Berita Investigasi

Jadi Sorotan Masyarakat, Proyek Kegiatan Normalisasi Sungai dari Balai Besar Mangkrak!

333
×

Jadi Sorotan Masyarakat, Proyek Kegiatan Normalisasi Sungai dari Balai Besar Mangkrak!

Sebarkan artikel ini
Foto unit Exsa yang engker di lokasi kegiatan proyek normalisasi Sungai. Doc Foto: (teim awak media)

Lampung Selatan, SnieperNew.id – Proyek kegiatan normalisasi sungai, yang diduga dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Sekampung dan Mesuji (BBWS-SM) di Tiga (3) Kecamatan yakni, Kecamatan Palas, Sragi dan Ketapang daerah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, “mangkrak” kini menjadi sorotan masyarakat setempat.

Proyek yang diduga swakelola normalisasi sungai tersebut, menurut warga Kecamatan Sragi, itu sudah Empat (4) bulan lebih tak kunjung usai. Dan mirisnya, diduga jarang sekali ada petugas pengawas dari Balai Besar yang ada dilokasi kegiatan untuk megawasi pekerjaan itu. Karena itu salah satu wujud dari anggaran hasil pajak masyarakat ini.

  Lamsel Sediakan Jajanan Gratis di Nobar Piala Asia U-23 Timnas Indonesia Vs Uzbekistan

Rohmat yang mengaku dari pihak OP II mengatakan, bahwa dirinya hanya bertugas mengambil dokumentasi saja itu atas perintah (Muji) yang menurutnya pihak dari Balai Besar Wilayah Sungai Sekampung dan Mesuji.

  Segera Usut "Rekanan Nakal" Rabat Beton Dusun Tanjung Manjur Sudah Rusak

“Saya hanya ditugaskan untuk mengambil dokumentasi, sesuai perintah pak Muji dari Balai Besar,” kata nya saat di konfirmasi tim awak media dilokasi kegiatan, pada Selasa 30/07/2024.

Menurut beberapa warga di Kecamatan Sragi waktu itu,  yang enggan disebutkan namanya mengatakan, bahwa kegiatan normalisasi ini dinilai masyarakat kurang maksimal, karena kedalaman pengerukan lumpur menurutmya kurang dalam. itu besar kemungkinan  lemahnya pengawasan pihak terkait.

  Persiapan Pekan Raya Lampung 2024, Jajaran Pemkab Lamsel Gelar Rapat

“Juga kami sebagai warga masyarakat kecil tidak mengetahui apa nama dan berapa nilainya kegiatan ini, dari Dinas mana?.” terangnya kepada tim awak media.

Terpisah, Muji yang disebut sebut sebagai pihak Balai Besar tersebut, melalui pesan WhatsApp nya untuk dikonformasi soal adanya kegiatan yang diduga saat ini mangkrak, sampai pemberitaan ini ditayangkan tidak ada jawaban. (Suf/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *