Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Hukum

P2NAPAS Sepakat Dengan BPK Terkait Rekomendasi Atas Permasalahan Kinerja Efektifitas Persiapan Penyelenggara Pemilihan Umum tahun

252
×

P2NAPAS Sepakat Dengan BPK Terkait Rekomendasi Atas Permasalahan Kinerja Efektifitas Persiapan Penyelenggara Pemilihan Umum tahun

Sebarkan artikel ini

Jakarta‑,SniperNew.id BPK telah melak­sanakan pemerik­saan kin­er­ja atas efek­tiv­i­tas per­si­a­pan penye­leng­garaan Pemilu Tahun 2024 secara uji petik pada KPU, KPU di wilayah Provin­si DKI Jakar­ta, Jawa Barat, Jawa Ten­gah, Jawa Timur, Riau, Kali­man­tan Barat, Goronta­lo, Sulawe­si Sela­tan, PPLN Hongkong Macau, dan PPLN Tokyo dan Osa­ka tahun Anggaran 2023.

Hasil Audit BPK men­e­mukan per­masala­han pen­gadaan dan dis­tribusi logis­tik tidak memadai dan tidak sesuai keten­tu­an, pem­ben­tukan Badan Adhoc Penye­leng­gara Pemilu belum mem­per­hatikan per­syaratan kese­hatan dan anal­i­sis beban ker­ja, ser­ta buk­ti per­tang­gung­jawa­ban keuan­gan Badan Adhoc Penye­leng­gara Pemilu tidak lengkap.

Pemerik­sa telah mengem­bangkan kri­te­ria untuk men­jawab per­tanyaan pemerik­saan apakah tata kelo­la pen­gadaan dan dis­tribusi logis­tik, Badan Adhoc Penye­leng­gara Pemilu, ser­ta sosial­isasi dan pen­didikan pemil­ih telah dilak­sanakan secara efek­tif. Per­tanyaan pemerik­saan terse­but dis­usun men­ja­di tiga lev­el dan telah diko­mu­nikasikan kepa­da KPU.
BPK men­gapre­si­asi upaya-upaya yang dilakukan oleh KPU dalam melakukan per­si­a­pan penye­leng­garaan Pemilu Tahun 2024, yaitu telah menyi­ap­kan reg­u­lasi dan kebi­jakan terkait mekanisme pen­gadaan logis­tik untuk men­dukung keterse­di­aan logis­tik Pemilu yang tepat wak­tu, jum­lah dan mutu ser­ta telah mem­per­tim­bangkan beban ker­ja dalam penyusunan reg­u­lasi dan kebi­jakan terkait den­gan metode ker­ja Badan Adhoc Penye­leng­gara Pemilu untuk pelak­sanaan pemu­ng­utan dan penghi­tun­gan suara.

  Tersangka Penggunaan Surat Palsu Ditangkap, Hesti Helena Sitorus Apresiasi Polrestabes Medan hingga Kapolri

Selain itu, KPU juga telah memi­li­ki regulasi/kebijakan yang men­gatur peren­canaan dan pelak­sanaan kegiatan sos­dik­lih yang beror­i­en­tasi pada sasaran daer­ah, seg­men­tasi pemil­ih, dan materi yang rel­e­van.
Namun demikian, hasil pemerik­saan BPK masih menun­jukkan per­masala­han yang per­lu men­da­p­at per­baikan antara lain:

1.Penyusunan anggaran awal pen­gadaan dan dis­tribusi logis­tik belum sepenuh­nya didukung den­gan penghi­tun­gan yang andal dan pros­es revisi anggaran­nya belum mem­per­hatikan kebu­tuhan satk­er. Per­masala­han terse­but dise­babkan oleh Kepala Biro Logis­tik belum sepenuh­nya cer­mat dalam menyusun anggaran pen­gadaan dan dis­tribusi logis­tik, sewa gudang logis­tik, dan pen­gadaan barang dukun­gan logis­tik lain­nya untuk Pemilu 2024.
Hal terse­but men­gak­i­batkan pen­gadaan dan dis­tribusi logis­tik, sewa gudang logis­tik, dan pen­gadaan barang dukun­gan logis­tik lain­nya untuk Pemilu 2024 berpoten­si tidak sesuai kebu­tuhan satk­er;

  Viral Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan, Pejabat Terancam Dievaluasi

2.Kebutuhan per­son­el Badan Adhoc Penye­leng­gara Pemilu belum sepenuh­nya ter­cukupi sesuai den­gan per­syaratan min­i­mal kese­hatan, ser­ta pemenuhan per­son­el cadan­gan belum diper­si­ap­kan secara memadai.
Per­masala­han terse­but dise­babkan oleh Kepala Biro SDM belum opti­mal dalam meman­tau kecuku­pan per­son­el cadan­gan Badan Adhoc dan Sekre­taris KPU Kabupaten/Kota belum sepenuh­nya opti­mal dalam meman­tau peman­faatan infor­masi hasil pemerik­saan kese­hatan calon pendaf­tar dalam selek­si Badan Adhoc. Hal terse­but men­gak­i­batkan kin­er­ja Badan Adhoc dalam men­jalankan tugas­nya berpoten­si kurang opti­mal sehing­ga dap­at meng­ham­bat pelak­sanaan Pemilu; dan

3. Kegiatan sos­dik­lih pada Biro Parhub­mas belum dilak­sanakan sesuai seg­men­tasi pemil­ih dan sasaran daer­ah den­gan materi yang rel­e­van, belum dila­porkan secara tepat wak­tu, dan belum dieval­u­asi untuk men­gukur keber­hasi­lan­nya.

Per­rnasala­han terse but dise­babkan oleh Kepala Biro Parhub­mas belum sepenuh­nya opti­mal dalam meman­tau pelak­sanaan, pela­po­ran, dan eval­u­asi kegiatan sos­dik­lih yang dilakukan oleh unit ker­janya terkait kesesua­ian­nya den­gan seg­men­tasi pemil­ih, sasaran daer­ah, dan materi yang rel­e­van.

Hal terse­but men­gak­i­batkan pelak­sanaan kegiatan sos­dik­lih berpoten­si tidak tepat sasaran dan belum dap­at diukur keber­hasi­lan­nya dalam rang­ka meningkatkan pema­haman masyarakat men­ge­nai hak, kewa­jiban, dan per­an dalam penye­leng­garaan Pemilu.

  PAHAM Sulteng Soroti Upaya Menggagalkan Calon Unsur Pemerintah di Seleksi KI

Sena­da den­gan Hal terse­but Ket­ua Lem­ba­ga Swa­daya Masyarakat Perkumpu­lan Pemu­da Nusan­tar Pas Aman (LSM P2NAPAS) Ahmad Husein Batubara, Sepen­da­p­at den­gan BPK, dan LSM P2NAPAS Telah menyu­rati KPU agar menin­dak lan­ju­ti Rekomen­dasi BPK sesaui den­gan keten­tu­an yang berlaku dan Apa­bi­la per­masala­han-per­masala­han di atas tidak segera ditin­dak­lan­ju­ti sesuai den­gan rekomen­dasi, maka dap­at mem­pen­garuhi efek­tiv­i­tas per­si­a­pan penye­leng­garaan Pemilu Tahun 2024.

Berikut Rekomen­dasi BPK kepa­da Ket­ua KPU agar melakukan beber­a­pa langkah per­baikan, antara lain:
1.menyusun anggaran berikut­nya terkait den­gan pen­gadaan barang dukun­gan logis­tik lain­nya untuk Pemilu 2024, mem­per­tirn­bangkan usu­lan kebu­tuhan dari satk­er KPU ProvinsiIKabupaten/Kota dan meng­gu­nakan survei har­ga ter­baru;
2.menginventarisasi satk­er yang ter­ja­di peng­gant­ian per­son­el ser­ta memas­tikan keterse­di­aan per­son­el cadan­gan Badan Adhoc Penye­leng­gara Pemilu pada selu­ruh satk­er KPU;
3.memantau peman­faatan infor­masi hasil pemerik­saan kese­hatan calon pendaf­tar daJam selek­si KPPS; dan
4.mernantau pelak­sanakan dan pela­po­ran kegiatan Sos­dik­lih sesuai seg­men­tasi pemil­ih, sasaran daer­ah, den­gan materi yang rel­e­van; ser­ta melakukan eval­u­asi seba­gai bahan per­baikan bagi pelak­sanaan kegiatan Sos­dik­lih berikutnya.(ABDI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *