Berita Ekonomi

Penumpang Mengular, Kapal Minim: Padang Bai Menguji Sabar

316
×

Penumpang Mengular, Kapal Minim: Padang Bai Menguji Sabar

Sebarkan artikel ini

Padang Bai, SniperNew.id — Perjalanan para penumpang menuju Lombok pada Minggu (16/11/2025) kembali diuji setelah aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai mengalami kepadatan panjang. Sejumlah pengguna jasa, termasuk penumpang bus AKAP, harus menunggu hingga lima jam lantaran minimnya kapal operasional.

Berdasarkan unggahan akun sosial Trends tim_hunting_mengwi-akap, bus tiba di pelabuhan sekitar pukul 14.30 WITA. Namun proses naik ke kapal baru bisa dilakukan menjelang pukul 19.00 WITA. Penundaan terjadi bukan karena kondisi kendaraan maupun penumpangnya semuanya dilaporkan sehat dan siap melakukan perjalanan melainkan karena terbatasnya armada penyeberangan.

  BLT 2025 Pekon Bumiayu Tersalurkan, Warga Sumringah – Warganet: Bikin Live Dong, Admin!

Salah satu kapal diketahui tengah menjalani docking tahunan, sementara kapal lainnya dilaporkan mengalami kerusakan. Kondisi ini membuat antrean kendaraan mengular. Kapal yang beroperasi sebelumnya juga terisi penuh oleh truk dan sepeda motor, sehingga bus tidak dapat naik dan harus menunggu kedatangan kapal berikutnya.

  Heboh Jilbab Impor Rp2.000, Menteri UKM Geram: UMKM Lokal Terancam Mati!

Pada pukul 18.00 WITA, kapal yang dijadwalkan sandar akhirnya dapat digunakan untuk mengangkut penumpang. Namun hal itu tetap tidak mengurangi lamanya waktu tunggu yang dialami para pengguna jasa.

Dalam foto yang diunggah, terlihat antrean kendaraan didominasi oleh sepeda motor dan mobil pribadi, menggambarkan padatnya arus penyeberangan di Padang Bai pada hari tersebut.

  Masyarakat Ketapang Keluhkan Harga Gas LPG 3Kg Bersubsidi Di Pangkalan Resmi Jual Diatas HET

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak pengelola pelabuhan terkait estimasi normalisasi layanan. Masyarakat yang hendak menyeberang diimbau untuk memperhitungkan waktu perjalanan dan memantau informasi terbaru dari otoritas pelayaran.

Penulis Iskandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *