Sebatik Barat, SniperNew.id — Di balik senyapnya wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, semangat merah putih justru berkobar dari suara tawa dan sorak semangat para siswa. Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dari Pos Bambangan kembali hadir, bukan untuk operasi militer, melainkan untuk sebuah misi mulia: menanamkan cinta tanah air di hati generasi muda perbatasan, Jumat 20 Juni 2025.
Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad melaksanakan kegiatan wawasan kebangsaan di SD Negeri 004 Sebatik Barat, Desa Binalawan, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Kegiatan ini menjadi langkah konkret TNI dalam membangun karakter anak bangsa, bahkan hingga pelosok perbatasan yang jauh dari hiruk-pikuk kota.
Para siswa-siswi, guru, serta personel TNI dari Pos Bambangan menjadi aktor utama dalam kegiatan ini. Antusiasme siswa tampak luar biasa, terlebih saat mereka diajak mengikuti pelatihan baris-berbaris, permainan edukatif, serta pengenalan nilai-nilai Pancasila dengan metode interaktif yang menyenangkan. Para guru pun menyambut hangat kegiatan ini, merasa terbantu dengan kehadiran para prajurit yang membawa perubahan positif di sekolah mereka.
Menurut Komandan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra, generasi muda yang tinggal di wilayah perbatasan memegang peranan vital dalam menjaga keutuhan NKRI. Oleh karena itu, mereka perlu ditanamkan rasa bangga menjadi bangsa Indonesia sejak dini.
“Sebagai generasi penerus, adik-adik kita di perbatasan perlu memiliki rasa cinta tanah air dan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia. Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk karakter mereka agar tangguh, disiplin, dan memiliki semangat persatuan,” tegasnya.
Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2025 di SD Negeri 004 Sebatik Barat, Desa Binalawan, wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Lokasi ini memang menjadi fokus perhatian Satgas, karena perbatasan kerap menjadi titik rawan dari sisi pertahanan maupun identitas kebangsaan.
Dengan pendekatan edukatif dan humanis, personel Satgas mengemas kegiatan wawasan kebangsaan secara atraktif. Anak-anak diajak menyanyikan lagu kebangsaan, mengenal simbol-simbol negara, hingga melakukan permainan yang melatih kerja sama dan jiwa kepemimpinan. Semua dilakukan dalam suasana gembira, hangat, dan penuh makna.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Para siswa menunjukkan peningkatan rasa percaya diri, kebanggaan sebagai warga Indonesia, dan kedekatan emosional dengan para prajurit. Bahkan, beberapa siswa menyatakan ingin menjadi anggota TNI kelak, demi menjaga tanah air yang mereka cintai.
Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad membuktikan bahwa menjaga bangsa tidak hanya dengan senjata, tetapi juga dengan ketulusan dan pendidikan. Di tengah riuh rendah anak-anak Sebatik, semangat merah putih terus bergema-menjadi bukti bahwa nasionalisme tetap hidup, bahkan di titik terujung negeri ini.
Laporan: (Pen Yonarmed 11/GG)
Editor: (Redaksi)



















