Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Semalam di Lumbirejo: Wayang Kulit dan Semangat 39 Tahun yang Membara

382
×

Semalam di Lumbirejo: Wayang Kulit dan Semangat 39 Tahun yang Membara

Sebarkan artikel ini

Pesawaran, SniperNew.id  – Suasana malam di Desa Lumbire­jo, Keca­matan Gedong Tataan, Kabu­pat­en Pesawaran, berubah men­ja­di pang­gung budaya yang megah dan sarat mak­na. Dalam rang­ka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Lumbire­jo ke-39 sekali­gus gelaran Bersih Desa, war­ga tumpah ruah menyak­sikan page­laran wayang kulit spek­takuler yang meng­hadirkan Dalang kon­dang Ki Supar­man dari Lam­pung Ten­gah, Selasa malam (22/7/2025).

  Warga Bantaran Kali Krukut Resah, Sampah Dikhawatirkan Jadi Biang Banjir

Acara ini men­gangkat lakon klasik “Jume­nenge Pari Kesit Dadi Nal­en­dro”, yang sarat pesan moral dan kepemimp­inan. Hala­man Kan­tor Desa Lumbire­jo disu­lap men­ja­di are­na per­tun­jukan budaya yang meri­ah, meng­gu­gah ingatan kolek­tif masyarakat akan pent­ingnya melestarikan seni tra­di­sion­al di ten­gah gem­pu­ran zaman dig­i­tal.

Tak hanya menyuguhkan per­tun­jukan budaya, malam istime­wa ini juga men­ja­di momen­tum berse­jarah den­gan launch­ing Mars Desa Lumbire­jo. Lagu kebang­gaan ini dihara­p­kan dap­at mem­perku­at iden­ti­tas dan seman­gat gotong-roy­ong war­ga desa.

Dalam sambu­tan­nya, Kepala Desa Lumbire­jo, Rid­ho, S.Kom, menyam­paikan rasa syukur dan apre­si­asi yang men­dalam kepa­da selu­ruh war­ga atas dukun­gan penuh yang mem­bu­at acara ber­jalan lan­car.

  Kritik terhadap Pernyataan Ketua DPRD Sumatera Utara Mengenai Empat Pulau

> “Saya ucap­kan ribuan ter­i­ma kasih untuk selu­ruh masyarakat Lumbire­jo. Tan­pa kekom­pakan dan par­tisi­pasi kalian, malam budaya ini tak akan seme­ri­ah ini,” ujar Rid­ho penuh haru.

 

Lebih lan­jut, Rid­ho juga menyam­paikan hara­pan­nya agar masyarakat tetap men­ja­ga keruku­nan dan tidak mudah ter­pro­vokasi.

“Mari kita hidup guyub, rukun, damai Gemah Ripah Loh Jinawi. Jan­gan sam­pai kita diadu dom­ba oleh pihak-pihak yang tak bertang­gung jawab,” tegas­nya lan­tang dis­am­but tepuk tan­gan war­ga.

Acara ini juga turut dihadiri sejum­lah tokoh pent­ing, mulai dari Camat Negeri Katon (diwak­ili Sutopo, SE), Kapolsek Gedong Tataan (diwak­ili Kasub­sek­tor Negeri Katon, IPDA Sunar­di), kepala desa se-Keca­matan Negeri Katon, anggota DPRD Kabu­pat­en Pesawaran, tokoh aga­ma, tokoh masyarakat, awak media, ser­ta para undan­gan lain­nya.

  Dedikasi Tanpa Batas: Hendryanus Resmi Kenakan Seragam SniperNew.id di Barito Utara

Page­laran ini bukan sekadar ton­to­nan, melainkan juga men­ja­di sarana pengikat sosial antar­war­ga. Keber­samaan yang ter­cip­ta dalam acara ini seo­lah mene­gaskan bah­wa Desa Lumbire­jo tak hanya kaya budaya, tapi juga kuat dalam seman­gat kolek­tif men­ja­ga warisan leluhur.

Den­gan per­ayaan HUT ke-39 ini, Lumbire­jo men­gir­im pesan kuat: melestarikan tra­disi bukan­lah langkah mundur, tetapi cara cer­das menat­ap masa depan.

Semalam di Lumbire­jo, wayang kulit bukan hanya bayang-bayang di kelir — ia adalah cer­min seman­gat war­ga yang tak per­nah pudar.

(Sufiyawan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *