Barito Utara, SniperNew.id – Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Barito Utara Tahun 2025 resmi dibuka pada Sabtu (30/8/2025) di Aula Kantor Bappedalitbang Kabupaten Barito Utara. Forum tertinggi organisasi pencak silat tingkat kabupaten ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Agustus 2025, dengan menghadirkan jajaran Forkopimda, pengurus provinsi, hingga para ketua perguruan pencak silat se-Barito Utara.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang formal untuk melaksanakan kewajiban organisasi, tetapi juga menjadi momentum penting dalam merumuskan langkah strategis, mengevaluasi capaian, sekaligus memperkuat soliditas antarperguruan pencak silat yang berada di bawah naungan IPSI Barito Utara.
Acara pembukaan Muskab berlangsung khidmat dengan dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting. Pj. Bupati Barito Utara, yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Olahraga (Disbudparpora), Nisa, memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Dalam pidatonya, Nisa menekankan pentingnya peran pencak silat tidak hanya sebagai olahraga bela diri, melainkan juga sebagai warisan budaya bangsa yang sarat nilai-nilai luhur.
“Muskab IPSI kali ini memiliki makna strategis sebagai wadah untuk menyusun program, mengevaluasi pencapaian, sekaligus merumuskan langkah ke depan. Harapan kami, musyawarah ini mampu menghasilkan keputusan bijaksana demi kemajuan IPSI di Barito Utara,” ungkap Nisa di hadapan peserta.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah selalu mendukung kegiatan pencak silat, baik dalam aspek pembinaan, penyelenggaraan kejuaraan, maupun fasilitasi dana hibah agar roda organisasi dapat berjalan dengan baik.
Ketua IPSI Barito Utara dalam sambutannya turut mengajak seluruh peserta untuk lebih aktif berkontribusi. Menurutnya, Muskab kali ini tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin, melainkan harus dimanfaatkan sebagai ruang kolaborasi dan perumusan gagasan-gagasan baru demi kemajuan organisasi.
“Kita harus menjadikan Muskab ini bukan hanya sebagai forum formalitas, tetapi ruang kolaborasi untuk memperkuat organisasi dan mencetak atlet berprestasi. Kita ingin agar pencak silat Barito Utara mampu bersaing di level nasional,” tegasnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa kepengurusan baru nantinya harus benar-benar mampu merangkul seluruh perguruan silat tanpa terkecuali. Soliditas antarperguruan menjadi kunci utama agar pembinaan atlet berjalan konsisten.
Dari tingkat provinsi, hadir Sekretaris Umum IPSI Kalimantan Tengah, Zulfikar, mewakili Ketua Umum IPSI Kalteng, dr. Guntur Talajan. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi atas capaian IPSI Barito Utara yang selama ini telah berhasil mencatat berbagai prestasi membanggakan di tingkat provinsi.
“IPSI Barito Utara selama ini telah menunjukkan kontribusi besar dalam mengharumkan nama Kalimantan Tengah melalui pencapaian para atletnya. Kami berharap prestasi ini dapat terus ditingkatkan hingga ke level nasional,” ujar Zulfikar.
Ia menambahkan, sinergi antara pengurus IPSI di kabupaten, perguruan, pelatih, dan atlet harus terus diperkuat. Dengan manajemen organisasi yang baik, peluang untuk mencetak atlet berprestasi semakin besar.
Muskab IPSI Barito Utara 2025 mengusung beberapa agenda utama, antara lain:
1. Evaluasi program kerja periode sebelumnya. Selama periode 2021–2025, IPSI Barito Utara telah melaksanakan sejumlah program pembinaan dan kejuaraan. Namun, tentu ada kekurangan yang harus diperbaiki, terutama dalam hal konsistensi latihan, manajemen organisasi, serta dukungan sarana dan prasarana.
2. Penyusunan program kerja 2025–2029.
Dalam periode empat tahun mendatang, IPSI menargetkan peningkatan kualitas atlet melalui pelatihan rutin, pengiriman atlet ke berbagai event, serta peningkatan kapasitas pelatih dan wasit. Selain itu, IPSI juga akan memperkuat aspek pelestarian budaya pencak silat.
3. Pemilihan kepengurusan baru.
Regenerasi kepemimpinan menjadi agenda penting dalam Muskab ini. Diharapkan lahir sosok ketua baru yang visioner, mampu memimpin organisasi secara kolektif, serta menjalin komunikasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan.
4. Silaturahmi antaranggota.
Selain agenda formal, Muskab juga diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan antarperguruan pencak silat yang ada di Barito Utara. Hal ini penting untuk menjaga iklim organisasi yang kondusif.
Muskab IPSI Barito Utara 2025 dapat terlaksana berkat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui dana hibah yang dikelola oleh bidang Kesra Setda. Dukungan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membina olahraga pencak silat sekaligus melestarikan budaya daerah.
Nisa menegaskan, pemerintah daerah akan terus berkomitmen mendukung olahraga, terutama pencak silat, karena selain berperan dalam mencetak atlet berprestasi, pencak silat juga memiliki nilai strategis dalam menjaga persatuan dan jati diri bangsa.
Pencak silat tidak hanya dipandang sebagai cabang olahraga beladiri, melainkan juga sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia. IPSI Barito Utara menilai pentingnya memasukkan unsur budaya dalam setiap kegiatan, seperti peragaan seni pencak silat dalam acara pembukaan, yang juga turut memeriahkan suasana Muskab.
Dengan demikian, pembinaan pencak silat di Barito Utara bukan hanya diarahkan pada prestasi, tetapi juga pada upaya melestarikan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, seperti disiplin, hormat, tanggung jawab, dan persaudaraan.
Sejumlah peserta Muskab menyampaikan harapannya agar forum ini benar-benar menghasilkan keputusan yang berdampak positif bagi perkembangan pencak silat di Barito Utara. Harapan serupa juga datang dari para pelatih dan atlet yang hadir, yang menginginkan adanya dukungan lebih besar dalam hal pelatihan dan fasilitas.
“Semoga pengurus baru nanti bisa lebih memperhatikan pembinaan atlet sejak usia dini, karena dari sanalah prestasi besar bisa dilahirkan,” ujar salah satu pelatih.
Atlet muda yang hadir juga mengungkapkan rasa optimisnya. Mereka berharap IPSI Barito Utara dapat semakin konsisten dalam mengirimkan perwakilan ke berbagai kejuaraan.
Muskab IPSI Barito Utara 2025 menjadi tonggak penting bagi perjalanan organisasi pencak silat di daerah. Dengan agenda evaluasi, penyusunan program baru, serta pemilihan kepengurusan, forum ini diharapkan dapat melahirkan arah baru yang lebih baik.
Dukungan dari pemerintah, sinergi antarperguruan, serta semangat para atlet menjadi modal besar dalam mewujudkan visi pencak silat Barito Utara yang lebih berprestasi, baik di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
Selama tiga hari pelaksanaan, Muskab akan diisi dengan sidang-sidang pleno, diskusi program, hingga pemilihan kepengurusan baru. Hasilnya akan menjadi pedoman kerja IPSI Barito Utara untuk empat tahun ke depan.
Dengan semangat kebersamaan dan tekad untuk terus berprestasi, pencak silat Barito Utara diyakini akan semakin berkembang dan membawa harum nama daerah di kancah yang lebih luas. Penulis: (Henryanus).



















