Jakarta, SniperNew.id – Dukungan terhadap Tim Nasional (Timnas) Indonesia terus mengalir, termasuk dari pemain keturunan Jepang, Justin Hubner. Ia menegaskan komitmennya membela Garuda, menunjukkan rasa cinta tanah air meski lahir dan tumbuh di luar negeri. Namun ironisnya, masih ada segelintir warga asli Indonesia yang justru berharap Timnas kalah di laga penting. Hal ini memicu perdebatan hangat di media sosial.
Justin Hubner, pemain keturunan Jepang-Belanda yang kini telah resmi menjadi WNI dan memperkuat Timnas Indonesia, menunjukkan nasionalisme yang tak kalah dari pemain lokal. Sementara itu, beberapa warganet yang mengaku warga Indonesia malah terang-terangan menyatakan dukungan untuk tim lawan.
Fenomena ini bermula dari unggahan dukungan Justin Hubner yang viral di media sosial. Kontras dengan semangatnya, beredar komentar negatif dari beberapa akun yang menyebut lebih senang jika Indonesia kalah demi menjatuhkan pihak-pihak tertentu. Sontak, hal ini memancing emosi banyak pihak, termasuk netizen, pengamat olahraga, hingga tokoh publik.
Perdebatan ini memuncak menjelang laga penting Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada pekan kedua Juni 2025. Dukungan terhadap skuad Garuda semakin masif, namun dibayangi narasi negatif dari sebagian kecil kelompok yang tidak sejalan.
Kejadian ini menyebar luas di platform X @MafiaWasit (dulu Twitter), Instagram, dan TikTok. Tagar #DukungGaruda dan #BanggaTimnasIndonesia pun menggema, diiringi sindiran untuk para “suporter dadakan” yang justru meremehkan perjuangan pemain.
Kontras antara semangat Justin Hubner dan reaksi segelintir warga yang berharap kekalahan Timnas menimbulkan pertanyaan besar soal nasionalisme. Banyak yang menyayangkan bahwa seorang keturunan asing menunjukkan rasa cinta pada Merah Putih lebih besar dibanding warga asli yang justru terjebak pada sikap apatis atau bahkan sinis.
Berbagai pihak angkat bicara. Pengamat sepak bola Bung Towel menyebut bahwa dukungan pada Timnas seharusnya tak boleh dicampur dengan agenda pribadi atau politik. “Ini soal kebanggaan bangsa. Kalau pemain saja rela meninggalkan kenyamanan demi lambang Garuda, masa kita justru mendoakan yang buruk?” ujarnya.
Sementara itu, akun resmi PSSI mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk fokus memberi semangat kepada para pemain. “Mari kita bersatu demi satu tujuan: melihat Merah Putih berkibar di panggung dunia.”
SniperNew.id akan terus memantau perkembangan isu ini serta laporan langsung dari pertandingan Timnas Indonesia dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2026.



















