Berita PeristiwaHuman InterestMalioboro

Kuda Andong Malioboro Tumbang, Publik Soroti Kesejahteraan Hewan

273
×

Kuda Andong Malioboro Tumbang, Publik Soroti Kesejahteraan Hewan

Sebarkan artikel ini
Kuda penarik andong tumbang di Malioboro, Yogyakarta, Kamis (1/1/2026), diduga kelelahan usai bekerja selama libur Tahun Baru.

YOGYAKARTA, SNIPERNEW.id — Seekor kuda penarik andong tum­bang di kawasan Malioboro, Kota Yogyakar­ta, pada Kamis, 1 Jan­u­ari 2026. Akun media sosial @kejadianesia men­gung­gah peri­s­ti­wa terse­but melalui plat­form Threads dan menyam­paikan bah­wa kuda itu diduga men­gala­mi kele­la­han sete­lah bek­er­ja sela­ma libu­ran Tahun Baru, Jumat (02/01/2025).

Dalam keteran­gan ung­ga­han­nya, akun terse­but menulis, “Keja­di­an seekor kuda penarik andong di kawasan Malioboro tum­bang pada Kamis 1/1/2026 diduga kare­na kele­la­han sete­lah dipeker­jakan sela­ma libu­ran tahun baru.” Ung­ga­han itu meny­er­takan video yang mem­per­li­hatkan situ­asi di sek­i­tar lokasi keja­di­an. Sejum­lah orang ter­li­hat mendekati kuda yang ter­jatuh, semen­tara lalu lin­tas di kawasan wisa­ta terse­but tetap ramai oleh pen­gun­jung.

  Kebakaran Hebat di 65 Cempako Palembang, Warga Panik!

Akun @kejadianesia juga mene­gaskan tidak ter­li­hat indikasi lain seper­ti asap kendaraan di sek­i­tar lokasi. Narasi tam­ba­han dalam ung­ga­han menye­butkan kon­disi lingkun­gan yang ter­bu­ka dan menekankan fokus pada kon­disi fisik hewan penarik andong terse­but.

Video itu den­gan cepat menye­bar dan menarik per­ha­t­ian war­ganet. Hing­ga beber­a­pa jam sete­lah diung­gah, kon­ten terse­but men­catat puluhan ribu tayan­gan dan memicu diskusi luas ten­tang prak­tik pen­g­op­erasian andong di kawasan wisa­ta, khusus­nya saat masa libur pan­jang den­gan lon­jakan wisa­tawan.

Salah satu komen­tar yang menon­jol datang dari akun @mamanya_excel_millen_1971. Dalam komen­tarnya, akun terse­but menuliskan ungka­pan emo­sion­al yang meny­oroti empati ter­hadap hewan peker­ja. Ia menulis, “Itu­lah kena­pa saya selalu skip tiap lihat kere­ta kuda, entah di Malioboro atau kuda-kuda pen­gangkut lain. Aku nggak mau lihat, apala­gi naik.”

  Kebakaran Saat Jumat Berlangsung: Warga Panik, Api Menggulung Rumah di Jakarta

Komen­tar itu berlan­jut den­gan perny­ataan per­son­al yang kuat. “Benaran, gara-gara per­nah lihat kuda ngelu­ar­in air mata wak­tu kere­tanya dinaikin orang banyak. Dia tidak bisa bicara, tidak bisa protes, atau melawan keti­ka merasa lelah,” tulis akun terse­but. Ia menekankan bah­wa kuda memi­li­ki rasa dan jiwa, lalu menut­up komen­tarnya den­gan seru­an, “Mere­ka bukan budak manu­sia yang bisa dipeker­jakan seenak kita.”

Komen­tar terse­but men­da­p­atkan ratu­san tan­da suka dan meman­tik dukun­gan dari peng­gu­na lain. Sejum­lah war­ganet menyuarakan kepri­hati­nan seru­pa dan mem­inta adanya per­ha­t­ian lebih ter­hadap kese­jahter­aan hewan peker­ja. Tagar dan ajakan kepedu­lian ter­hadap kuda peker­ja ikut bermuncu­lan di kolom komen­tar.

Peri­s­ti­wa ini kem­bali mem­bu­ka diskusi lama men­ge­nai keber­adaan andong seba­gai ikon budaya dan wisa­ta Yogyakar­ta. Di satu sisi, andong berper­an seba­gai bagian dari tra­disi dan sum­ber penghidu­pan bagi kusir. Di sisi lain, pub­lik menun­tut pen­gelo­laan yang lebih ketat agar tidak men­gor­bankan kon­disi fisik hewan, teruta­ma saat jam ker­ja pan­jang dan cua­ca panas.

  Curanmor di Kos-Kosan Pagesangan Terekam CCTV

Hing­ga beri­ta ini dis­usun, belum ada perny­ataan res­mi dari pihak pen­gelo­la kawasan Malioboro maupun instan­si terkait men­ge­nai kon­disi ter­baru kuda terse­but dan langkah penan­ganan­nya. Infor­masi yang beredar masih bersum­ber dari ung­ga­han media sosial dan respons masyarakat.

Sesuai prin­sip Kode Etik Jur­nal­is­tik, media menyam­paikan infor­masi ini secara berim­bang dan tidak meng­haki­mi pihak mana pun. Dugaan kele­la­han yang dise­butkan dalam ung­ga­han masih memer­lukan klar­i­fikasi dari otori­tas berwe­nang dan pihak terkait, ter­ma­suk pen­gelo­la andong dan dinas yang mem­bidan­gi kese­jahter­aan hewan.

Peri­s­ti­wa tum­bangnya kuda andong di Malioboro ini menun­jukkan meningkat­nya kepedu­lian pub­lik ter­hadap isu kese­jahter­aan hewan di ruang pub­lik. Masyarakat kini tidak hanya meli­hat andong seba­gai atrak­si wisa­ta, tetapi juga menaruh per­ha­t­ian pada batas kemam­puan hewan yang ter­li­bat di dalam­nya.

Penulis: (Iskan­dar).