Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita HukumBerita Investigasi

Pemko Diminta Tegas, Davinci Karaoke Diduga Lindungi Aktivitas Terlarang

688
×

Pemko Diminta Tegas, Davinci Karaoke Diduga Lindungi Aktivitas Terlarang

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTARSnipernew.id.

Dewan Pimp­inan Pusat Komu­ni­tas Masyarakat Peduli Indone­sia Baru (DPP KOMPI B) melalui Ket­ua Umum­nya, Hen­der­son Silalahi, angkat bicara terkait pen­e­muan satu orang pen­gun­jung yang posi­tif meng­gu­nakan narko­ba jenis gan­ja di Tem­pat Hibu­ran Malam (THM) Davin­ci, Jalan Cip­to, Kota Pematangsiantar. Temuan ini meru­pakan hasil razia yang dilakukan oleh Pol­res Pematangsiantar pada Jumat malam (27/6/2025). Hen­der­son meni­lai keja­di­an ini seba­gai ben­tuk nya­ta pem­biaran dan lemah­nya pen­gawasan ter­hadap tem­pat hibu­ran malam yang semestinya patuh ter­hadap hukum dan nor­ma sosial.

  Kejaksaan Agung Periksa Enam Orang Saksi Terkait Perkara Komoditas Timah

Tak hanya itu, Hen­der­son juga meny­oroti keluhan war­ga sek­i­tar yang merasa resah ter­hadap opera­sion­al Davin­ci Karaoke yang diduga melang­gar batas wak­tu opera­sion­al dan ker­ap menim­bulkan kebisin­gan hing­ga larut malam. “Sudah ser­ing masyarakat menyam­paikan kere­sa­han. Bukan hanya soal narko­ba, tapi juga pelang­garan jam opera­sion­al dan gang­guan ter­hadap kenya­manan war­ga,” tegas Hen­der­son kepa­da media, Sab­tu (28/6/2025).

Salah seo­rang war­ga sek­i­tar Davin­ci yang eng­gan dise­butkan namanya men­gungkap­kan bah­wa kelu­ar­ganya merasa ter­gang­gu den­gan aktiv­i­tas tem­pat hibu­ran terse­but. “Di rumah saya ada bayi dan orang tua yang sudah lan­jut usia. Kami sudah tidak ten­ang seti­ap malam kare­na suara musik keras dan lalu-lalang kendaraan pen­gun­jung,” keluh­nya. War­ga terse­but berharap pemer­in­tah segera mengam­bil tin­dakan tegas.

DPP KOMPI B secara res­mi mem­inta kepa­da Pemer­in­tah Kota Pematangsiantar untuk men­cabut izin opera­sion­al Davin­ci Karaoke. Hen­der­son meny­atakan bah­wa keber­adaan tem­pat hibu­ran yang beru­lang kali dikeluhkan war­ga ser­ta terindikasi men­ja­di lokasi penyalah­gu­naan narko­ba harus segera ditut­up demi men­ja­ga moral­i­tas dan ketert­iban lingkun­gan. “Jan­gan sam­pai Pemko Pematangsiantar diang­gap tut­up mata. Ini tang­gung jawab moral dan hukum,” tan­das­nya.

  KPK Tegaskan Komitmen Usut Tuntas Dugaan Korupsi Bupati Pati: Publik Diminta Beri Informasi Tambahan

Sebelum­nya, Pol­res Pematangsiantar melak­sanakan razia di sejum­lah tem­pat hibu­ran malam seba­gai bagian dari komit­men dalam upaya Pence­ga­han dan Pem­ber­an­tasan Penyalah­gu­naan ser­ta Peredaran Gelap Narkoti­ka (P4GN). Razia dim­u­lai sek­i­tar pukul 23.00 WIB dan dip­impin lang­sung oleh Kasat Resnarko­ba AKP Jon­ni H. Pard­ede, SH. Tim juga meli­batkan per­son­el PSC 119 Kota Pematangsiantar.

Dalam razia terse­but, tim menyasar dua lokasi yaitu THM Evo Star di Jalan Rakut­ta Sem­bir­ing dan Davin­ci KTV/Wisma di Jalan Cip­to. Sete­lah dilakukan penggeleda­han badan dan lokasi, tidak dite­mukan barang buk­ti narkoti­ka. Namun saat tes urine dilakukan kepa­da pen­gun­jung, seo­rang laki-laki di Davin­ci ter­buk­ti posi­tif meng­gu­nakan gan­ja dan lang­sung dia­mankan ke Satres Narko­ba Pol­res Pematangsiantar.

  DPC LAKI Laskar Anti Korupsi Minta APH Periksa Pelaksana Pelaksana Pembagunan Rabat Beton

Kapol­res Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sit­in­jak SH. SIK. MH melalui AKP Jon­ni H. Pard­ede men­je­laskan bah­wa pihaknya akan meny­er­ahkan pen­gun­jung yang posi­tif terse­but ke Badan Narkoti­ka Nasion­al Kota (BNNK) untuk pros­es reha­bil­i­tasi. “Kami akan terus lakukan razia rutin, khusus­nya di lokasi-lokasi yang berpoten­si men­ja­di tem­pat peredaran dan penyalah­gu­naan narko­ba,” tegas­nya.

Den­gan men­cu­at­nya kasus ini, pub­lik kini menan­tikan langkah konkret dari Pemko Pematangsiantar dalam menin­dak tem­pat hibu­ran malam yang diang­gap menced­erai ketert­iban umum dan berpoten­si men­ja­di sarang narko­ba. Desakan dari masyarakat dan lem­ba­ga sosial seper­ti DPP KOMPI B mene­gaskan bah­wa tol­er­an­si ter­hadap pelang­garan harus diakhiri.

Bas­t­ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *