Ketapang, SniperNew.id – Luar biasa hasil pembagunan Rabat Beton di RT 007, Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Provinsi Kalimantan Barat yang dilaksanakan anggaran dana silpa Dana Desa (DD) tahun 2023, diduga sarat “korupsi”, Jum’at (13/12/2024).
Dikatakan Gustian ketua korcam LAKI Kecamatan Matan Hilir Utara temukan proyek rambat beton di RT 007, Desa Laman Satong, sangat tidak sesuai dengan spek pekerjaan.
“Dilokasi hasil kegiatan rabat beton terlihat, coran rambat beton tersebut tebal 8cm – 10cm saja, padahal seharusnya tebal 20cm dibawah rata-rata, dengan landasan pasir 2–3cm, namun ini tidak terlihat hampir pasir semu,” ungkap Gustian.
“Sedangkan hasil gubris kerja karna tekanan dari orang kecamatan sehingga dibuat orang pemerintah desa Laman Satong asal jadi, sedangkan gubris pekerjaan baru mencapai 50% pertanyaannya apakah oknum kepala desa Laman Satong berinisial (MS) mampu mengembalikan dana Silpa 2023 sebesar 275jt,” kata Gustian, pada Kamis (12/12/2024).
Lebih lanjut Gustian berserta anggotanya mengecam keras akan tidak terealisasi dengan baik, ini cuman sebatas kongkalikong orang desa saja supaya bisa mengelabui masyarakat awam maupun dikalangan wartawan dan LSM.
“Padahal hasil pembagunan Rabat beton tersebut hancur lebur, Karna selama ini tidak pernah orang kecamatan maupun pendamping desa untuk mengawasi kegiatan tersebut , cuma hanya ngomong doang didepan publik, namun nyatanya apa yang terjadi proyek Silpa rambat beton 2023 yang dilaksanakan 2024 hanya pormalitas,” tegas Gustian.
Gustian meminta kepada APH maupun penegak hukum segera dapat segera diproses oknum kepala desa Laman Satong. diduga telah merugikan dana Silpa tahun anggaran 2023 sebesar 275jt Karna bukti sudah jelas dan terang menderang di publik korupsi dana desa 2023, bahkan tidak menutup kemungkinan anggaran 2021 s/d 2022 diduga bocor,” tutup Gustian.
Sampai pemberitaan ini dikirim ke redaksi oknum kades Laman Satong belum juga dapat ditemui untuk dikonfirmasi.
Penulis: (Jumadi)



















