Lampung Utara, SniperNew.id - Dalam upaya meningkatkan pelayanan publik dan memastikan semua warga negara mendapatkan hak administratifnya secara merata, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Utara menggelar kegiatan jemput bola perekaman KTP elektronik langsung ke rumah-rumah warga, Senin 21 Juli 2025.
Kegiatan ini diunggah oleh akun Facebook Maryadi Muchtar dan langsung menuai banyak perhatian serta apresiasi dari masyarakat.
Melalui unggahan tersebut, tampak beberapa petugas Disdukcapil tengah mendatangi rumah warga dalam rangka melakukan perekaman KTP secara langsung.
Dalam foto yang diunggah, terlihat suasana hangat dan penuh semangat. Petugas menggunakan seragam batik dengan senyum yang menggambarkan pelayanan tulus dan profesional.
Peralatan perekaman elektronik tampak sudah disiapkan dengan baik di lokasi rumah warga. Dalam balutan dinding kayu rumah sederhana itu, hadir sebuah semangat luar biasa dalam menjalankan tugas negara.
Maryadi Muchtar menuliskan dalam unggahannya. “Kegiatanjemput bola perekaman KTP kerumah warga Disdukcapil kabupaten Lampung utara. Tetap semangat jangan lupa bahagia.”
Unggahan tersebut bukan hanya sekadar dokumentasi kegiatan, namun menjadi simbol pelayanan publik yang mendekatkan diri pada masyarakat, terutama mereka yang tinggal di daerah terpencil, sakit, lansia, atau tidak mampu datang langsung ke kantor Dukcapil.
Respons masyarakat pun sangat positif. Kolom komentar dipenuhi dukungan, doa, dan motivasi dari warga yang merasa tersentuh dan bangga akan kepedulian para petugas. Beberapa komentar yang menyejukkan antara lain:
Ara Afara: “Selamat malam, selamat istirahat bersama keluarga.”
Seninak Terek: “Semangat Pak 👍”
Natalis Talis: “Selamat malam Pak.”
De’lova Farrel: “Semanbat bapak 🙌 Keren!”
Namora Zhio: “Selamat malam Pak.”
Maria Tamanak: “Selamat MLM Pak.”
Yuni Prisma: “Semangat terus Pak!”
Buceq Kandou Kandou: “Selamat aktivitas soree kk.”
Rizal Ayahne Afiqa: “Semangat selalu Pak 👍”
Menanggapi komentar-komentar tersebut, Maryadi Muchtar dengan sabar dan hangat membalas satu per satu dukungan dari masyarakat. Ini menunjukkan bahwa selain turun langsung ke lapangan, petugas pun membangun komunikasi dua arah yang terbuka dan penuh empati di dunia maya.
Apa yang dilakukan oleh Disdukcapil Lampung Utara ini bukan hanya sekadar kegiatan administratif, tapi telah menjadi contoh nyata bahwa pelayanan publik bisa dilakukan dengan pendekatan yang manusiawi, penuh semangat, dan tetap membawa kebahagiaan.
Dalam era digital dan keterbukaan saat ini, aksi nyata seperti ini sangat diperlukan. Pemerintah harus hadir lebih dekat ke masyarakat, terutama di pelosok dan daerah dengan keterbatasan akses. Dengan kegiatan jemput bola ini, pemerintah daerah Lampung Utara melalui Disdukcapil telah menunjukkan bahwa birokrasi bukan penghalang, melainkan jembatan menuju kesejahteraan administratif rakyatnya.
Diharapkan kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. KTP bukan sekadar identitas, tapi juga pintu akses ke berbagai layanan sosial seperti BPJS, bantuan sosial, pendidikan, hingga perbankan. Ketika pemerintah hadir di depan pintu warga, artinya negara benar-benar peduli.
Sebagaimana pesan penutup Maryadi Muchtar: “Tetap semangat, jangan lupa bahagia.” Sebuah kalimat sederhana namun penuh makna. Pelayanan bisa dilakukan dengan hati, dan kerja keras bisa dibarengi dengan senyum tulus. Inilah wajah pelayanan publik yang diimpikan rakyat — hangat, cepat, ramah, dan menyentuh langsung hati warga.
Semoga semangat ini terus menyala dan menular ke seluruh penjuru negeri. (Ahmad).













