Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

Proyek Jalan Poros Maros-Bone Disorot Dugaan Kualitas Material Buruk dan Pemasangan Batu Tidak Sesuai Standar

775
×

Proyek Jalan Poros Maros-Bone Disorot Dugaan Kualitas Material Buruk dan Pemasangan Batu Tidak Sesuai Standar

Sebarkan artikel ini

Maros, SniperNew.id — Proyek preser­vasi Jalan Poros Maros-Bone seni­lai Rp157,35 mil­iar kem­bali men­ja­di sorotan pub­lik. Sekre­taris Jen­der­al LSM Pekan 21, Amir Kadir, S.H., men­gungkap­kan keke­ce­waan­nya ter­hadap kual­i­tas penger­jaan proyek terse­but. Ia men­duga bah­wa peng­gu­naan mate­r­i­al pasir tidak memenuhi stan­dar yang dite­tap­kan, yang dibuk­tikan den­gan run­tuh­nya beber­a­pa pon­dasi jalan. Selain itu, sis­tem pemasan­gan batu diduga tidak sesuai den­gan petun­juk tek­nis yang berlaku.

  DPC LAKI Laskar Korupsi Indonesia Ketapang dan Tokoh Masyarakat Minta Polri Tindak Tegas Ada Tambang Emas Ilegal

“Kami san­gat menyayangkan adanya keter­lam­bat­an peker­jaan yang dise­babkan oleh run­tuh­nya beber­a­pa pon­dasi. Hal ini mengindikasikan bah­wa kual­i­tas mate­r­i­al dan metode ker­ja tidak sesuai den­gan stan­dar yang dite­tap­kan,” ujar Amir Kadir.

Menang­gapi hal ini, Kasatk­er PJN III Sulsel, Malik, meny­atakan bah­wa kendala uta­ma dalam penger­jaan proyek ini adalah fak­tor cua­ca, teruta­ma hujan deras yang menye­babkan per­lam­bat­an peker­jaan aspal. Namun, ia tidak mem­berikan tang­ga­pan spe­si­fik terkait dugaan peng­gu­naan mate­r­i­al yang tidak sesuai stan­dar.

  Diduga Proyek Siluman Balai Besar?, Kegiatan Normalisasi Sungai Pisang Desa Palas Pasemah Lam-Sel Dipertanyakan!

Proyek yang awal­nya ditar­getkan ram­pung pada Desem­ber 2024 ini men­gala­mi keter­lam­bat­an, den­gan pro­gres hing­ga awal Jan­u­ari 2025 men­ca­pai 97 persen. Keter­lam­bat­an ini menim­bulkan kemac­etan parah dan meng­gang­gu aktiv­i­tas masyarakat setem­pat.

LSM Pekan 21 mende­sak pihak berwe­nang untuk melakukan audit menyelu­ruh ter­hadap proyek ini dan memas­tikan bah­wa seti­ap taha­pan peker­jaan sesuai den­gan stan­dar tek­nis yang dite­tap­kan. Mere­ka juga mem­inta transparan­si dari pihak terkait men­ge­nai peng­gu­naan anggaran dan kual­i­tas mate­r­i­al yang digu­nakan dalam proyek ini.

  Heboh! Rp6 Miliar "Iuran Merah Putih" dari 237 Kades dan Enam Lurah di Sergai Diduga Tak Jelas Peruntukannya! APH Diminta Usut Tuntas! 

“Kami berharap pihak berwe­nang segera mengam­bil tin­dakan tegas untuk memas­tikan proyek ini ber­jalan sesuai den­gan stan­dar dan tidak merugikan masyarakat,” tegas Amir Kadir.

Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, belum ada tang­ga­pan res­mi dari pihak kon­trak­tor terkait dugaan terse­but. Masyarakat berharap agar proyek ini dap­at segera dis­e­le­saikan den­gan kual­i­tas yang baik dan sesuai den­gan hara­pan. (Syam­sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *