Palu, SniperNew.id - Wakil Wali Kota Palu, dr. Reny A. Lamadjido, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu dalam rangka evaluasi sistem pelayanan kesehatan. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pembenahan dan pembaruan sistem kerja rumah sakit milik pemerintah tersebut, yang dinilai krusial dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang berkualitas, Selasa 05 Agustus 2025.
Dalam kunjungannya, dr. Reny berdiskusi langsung dengan para tenaga medis serta tim pelayanan di RSUD Undata. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dan komunikasi dua arah antara manajemen rumah sakit dengan pemerintah daerah guna meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusdy Mastura, yang diwakili oleh Anwar Hafid, menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah provinsi terhadap transformasi layanan kesehatan di rumah sakit rujukan utama ini.
“Hari ini saya berkunjung ke RSUD Undata dan berdiskusi langsung dengan rekan-rekan tenaga medis serta tim pelayanan. Kami melakukan evaluasi bersama untuk mendengarkan pembaruan sistem kerja dan pelayanan yang sedang diterapkan di rumah sakit,” ujar dr. Reny dalam unggahan di media sosial Threads, Selasa (5/8).

Dalam unggahan tersebut, dr. Reny juga menegaskan komitmen pemerintah kota Palu bersama Gubernur Sulawesi Tengah untuk terus mengawal peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Undata. Menurutnya, sistem manajemen yang lebih tertata dan responsif sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks.
“Bersama Bapak Gubernur @anwarhafid14, saya akan terus mengawal dan memastikan RSUD Undata memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan manajemen sistem yang lebih tertata dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” lanjutnya.
Dari video yang diunggah dalam platform Threads, terlihat suasana pertemuan antara pihak pemerintah kota dan jajaran manajemen rumah sakit. Salah satu adegan memperlihatkan dr. Reny tengah memberikan masukan secara langsung kepada pihak rumah sakit. Dalam video tersebut, ia dengan tegas menyoroti beberapa hal penting yang belum berjalan optimal, termasuk permasalahan terkait kelengkapan data atau informasi yang dianggap masih kurang lengkap. Potongan video tersebut disertai keterangan “tidak lengkap”, menandakan adanya kekurangan yang ditemukan dalam proses pelayanan.
Dalam adegan lainnya, tampak dr. Reny dan rombongan pejabat mengenakan seragam ASN berwarna cokelat khas PNS Pemda berjalan menyusuri koridor rumah sakit, mengamati kondisi fasilitas serta menyapa beberapa staf medis. Kunjungan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi merupakan bagian dari evaluasi langsung dan observasi lapangan.
Kunjungan ini sejalan dengan arahan nasional untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas milik pemerintah. RSUD Undata sebagai rumah sakit rujukan regional di Sulawesi Tengah memiliki peran vital dalam penyelenggaraan layanan medis, khususnya bagi masyarakat dari wilayah-wilayah kabupaten yang tidak memiliki fasilitas rujukan lengkap.
Pembenahan yang dilakukan mencakup sistem antrean, integrasi data pasien, pelayanan gawat darurat, dan sistem rujukan yang cepat. Wakil Wali Kota juga meminta agar pihak rumah sakit memperbaiki manajemen waktu pelayanan dan distribusi tenaga medis, mengingat banyak keluhan dari masyarakat tentang lamanya proses administrasi dan antrian yang tidak efektif.
Kegiatan evaluasi ini turut direspons positif oleh tenaga medis di RSUD Undata. Seorang perawat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kedatangan pejabat pemerintah secara langsung memberi harapan baru dalam penyelesaian persoalan internal rumah sakit.
“Kami senang karena akhirnya suara kami didengar langsung oleh pemerintah. Ada banyak hal yang perlu dibenahi, dan kunjungan ini membuka ruang dialog yang konstruktif,” ujarnya.
Warga yang mengetahui kunjungan ini melalui media sosial juga memberikan tanggapan positif. Mereka berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin, agar pelayanan rumah sakit semakin transparan dan akuntabel.
Kunjungan evaluatif ini memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah kota, provinsi, dan manajemen rumah sakit dalam menciptakan sistem kesehatan yang tangguh. Dengan kepemimpinan dr. Reny yang juga merupakan seorang dokter, pendekatan yang digunakan terasa lebih substansial dan menyentuh persoalan teknis medis.
Pemerintah juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam sistem informasi rumah sakit. Digitalisasi menjadi salah satu solusi untuk mempercepat dan mempermudah proses pelayanan, termasuk rekam medis elektronik, sistem antrian daring, dan integrasi BPJS Kesehatan secara otomatis.
Kunjungan Wakil Wali Kota Palu dr. Reny Lamadjido ke RSUD Undata menandai langkah serius dalam memperbaiki sistem pelayanan kesehatan di kota tersebut. Dukungan dari Gubernur Sulawesi Tengah menambah kekuatan dalam implementasi pembaruan manajemen rumah sakit yang lebih modern, tertata, dan responsif. Diharapkan melalui evaluasi menyeluruh ini, RSUD Undata mampu menjadi pusat layanan kesehatan yang menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah, dengan mengedepankan profesionalisme, empati, dan transparansi.
Penulis: [Ahmad]
Editor: [Ahmad]
Sumber: Threads @renylamadjido



















