Berita Ekonomi

Jual Kain Untuk Makan,Diduga Nenek Suryani Tidak Masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, Tak Masuk Program PKH

599
×

Jual Kain Untuk Makan,Diduga Nenek Suryani Tidak Masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, Tak Masuk Program PKH

Sebarkan artikel ini

Sergai. SniperNew.id – Menyedihkan melihat kehidupan dan nasib yang dialami oleh Nek Suryani yang kini berusia 69 tahun, seorang janda tua, tinggal di Dusun satu Desa Pematang Kuala, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Menurut pengakuannya, Sabtu 8.Februari 2025, ia pernah tidak makan selama dua hari, karena tidak ada Beras,lauk pauk di rumah yang di tumpanginya untuk dimasak.

Ia juga menceritakan sulitnya mendapatkan uang ketika anaknya juga tidak ada uang dan untuk mendapatkan uang sebut Nek Suryani, ia pernah menjual kain Sarung hanya untuk memenuhi kebutuhan makan sehari saja, tapi sudah di sodorkan kemana-mana tidak ada yang mau beli, terakhir tidak makan satu hari itu juga.

  Masyarakat Desa Harapan Baru Daerah Ketapang Tolak Pemilihan Pengantin Ketua Koperasi 

Ia mengaku ada menerima bantuan dari Pemerintahan Desa Pematang Kuala bantuan sebanyak 3 kali di tahun 2023 dan tahun 2024, hanya dua kali ia menerima bantuan tersebut. Setelah itu tidak ada lagi hingga sekarang.

Sementara rumah yang sekarang ini di tempati kata janda tua ini, bukan miliknya, melainkan milik familiy dan ia hanya menumpang, tidak bayar sewa.

Nek Suriani menyampaikan kepa awak media ,sebelum memiliki tempat tinggal, ia pernah tidur di bawah Pohon Kepala Sawit dengan tenda karena tidak dapat tumpangan. Sedangkan WC, ia masih menumpang dengan tetangga.

  Seblak Prasmanan Bakso Iga Ambarawa: Sensasi Cabe Asli Khas Bandung yang Bikin Huu Haaa! 

Begitu juga untuk memasak makan sehari – hari, ia hanya mempergunakan kayu bakar karena tidak sanggup beli Gas Elpiji.

Keseharian sambungnya, ia bekerja sebagai tukang kusuk,namun tubuhnya sudah tidak kuat dan tidak sanggup lagi mengusuk orang karena sudah lanjut usia.

“Kehidupan pahit ini sudah belasan tahun ia jalani tanpa seorang suami sebagai tulang punggung.”ucapnya dengan nada sedih. Beginilah nasib kalau seseorang perempuan sudah tua dan menjadi janda, tidak ada rumah terpaksa numpang.

Ia bermohon kepada Pemerintah Pusat,Provinsi Sumatera Utara,Kabupaten Serdang Bedagai dan Presiden Prabowo berkenan kira nya membantu janda tua yang miskin ini yang tidak punya tanah juga rumah. “Tolong bantu saya buatkan rumah ya pak Prabowo, ucapnya dengan nada tersedih-seduh sembari mengusap air mata yang mengalir.

  Antrean Motor Panjang, SPBU 24-353165 Pringsewu Jadi Sorotan Warga

Di tempat yang sama, Tetangga Nek Suriani, membenarkan bahwa Nek Suryani masih menumpang di rumah termasuk yang punya itu keluarganya. Untuk makan terkadang Nek Suryani itu minta ke tetangga agar kebutuhan sehari-hari khususnya untuk makan dapat terpenuhi. Dan memang ada saya ketahui Nek Suryani jual Kain Sarung hanya untuk beli beras tapi tidak seorang pun yang membeli kain sarung di kampung ini. Dia menjadi sedih dan menangis. (DS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *