Lampung, SniperNew.id — Saga transfer Ademola Lookman memasuki babak baru. CEO Atalanta, Luca Percassi, secara terbuka mengungkapkan bahwa sang penyerang asal Nigeria memang sudah lama memiliki keinginan untuk meninggalkan klub. Dalam pernyataan terbarunya, Percassi juga mengonfirmasi bahwa Inter Milan telah mengajukan proposal resmi untuk merekrut Lookman, 30 Juli 2025.
“Lookman sudah sejak lama menyatakan keinginannya untuk pergi,” ujar Percassi kepada media. “Kami memang menerima proposal dari Inter, tapi keputusan tetap ada di tangan kami. Kami yang menentukan waktu dan valuasi untuk pemain kami sendiri.”
Pernyataan ini menegaskan bahwa Atalanta tidak akan terburu-buru melepas pemain bintangnya meski minat dari klub sebesar Inter sudah di atas meja. Percassi menekankan bahwa meskipun hubungan antara Atalanta dan Inter berjalan baik, pihaknya tetap akan memproses tawaran tersebut sesuai dengan strategi internal klub.
“Kami punya hubungan baik dengan Inter dan akan mempertimbangkan proposal itu dengan waktu kami sendiri,” tambahnya.
Ademola Lookman tampil gemilang di musim lalu, terutama saat mencetak hat-trick di final Liga Europa, membawa Atalanta menaklukkan Bayer Leverkusen dan meraih trofi bersejarah. Performanya yang konsisten di Serie A dan kompetisi Eropa membuat namanya mencuat sebagai salah satu winger paling produktif dan kreatif di Italia saat ini.
Ketertarikan Inter Milan bukanlah hal mengejutkan, mengingat mereka tengah membangun skuad yang lebih tajam untuk menghadapi musim baru. Namun, keinginan Lookman untuk hengkang bukan berarti Atalanta akan melepasnya dengan mudah. Klub asal Bergamo tersebut dipastikan akan menetapkan harga tinggi bagi pemain kunci mereka.
Dengan bursa transfer yang masih terbuka dan banyak klub top Eropa memantau situasi ini, nasib Ademola Lookman menjadi salah satu isu paling panas di jagat sepak bola Italia saat ini. Akankah Inter berhasil mendapatkan tanda tangannya? Atau justru ada kejutan lain dari luar Serie A?
Satu hal yang pasti, Atalanta tidak akan goyah dalam prinsip mereka: nilai dan waktu adalah milik mereka sepenuhnya.
(Redaksi)



















