Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Politik

PKS Ajak Bangsa Refleksi di HUT RI ke-80: Pastikan Cita-Cita Pendiri Bangsa Terwujud

551
×

PKS Ajak Bangsa Refleksi di HUT RI ke-80: Pastikan Cita-Cita Pendiri Bangsa Terwujud

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id – Par­tai Kead­i­lan Sejahtera (PKS) mengge­lar upacara peringatan Hari Kemerdekaan Repub­lik Indone­sia ke-80 di Lapan­gan Parkir Timur Kan­tor DPTP PKS pada Ahad (17/8/2025). Acara berlang­sung khid­mat den­gan kehadi­ran jajaran pen­gu­rus, kad­er, ser­ta sim­pati­san PKS yang memenuhi area upacara sejak pagi hari.

Pres­i­den PKS, Almuz­za­m­mil Yusuf, hadir lang­sung seba­gai inspek­tur upacara. Dalam amanat­nya, ia mene­gaskan bah­wa momen­tum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Repub­lik Indone­sia harus men­ja­di saat reflek­si bersama bagi selu­ruh raky­at Indone­sia. Menu­rut­nya, per­ayaan kemerdekaan tidak sema­ta ser­e­moni tahu­nan, tetapi sebuah pengin­gat akan per­juan­gan para pendiri bangsa yang telah men­gor­bankan jiwa dan raga demi meraih kemerdekaan dari pen­ja­jah.

Dalam pidatonya, Almuz­za­m­mil menekankan bah­wa kemerdekaan sejati adalah keti­ka cita-cita para pendiri bangsa benar-benar ter­wu­jud dalam kehidu­pan berbangsa dan berne­gara. Ia meny­oroti bah­wa tan­ta­n­gan saat ini tidak lagi beru­pa pen­ja­ja­han fisik, tetapi pen­ja­ja­han dalam ben­tuk lain seper­ti keti­dakadi­lan, kesen­jan­gan ekono­mi, ser­ta degradasi moral yang dap­at melemahkan bangsa.

“Hari ini, 80 tahun sudah kita merde­ka. Namun, kita harus bertanya kepa­da diri kita sendiri: apakah cita-cita para pendiri bangsa sudah ter­ca­pai sepenuh­nya? Apakah raky­at sudah benar-benar merasakan kead­i­lan, kese­jahter­aan, dan per­sat­u­an yang diidamkan?” ujar Almuz­za­m­mil dalam pidatonya.

  Kader Militan PDI Perjuangan Hidup Sederhana: Muhammad Idris Bertahan Hidup dengan Berjualan Bensin

Ia juga menam­bahkan, per­juan­gan kemerdekaan bukan­lah titik akhir, melainkan awal dari tang­gung jawab besar untuk mewu­jud­kan cita-cita kemerdekaan. Bagi PKS, nilai kemerdekaan harus terus diper­juangkan melalui kehadi­ran negara yang adil, berpi­hak kepa­da raky­at kecil, ser­ta men­jamin kedaula­tan bangsa dari segala ben­tuk anca­man.

Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-80 tahun ini memang men­ja­di momen yang istime­wa. Selain kare­na angka 80 yang melam­bangkan usia matang, kon­disi bangsa saat ini ten­gah meng­hadapi tan­ta­n­gan serius di berba­gai bidang, mulai dari ekono­mi, poli­tik, hing­ga sosial budaya.

PKS meli­hat bah­wa momen­tum ini harus diman­faatkan untuk mengin­gatkan gen­erasi penerus agar tidak melu­pakan sejarah. Menu­rut Almuz­za­m­mil, gen­erasi muda harus mema­ha­mi bah­wa kemerdekaan yang dinikmati sekarang diper­oleh melalui per­juan­gan pan­jang dan penuh pen­gor­banan.

“Gen­erasi hari ini tidak boleh hanya menikmati hasil kemerdekaan, tetapi juga harus mewarisi seman­gat juang. Mere­ka harus mam­pu mem­bawa bangsa ini lebih maju, mandiri, dan bermarta­bat,” tegas­nya.

Upacara peringatan HUT ke-80 RI yang dige­lar PKS berlang­sung den­gan penuh kekhid­matan. Sejak pukul 07.00 WIB, para peser­ta upacara telah berdatan­gan ke lokasi den­gan men­ge­nakan paka­ian ser­agam khas par­tai maupun busana putih mer­ah yang mencer­minkan seman­gat nasion­al­isme.

Pen­gibaran ben­dera mer­ah putih dilakukan den­gan diirin­gi lagu kebangsaan Indone­sia Raya yang dinyanyikan den­gan penuh seman­gat oleh selu­ruh peser­ta upacara. Rangka­ian acara juga diisi den­gan pem­ba­caan teks prokla­masi, menghen­ingkan cip­ta, hing­ga pem­ba­caan doa untuk para pahlawan yang telah gugur mem­per­juangkan kemerdekaan.

  Gus Munib Resmi Calonkan diri Sebagai Bupati Banyuwangi dari Fraksi PKB

Selain itu, sejum­lah kad­er PKS dari berba­gai wilayah turut ambil bagian dalam petu­gas upacara, menam­bah kekhid­matan jalan­nya peringatan. Acara diakhiri den­gan pem­ba­caan doa bersama untuk bangsa agar tetap diberi keku­atan dan per­sat­u­an dalam meng­hadapi tan­ta­n­gan glob­al ke depan.

Seba­gai par­tai poli­tik yang berlan­daskan nilai kead­i­lan dan kese­jahter­aan, PKS mene­gaskan bah­wa keikut­ser­taan dalam mem­peringati HUT RI meru­pakan wujud komit­men kebangsaan. Almuz­za­m­mil mene­gaskan bah­wa PKS akan terus bera­da di gar­da ter­de­pan mem­per­juangkan kepentin­gan raky­at, khusus­nya dalam meng­hadirkan kebi­jakan yang berpi­hak pada kead­i­lan sosial.

“PKS berdiri di ten­gah raky­at, bersama raky­at, dan untuk raky­at. Peringatan kemerdekaan ini men­ja­di pengin­gat bagi kami bah­wa per­juan­gan poli­tik bukan untuk kekuasaan sema­ta, melainkan untuk mewu­jud­kan cita-cita besar bangsa Indone­sia,” katanya.

Ia juga men­ga­jak selu­ruh kad­er PKS agar meneladani seman­gat pen­gor­banan para pahlawan. Den­gan begi­tu, per­juan­gan poli­tik yang dijalankan tidak hanya sebatas meraih kur­si di par­lemen atau pemer­in­ta­han, melainkan meng­hadirkan man­faat nya­ta bagi masyarakat luas.

Dalam kesem­patan itu, Pres­i­den PKS juga menyam­paikan hara­pan agar Indone­sia ke depan men­ja­di bangsa yang lebih kuat dan berdaulat. Menu­rut­nya, bangsa ini memi­li­ki poten­si besar untuk men­ja­di negara maju asalkan mam­pu men­ja­ga per­sat­u­an dan men­gelo­la kekayaan alam ser­ta sum­ber daya manu­sia secara bijak.

  Elfianah Satu Satunya Calon Bupati Tinggal dan Lahir di Mesuji

Ia menekankan pent­ingnya gotong roy­ong seba­gai modal sosial bangsa Indone­sia. Den­gan per­sat­u­an, Indone­sia diyaki­ni mam­pu meng­hadapi berba­gai tan­ta­n­gan glob­al, ter­ma­suk kri­sis ekono­mi, peruba­han iklim, hing­ga dinami­ka geopoli­tik inter­na­sion­al.

“Kemerdekaan adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Mari kita jadikan momen­tum HUT RI ke-80 ini seba­gai titik balik untuk memas­tikan bah­wa cita-cita pendiri bangsa tidak hanya men­ja­di slo­gan, tetapi benar-benar diwu­jud­kan dalam kehidu­pan raky­at sehari-hari,” pungkas­nya.

Bagi PKS, kemerdekaan yang sejati bukan hanya bebas dari pen­ja­ja­han, tetapi juga bebas dari kemiski­nan, kebodohan, dan keti­dakadi­lan. Oleh kare­na itu, PKS men­ga­jak selu­ruh raky­at untuk terus berpar­tisi­pasi aktif dalam pem­ban­gu­nan bangsa.

Dalam penut­up pidatonya, Almuz­za­m­mil kem­bali mene­gaskan bah­wa kemerdekaan adalah hasil per­juan­gan bersama, dan men­ja­ga kemerdekaan juga meru­pakan tang­gung jawab bersama. Ia mengin­gatkan bah­wa per­jalanan bangsa masih pan­jang dan penuh tan­ta­n­gan, sehing­ga dibu­tuhkan kolab­o­rasi selu­ruh ele­men masyarakat.

Upacara peringatan HUT RI ke-80 yang dige­lar PKS bukan hanya ser­e­moni tahu­nan, melainkan momen­tum reflek­si kebangsaan. Melalui pida­to Pres­i­den PKS Almuz­za­m­mil Yusuf, dite­gaskan bah­wa kemerdekaan harus terus dimak­nai seba­gai per­juan­gan berke­lan­ju­tan untuk mewu­jud­kan cita-cita para pendiri bangsa: kead­i­lan, kese­jahter­aan, dan per­sat­u­an.

Den­gan seman­gat ini, PKS berkomit­men untuk terus bera­da di garis depan mem­bela raky­at ser­ta memas­tikan bah­wa 80 tahun kemerdekaan men­ja­di pijakan menu­ju masa depan Indone­sia yang lebih maju, adil, dan bermarta­bat.

Edi­tor: (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *