Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Ekonomi

Masyarakat Ketapang Keluhkan Harga Gas LPG 3Kg Bersubsidi Di Pangkalan Resmi Jual Diatas HET

839
×

Masyarakat Ketapang Keluhkan Harga Gas LPG 3Kg Bersubsidi Di Pangkalan Resmi Jual Diatas HET

Sebarkan artikel ini

Keta­pang, SniperNew.id — Masyarakat Kabu­pat­en Keta­pang keluhkan har­ga gas Liqui­fied Petro­le­um Gas (LPG) 3Kg bersub­si­di di Pangkalan yang men­jual diatas Har­ga Ecer­an Tert­ing­gi (HET) yang dite­tap­kan oleh pemer­in­tah melalui Per­at­u­ran Bupati Nomor 72 Tahun 2023.

Salah satu war­ga Desa Sun­gai Bakau, berin­isial F (47) men­gungkap­kan bah­wa dirinya mem­be­li gas di Pangkalan den­gan har­ga 28 ribu rupi­ah per tabung.

“Saya dan war­ga sini beli gas di Pangkalan res­mi har­ganya 28 ribu rupi­ah per tabung, jika beli di penge­cer har­ganya mulai dari 30–35 ribu itu pun sulit dida­p­atkan,” ungkap­nya.

  Nasi Bebek Maduda Aa Lupi Pringsewu Pindah Lokasi, Harga Bersahabat Bikin Pelanggan Setia

Hal sena­da juga dis­am­paikan oleh Seti­awan yang menyam­paikan bah­wa mem­be­li gas di pangkalan res­mi har­ganya sudah diatas HET yang telah dite­tap­kan oleh Pemer­in­tah Keta­pang, yakni 18.500 den­gan radius 60 KM, namun nyatanya 22–28 ribu per tabung.

“Bahkan teman saya yang bera­da di Desa Nan­ga Tayap har­ganya 30 ribu dari Pangkalan res­mi. Terkait mahal­nya gas ini, per­lu adanya pen­gawasan oleh Pemkab Keta­pang, Dinas terkait, Agen gas, ser­ta pihak Aparat Pene­gak Hukum (APH) den­gan cara cek semua pangkalan dan cocokan data penyalu­ran,” kata Seti­awan saat diwawan­car­ai Cek­tain­done­sia, Rabu pagi (05/2/2025).

Seti­awan menu­turkan bah­wa banyak beber­a­pa pangkalan yang men­jual bukan untuk war­ga yang mem­bu­tuhkan namun dial­ihkan ke beber­a­pa perusa­haan atau daer­ah per­hu­lu­an untuk men­da­p­atkan keun­tun­gan lebih.

“Kami berharap warung penge­cer tetap diadakan kare­na mere­ka mem­ban­tu war­ga yang kehabisan gas saat malam hari, saya yakin jika dipangkalan har­ganya sesuai HET makan dipenge­cer pal­ing selisi­h­nya hanya 2–5 ribu saja,” tuturnya.

  DPRD Pringsewu Tanggapi Masalah Pupuk Subsidi: Pengawasan Diperketat demi Kepastian Harga dan Ketahanan Pangan

Guna memas­tikan upaya yang dilakukan oleh Agen gas LPG Sub­si­di 3Kg terse­but, Jur­nalis JB mengkon­fir­masi kepa­da salah satu Agen LPG 3Kg Bersub­si­di di Jalan Pan­jai­tan Keca­matan Delta Pawan. Agen terse­but men­je­laskan bah­wa pihaknya hanya menyalurkan kepa­da mas­ing-mas­ing pangkalan yang melakukan dis­tribusi lang­sung kepa­da kon­sumen (war­ga).

“Kalau Agen LPG 3Kg Bersub­si­di PT Karya Putra Kay­ong penyalu­ran kepa­da pangkalan sudah sesuai atu­ran, untuk yang men­gelo­la itu kewe­nan­gan pangkalan yang menyalurkan ke kon­sumen (war­ga),” jelas karyawan Agen LPG 3Kg Bersub­si­di Arif Kur­ni­awan kepa­da awak media.

Agen LPG 3Kg Bersub­si­di PT Karya mene­gaskan apa­bi­la ada pangkalan yang men­jual gas LPG 3Kg bersub­si­di diatas HET maka akan kami tin­dak tegas.

“Kami seba­gai Agen LPG 3Kg bersub­si­di akan tidak tegas apa­bi­la ada pangkalan yang bera­da di naun­gan PT Karya Putra Kay­ong men­jual diatas HET den­gan mem­berikan Surat Peringatan (SP), jika masih melang­gar maka izin pangkalan akan kami pemu­tu­san hubun­gan usa­ha (PHU),” tegas­nya.

  BUMDes Nawaripi Jaya Resmi Terdaftar di Kemendes PDTT, Siap Dukung Ekonomi Mimika

Hal sena­da dis­am­paikan oleh Dinas Kop­erasi Usa­ha Kecil Menen­gah Perda­gan­gan dan Perindus­tri­an (DKUKMPP) Kabu­pat­en Keta­pang, akan melakukan pen­gawasan bersama Aparat Pene­gak Hukum (APH) apa­bi­la ada pangkalan yang men­jual gas LPG 3Kg diatas HET yang telah dite­tap­kan pemer­in­tah.

“Dinas Perda­gan­gan Keta­pang bersama Sat­pol PP dan Pol­res Keta­pang akan melakukan Pemerik­saan Men­dadak (Sidak) ter­hadap adanya pangkalan yang men­jual gas LPG 3Kg bersub­si­di diatas HET, dan kami rutin cek atau turun lang­sung ke Pangkalan dan penge­cer,” kata Kabid Perda­gan­gan Keta­pang, Indrawati Kusuma Wid­hi­as­tu­ti saat diwawan­car­ai awak media SniperNewsid Keta­pang Kalbar, Kamis (6/2/2025)

 

Penulis: (Juma­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *