Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Mega Gelombang Terjang Mercusuar Terkenal, Wisatawan Panik

137
×

Mega Gelombang Terjang Mercusuar Terkenal, Wisatawan Panik

Sebarkan artikel ini

Sebuah peri­s­ti­wa menge­jutkan ter­ja­di di salah satu lokasi selan­car pal­ing terke­nal di dunia. Sebuah gelom­bang rak­sasa set­ing­gi 500 meter dik­abarkan meng­han­tam sebuah mer­cusuar yang ker­ap men­ja­di des­ti­nasi wisa­ta favorit para pen­gun­jung. Keja­di­an drama­tis ini terekam dalam ung­ga­han akun media sosial @ai_reelhub dan menye­bar luas di jagat maya.

  Curanmor Tertangkap, Warga Heboh: Aksi Massa di Pandansari

Dalam video yang diung­gah sek­i­tar lima jam lalu, tam­pak gelom­bang laut yang san­gat besar meng­han­tam ban­gu­nan mer­cusuar tua yang bera­da di ujung sebuah tan­jung batu.

Di seke­lil­ingnya, puluhan wisa­tawan ter­li­hat mema­dati area penga­matan sam­bil mengabadikan momen mene­gangkan itu den­gan kam­era dan pon­sel mere­ka.

Air laut yang meng­han­tam dind­ing karang menghempas kuat hing­ga cipratan ombak melam­paui ting­gi mer­cusuar, mem­bu­at suasana tam­pak san­gat mencekam.

Tagar-tagar seper­ti #Tsuna­mi, #Light­house­Dis­as­ter, #Gigan­ticWave, dan #Por­tu­galD­is­as­ter turut dis­e­matkan dalam ung­ga­han terse­but, menun­jukkan bah­wa lokasi keja­di­an diduga bera­da di Por­tu­gal yang dike­nal den­gan pan­tai Nazaré, tem­pat muncul­nya gelom­bang laut tert­ing­gi di dunia.

  Evakuasi Massal di Tyrrnyauz Akibat Banjir Lumpur

Meskipun belum ada kon­fir­masi res­mi dari otori­tas setem­pat, ung­ga­han ini men­gun­dang per­ha­t­ian pub­lik dan memu­nculkan kekhawati­ran akan poten­si ben­cana alam seper­ti tsuna­mi atau badai laut ekstrem.

War­ganet mem­ban­jiri kolom komen­tar den­gan per­tanyaan men­ge­nai kese­la­matan para pen­gun­jung dan kon­disi wilayah sek­i­tar.

Semen­tara itu, seba­gian neti­zen juga menyangsikan kebe­naran klaim ting­gi gelom­bang yang dise­but men­ca­pai 500 meter. Banyak yang menye­but angka terse­but tidak real­is­tis kare­na gelom­bang tert­ing­gi yang per­nah ter­catat secara ilmi­ah hanya men­ca­pai sek­i­tar 30 meter.

Dugaan bah­wa video ini telah died­it secara dig­i­tal atau meng­gu­nakan AI-gen­er­at­ed con­tent pun turut menge­mu­ka.

  Klarifikasi Video Dugaan Penculikan Anak di Kaubun, Bukan Tindakan Kriminal

Kendati demikian, keja­di­an ini men­ja­di pengin­gat pent­ing akan bahaya yang bisa men­gan­cam di kawasan pan­tai dan area berbatu yang ker­ap dikun­jun­gi wisa­tawan.

Pihak berwe­nang dihara­p­kan segera mem­berikan klar­i­fikasi ser­ta imbauan kea­manan bagi para pen­gun­jung untuk menghin­dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Saat ini, belum ada lapo­ran kor­ban jiwa atau luka-luka aki­bat insi­d­en terse­but. Namun, kehadi­ran wisa­tawan yang ter­lalu dekat den­gan titik hempasan ombak tetap men­ja­di per­ha­t­ian uta­ma dalam hal kese­la­matan pub­lik.

Perkem­ban­gan infor­masi lebih lan­jut masih terus dinan­tikan dari pihak berwe­nang maupun sum­ber res­mi lain­nya.

Edi­tor: (Ahmad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *