Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

Jadi Sorotan Masyarakat, Proyek Kegiatan Normalisasi Sungai dari Balai Besar Mangkrak!

312
×

Jadi Sorotan Masyarakat, Proyek Kegiatan Normalisasi Sungai dari Balai Besar Mangkrak!

Sebarkan artikel ini
Foto unit Exsa yang engker di lokasi kegiatan proyek normalisasi Sungai. Doc Foto: (teim awak media)

Lam­pung Sela­tan, SnieperNew.id – Proyek kegiatan nor­mal­isasi sun­gai, yang diduga dilak­sanakan oleh Bal­ai Besar Wilayah Sun­gai Sekam­pung dan Mesu­ji (BBWS-SM) di Tiga (3) Keca­matan yakni, Keca­matan Palas, Sra­gi dan Keta­pang daer­ah Kabu­pat­en Lam­pung Sela­tan, Provin­si Lam­pung, “mangkrak” kini men­ja­di sorotan masyarakat setem­pat.

  Lamsel Sediakan Jajanan Gratis di Nobar Piala Asia U-23 Timnas Indonesia Vs Uzbekistan

Proyek yang diduga swakelo­la nor­mal­isasi sun­gai terse­but, menu­rut war­ga Keca­matan Sra­gi, itu sudah Empat (4) bulan lebih tak kun­jung usai. Dan miris­nya, diduga jarang sekali ada petu­gas pen­gawas dari Bal­ai Besar yang ada dilokasi kegiatan untuk megawasi peker­jaan itu. Kare­na itu salah satu wujud dari anggaran hasil pajak masyarakat ini.

Rohmat yang men­gaku dari pihak OP II men­gatakan, bah­wa dirinya hanya bertu­gas mengam­bil doku­men­tasi saja itu atas per­in­tah (Muji) yang menu­rut­nya pihak dari Bal­ai Besar Wilayah Sun­gai Sekam­pung dan Mesu­ji.

  Segera Usut "Rekanan Nakal" Rabat Beton Dusun Tanjung Manjur Sudah Rusak

“Saya hanya ditu­gaskan untuk mengam­bil doku­men­tasi, sesuai per­in­tah pak Muji dari Bal­ai Besar,” kata nya saat di kon­fir­masi tim awak media dilokasi kegiatan, pada Selasa 30/07/2024.

Menu­rut beber­a­pa war­ga di Keca­matan Sra­gi wak­tu itu,  yang eng­gan dise­butkan namanya men­gatakan, bah­wa kegiatan nor­mal­isasi ini dini­lai masyarakat kurang mak­si­mal, kare­na kedala­man pengerukan lumpur menu­rut­mya kurang dalam. itu besar kemu­ngk­i­nan  lemah­nya pen­gawasan pihak terkait.

  Persiapan Pekan Raya Lampung 2024, Jajaran Pemkab Lamsel Gelar Rapat

“Juga kami seba­gai war­ga masyarakat kecil tidak menge­tahui apa nama dan bera­pa nilainya kegiatan ini, dari Dinas mana?.” terangnya kepa­da tim awak media.

Ter­pisah, Muji yang dise­but sebut seba­gai pihak Bal­ai Besar terse­but, melalui pesan What­sApp nya untuk dikon­for­masi soal adanya kegiatan yang diduga saat ini mangkrak, sam­pai pem­ber­i­taan ini ditayangkan tidak ada jawa­ban. (Suf/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *