Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Rumah Dua Lantai di Belawan Medan Hangus Terbakar Akibat Tawuran

562
×

Rumah Dua Lantai di Belawan Medan Hangus Terbakar Akibat Tawuran

Sebarkan artikel ini

Medan, SniperNew.id –Peri­s­ti­wa kebakaran melan­da kawasan padat pen­duduk di Belawan II, Kota Medan, Sumat­era Utara. Sebuah rumah per­ma­nen berlan­tai dua dila­porkan hangus ter­bakar sete­lah insi­d­en tawu­ran yang pec­ah pada Sab­tu malam. Keja­di­an ini menim­bulkan kepanikan war­ga, ter­lebih kare­na seba­gian besar ban­gu­nan di kawasan terse­but masih didom­i­nasi mate­r­i­al kayu yang mudah ter­bakar, Jumat (22/08/2025).

Menu­rut infor­masi yang dihim­pun, kebakaran bermu­la keti­ka situ­asi tawu­ran di sek­i­tar lokasi mem­anas. Suasana ricuh beru­jung pada kobaran api yang den­gan cepat mela­hap ban­gu­nan. War­ga sek­i­tar men­dadak panik dan berusa­ha menye­la­matkan diri mas­ing-mas­ing. Api yang men­jalar semakin besar mem­bu­at sejum­lah rumah di sek­i­tar lokasi ter­an­cam terke­na dampak.

Seo­rang sak­si mata menye­butkan, api ter­li­hat mem­bubung ting­gi dari bagian ten­gah rumah dua lan­tai terse­but. Dalam hitun­gan menit, kobaran api kian mem­be­sar hing­ga sulit dik­enda­likan. Kare­na rumah may­ori­tas berba­han kayu, api den­gan mudah merem­bet ke bagian lain. Situ­asi daru­rat pun tidak ter­hin­dark­an.

“Api san­gat cepat mem­be­sar, kami semua hanya bisa lari kelu­ar rumah. Barang-barang pun tidak sem­pat dibawa,” ungkap salah seo­rang war­ga yang eng­gan dise­butkan namanya.

  Truk Bantuan Polda Lampung Terguling di Solok

Di ten­gah suasana kebakaran yang mencekam, suasana jus­tru kian mem­pri­hatinkan. Dalam sebuah reka­man video amatir, ter­den­gar suara-suara yang menye­butkan adanya pen­jara­han ter­hadap sejum­lah barang berhar­ga milik war­ga. Situ­asi panik diman­faatkan oknum yang tidak bertang­gung jawab untuk mengam­bil keun­tun­gan.

Fenom­e­na pen­jara­han terse­but menam­bah duka bagi war­ga yang sudah kehi­lan­gan tem­pat ting­gal. Mere­ka bukan hanya kehi­lan­gan rumah dan har­ta ben­da aki­bat api, tetapi juga harus menang­gung keru­gian tam­ba­han kare­na barang berhar­ga dijarah saat suasana ricuh.

“Sung­guh san­gat menyedihkan, sudah rumah ter­bakar, barang-barang juga ada yang hilang dijarah,” kata war­ga lain­nya.

Peri­s­ti­wa kebakaran ini menim­bulkan trau­ma bagi masyarakat sek­i­tar. Banyak kelu­ar­ga ter­pak­sa men­gungsi kare­na rumah mere­ka tidak lagi bisa dit­ing­gali. Anak-anak dan lan­sia men­ja­di kelom­pok yang pal­ing ter­dampak. Selain kehi­lan­gan tem­pat bert­e­duh, mere­ka juga harus meng­hadapi rasa takut aki­bat tawu­ran dan kebakaran yang tiba-tiba.

Secara sosial, kebakaran ini juga memicu kere­sa­han baru. War­ga khawatir peri­s­ti­wa seru­pa dap­at teru­lang, mengin­gat kawasan Belawan ker­ap men­ja­di titik rawan kon­flik antarkelom­pok. Situ­asi kea­manan pun men­ja­di sorotan uta­ma masyarakat yang menginginkan jam­i­nan per­lin­dun­gan.

Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, pihak berwe­nang masih melakukan penye­lidikan terkait penye­bab pasti kebakaran. Aparat kea­manan bersama pemadam kebakaran turun ke lokasi untuk memadamkan api dan mene­nangkan war­ga. Butuh wak­tu cukup lama bagi petu­gas untuk men­gen­da­likan kobaran api yang sem­pat men­jalar luas.

  Drama Buka Tutup Koperasi Desa Merah Putih

Menu­rut keteran­gan awal, tidak ada kor­ban jiwa dalam peri­s­ti­wa ini. Namun keru­gian mate­r­i­al diperki­rakan men­ca­pai ratu­san juta rupi­ah. Aparat kepolisian juga telah menga­mankan lokasi dan beru­paya men­cari tahu sia­pa pihak yang diduga melakukan pen­jara­han di ten­gah suasana kebakaran.

“Kami fokus pada penan­ganan kebakaran dan memas­tikan tidak ada kor­ban jiwa. Sete­lah itu, kami akan menelusuri lebih jauh terkait dugaan pen­jara­han ser­ta sum­ber api yang menim­bulkan kebakaran,” ujar seo­rang petu­gas di lapan­gan.

Pas­ca peri­s­ti­wa ini, war­ga ter­dampak san­gat berharap adanya per­ha­t­ian dari pemer­in­tah daer­ah maupun pihak terkait. Ban­tu­an daru­rat seper­ti logis­tik, paka­ian, dan tem­pat ting­gal semen­tara san­gat dibu­tuhkan. Seba­gian war­ga kini menumpang di rumah ker­abat atau di tem­pat pen­gungsian semen­tara yang disi­ap­kan oleh war­ga lain.

Sejum­lah relawan juga mulai berdatan­gan untuk mem­berikan ban­tu­an. Namun, kebu­tuhan uta­ma seper­ti makanan siap saji, air bersih, dan obat-obatan masih san­gat mende­sak. Selain itu, dukun­gan psikol­o­gis bagi anak-anak yang trau­ma juga per­lu diper­hatikan.

Kebakaran di Belawan II ini kem­bali meny­oroti kerentanan kawasan padat pen­duduk den­gan ban­gu­nan semi per­ma­nen berba­han kayu. Kon­disi ini mem­bu­at risiko kebakaran semakin ting­gi, teruta­ma keti­ka ter­ja­di kon­flik sosial seper­ti tawu­ran.

Para pemer­hati kota meni­lai, per­lu adanya kebi­jakan penataan kawasan yang lebih serius dari pemer­in­tah. Pem­ban­gu­nan rumah layak huni den­gan mate­r­i­al tahan api ser­ta penataan jalur evakuasi daru­rat dini­lai mende­sak untuk dilakukan.

  Chat Singkat, Polemik Panjang

“Peri­s­ti­wa ini seharus­nya jadi peringatan keras. Kawasan padat pen­duduk den­gan rumah berba­han kayu san­gat rentan ter­hadap kebakaran. Per­lu langkah pence­ga­han dan penataan ulang agar keja­di­an seru­pa tidak terus beru­lang,” ujar seo­rang penga­mat keben­canaan di Medan.

Dalam jang­ka pen­dek, fokus uta­ma pemer­in­tah daer­ah dan masyarakat adalah pemuli­han kon­disi war­ga ter­dampak. Penyalu­ran ban­tu­an dan jam­i­nan kea­manan men­ja­di pri­or­i­tas. Aparat kea­manan juga meningkatkan patroli untuk mence­gah tawu­ran susu­lan yang dikhawatirkan bisa mem­per­parah situ­asi.

Selain itu, inves­ti­gasi penye­bab kebakaran akan men­ja­di per­ha­t­ian khusus. Jika ter­buk­ti kebakaran dipicu oleh aksi tawu­ran, maka pihak berwe­nang dihara­p­kan dap­at menin­dak tegas pelaku untuk mem­berikan efek jera.

Kebakaran rumah berlan­tai dua di kawasan Belawan II, Kota Medan, men­ja­di peri­s­ti­wa memilukan bagi war­ga setem­pat. Insi­d­en yang dipicu tawu­ran ini tidak hanya memu­nculkan keru­gian materi besar, tetapi juga menim­bulkan trau­ma men­dalam bagi masyarakat. Dita­m­bah lagi den­gan adanya lapo­ran pen­jara­han yang ter­ja­di saat kebakaran, mem­bu­at suasana semakin kom­pleks.

War­ga berharap pemer­in­tah segera mem­berikan solusi nya­ta beru­pa ban­tu­an daru­rat, jam­i­nan kea­manan, ser­ta langkah pence­ga­han agar peri­s­ti­wa seru­pa tidak kem­bali ter­ja­di di kemu­di­an hari. Bagi masyarakat luas, trage­di ini men­ja­di pela­jaran pent­ing ten­tang beta­pa rapuh­nya kehidu­pan keti­ka kon­flik sosial tidak dap­at diredam sejak awal.

Edi­tor: (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *