Berita Daerah

Pekerja Serabutan di Jakarta Curhat Putus Asa Cari Kerja

170
×

Pekerja Serabutan di Jakarta Curhat Putus Asa Cari Kerja

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id–Seorang peng­gu­na media sosial Threads, den­gan nama akun sheila_sufi1221, mem­bagikan cura­han hati men­ge­nai per­juan­gan­nya men­cari peker­jaan di Jakar­ta. Ung­ga­han terse­but menarik per­ha­t­ian war­ganet kare­na mem­o­tret kon­disi nya­ta peker­ja kelas bawah yang berjuang berta­han hidup di ibu kota.

  Panitia Natal BKAG 2025 Terbentuk, Perayaan Dimulai

Dalam ung­ga­han­nya, ia men­gaku semakin pes­imis men­da­p­atkan peker­jaan mes­ki tidak memil­ih-mil­ih jenis peker­jaan apa pun. “Udah pes­imis banget cari ker­jaan pada­hal gak milah mil­ih, dan gak neko,” tulis­nya. Ia juga menu­turkan bah­wa dirinya hidup seo­rang diri di Jakar­ta sehing­ga merasa sungkan mem­inta ban­tu­an kelu­ar­ga. “Mana di Jakar­ta hidup sendiri, mau minta ban­tu kelu­ar­ga malu,” lan­jut­nya.

Akun terse­but kemu­di­an mer­in­ci berba­gai pen­gala­man ker­ja ser­abu­tan yang per­nah dilakukan­nya untuk berta­han hidup. Ia menulis, “Pen­gala­man ker­ja: per­nah infall pas bulan puasa, cuci pir­ing diha­jatan, angkat pir­ing diha­jatan, ban­tu setri­ka uap di laun­dry temen, babat rumput, markir mobil/motor diha­jatan, ngerong­sok juga per­nah.”

  Pemerintah Dorong Sinkronisasi Program dan Kolaborasi Antar Lembaga

Mes­ki memi­li­ki banyak pen­gala­man, ia men­gaku terk­endala kare­na data admin­is­trasi prib­adinya hilang. “Hanya resiko data hilang semua, cuman ada KTP dan KK,” ujarnya. Kon­disi terse­but mem­bu­at pros­es lama­ran peker­jaan semakin sulit. Namun, ia mene­gaskan tetap siap menger­jakan peker­jaan apa pun sela­ma halal. “Pada­hal udah dita­hap, apa bae gw jaban­in dah sela­gi halal. Mau di luar kota juga udah hayo aja,” tulis­nya.

  Satgas Bencana PKS Siap Respon Cepat Musibah di Tanah Air

Ung­ga­han­nya dis­er­tai foto aktiv­i­tas ker­ja lapan­gan yang menampilkan sekelom­pok orang sedang memindahkan barang ke sebuah truk besar, mencer­minkan peker­jaan yang per­nah ia jalani.

Cura­han hati terse­but mencer­minkan tan­ta­n­gan para peker­ja infor­mal di kota besar yang ker­ap berjuang tan­pa jam­i­nan peker­jaan tetap. Hing­ga beri­ta ini dis­usun, ung­ga­han terse­but men­da­p­at berba­gai respons sim­pati dan dukun­gan dari war­ganet.

Penulis Iskan­dar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *