Berita Investigasi

Proyek Jembatan Sukajaya Disorot: Diduga Asal Kerja, Minim Pengawasan

645
×

Proyek Jembatan Sukajaya Disorot: Diduga Asal Kerja, Minim Pengawasan

Sebarkan artikel ini

Pesawaran, SniperNew.id —  Proyek rehabilitasi jembatan milik Dinas Bina Marga Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung yang berlokasi di Desa Sukajaya, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, menjadi sorotan publik.

Pekerjaan yang meliputi pemasangan bronjong kawat di ruas Jalan Kedondong–Pardasuka, normalisasi sungai, serta pembangunan siring talud tersebut diduga tidak berjalan sesuai standar teknis dan minim pengawasan.

Berdasarkan informasi pada papan proyek, kegiatan tersebut memiliki nilai pagu anggaran sebesar Rp 788.141.000 dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender, dan target penyelesaian pada 28 Oktober 2025. Proyek ini dikerjakan oleh CV Dwi Baskoro.

  Ketua Korcam LAKI Laskar Anti Korupsi Indonesia Sungaimelayu Raya Kabupaten Ketapang Pertanyakan RAB Kantor Camat 2023 - 2024

Namun, hasil pantauan tim media di lapangan pada Senin (10/11/2025) menemukan sejumlah kejanggalan. Pekerjaan bronjong tampak menggunakan batu berukuran kecil dan tidak seragam, bahkan susunannya terlihat longgar tanpa penggalian dasar sungai terlebih dahulu.

Hal ini menimbulkan dugaan kuat bahwa pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan ketentuan teknis konstruksi bronjong yang seharusnya menggunakan batu besar dan padat guna menahan tekanan arus air.

  Siring Petanang Dipertanyakan: Warga Soroti Jarak Behel 83 Cm, Minta Pemerintah Turun Tangan

Salah seorang warga sekitar mengungkapkan bahwa sejak awal pemasangan, tidak ada penggalian dasar sungai yang dilakukan sebelum pemasangan bronjong. Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa pelaksanaan proyek kurang memperhatikan aspek kualitas dan keselamatan struktur.

Lebih ironis lagi, saat tim media meninjau lokasi, tidak tampak kehadiran pihak pengawas dari dinas maupun konsultan proyek. Para pekerja di lokasi bahkan mengaku tidak mengetahui siapa pengawas dari pihak terkait.

  Kepada APH Segeralah Bertindak Tangkap Tikus-tikus, Dinas PUTR Ketapang Diduga Anggaran 2024 Perencanaannya Gagal

Masyarakat berharap Dinas BMBK Provinsi Lampung dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek bronjong dan talud di wilayah Kecamatan Way Khilau, agar hasil pekerjaan benar-benar memenuhi standar mutu dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *