Labura, SniperNew.id – Puskesmas Batu Tunggal kembali menjadi perbincangan hangat setelah meluncurkan inovasi pelayanan yang unik dan bermanfaat bagi ibu pasca melahirkan. Melalui unggahan akun resmi “Uptd Puskesmas” di Facebook, mereka memperkenalkan program “Ayo Lahiran di Puskesmas Batu Tunggal, Ada Reward Kartu Keluarga dan Akte Gratis”, yang langsung menarik perhatian warga, Selasa 15 Juli 2025.
Inovasi ini merupakan bentuk nyata dari kerja sama lintas sektor antara Dinas Kesehatan dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), yang dikolaborasikan melalui aplikasi E‑Slamat (Elektronik Siap Lahir Melalui Administrasi Terpadu). Program ini bertujuan mempermudah warga dalam mendapatkan dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga dan Akte Kelahiran, sesaat setelah proses persalinan dilakukan di fasilitas kesehatan.
“Kami ingin memberikan kemudahan bagi para ibu dan keluarga yang telah mempercayakan proses persalinan di Puskesmas. Dengan adanya layanan ini, warga tidak perlu lagi repot mengurus dokumen setelah lahiran. Semuanya langsung diproses dan gratis,” ujar Kepala Puskesmas Batu Tunggal dalam keterangannya.
Bukan hanya mempercepat proses administrasi, program ini juga menjadi bentuk konkret integrasi layanan kesehatan dan kependudukan yang saling mendukung. Para tenaga medis akan mencatat data kelahiran secara langsung dalam sistem yang terhubung ke Disdukcapil. Kemudian, data tersebut diproses secara digital sehingga dokumen resmi bisa diterbitkan lebih cepat.
“Kolaborasi ini luar biasa. Inilah semangat pelayanan publik yang kita harapkan: cepat, tepat, dan tanpa biaya tambahan,” ungkap perwakilan Disdukcapil Labura.
Antusiasme masyarakat pun mulai terlihat. Salah satu ibu bernama Alda, yang baru saja melahirkan di Puskesmas Batu Tunggal, mengaku terkejut dan senang saat langsung menerima dokumen kependudukan resmi untuk bayinya.
“Gak nyangka bisa langsung dapat KK dan Akte tanpa perlu ke kantor Disdukcapil. Saya sangat terbantu, apalagi ini anak pertama,” ujar Alda sambil tersenyum.
Program ini tidak hanya menjadi solusi praktis bagi warga, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan layanan terintegrasi berbasis teknologi. Dengan adanya dukungan penuh dari Dinas Kesehatan, Disdukcapil, dan Diskominfo Labura, Puskesmas Batu Tunggal diharapkan bisa menjadi model pelayanan yang inspiratif untuk daerah lain.
“Ini bukan akhir, tapi awal dari sistem pelayanan yang lebih modern dan berpihak pada rakyat,” tutup perwakilan Dinas Kesehatan Labura. (Ahmad).













