Kabupaten Enrekang di Sulawesi Selatan, hingga komunitas astronomi di Kabupaten Lembang, Jawa Barat, mengadakan nobar (nonton bareng) siaran langsung pendaratan Mars ini melalui kanal luar angkasa global.

“Ini bukan hanya langkah manusia, tapi juga langkah semangat umat manusia untuk menembus batas,” ungkap Yuniar Dwi Pratama, pengamat langit dari Observatorium Bosscha, Kabupaten Bandung Barat.

Pemerintah daerah pun tak ketinggalan memberikan ucapan selamat dan kebanggaan atas pencapaian tersebut. Di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, komunitas pelajar menggelar diskusi ilmiah dadakan bertajuk “Mars: Rumah Kedua Umat Manusia?”

Pencapaian ini bukan hanya menandai kemampuan teknologi dan sains kita, namun juga menyentuh sisi eksistensial manusia  bahwa setelah miliaran tahun, kita akhirnya tidak hanya menjadi pengamat langit, tapi juga bagian dari semestanya. (Dar)