Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Ihya Ramadan Perdana MB Kelantan Himpun Perantau di Shah Alam

69
×

Ihya Ramadan Perdana MB Kelantan Himpun Perantau di Shah Alam

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto: Menteri Besar Kelantan berfoto bersama ratusan warga Kelantan di perantauan dalam Majlis Ihya Ramadan Perdana di IDCC Shah Alam, 28 Februari 2026.

JAKARTA, SNIPERNEW.id — Akun media sosial Threads @mb_kelantan men­gung­gah infor­masi terkait kehadi­ran Menteri Besar Kelan­tan dalam sebuah agen­da keaga­maan di luar wilayah negeri terse­but.

Ung­ga­han yang dipub­likasikan sek­i­tar 11 jam sebelum tangka­pan layar diam­bil itu memu­at keteran­gan seba­gai berikut.

“10 Ramadan 1447H, 28 Feb­ru­ari 2026 — YAB Ustaz Dato’ Pan­gli­ma Perang Menteri Besar Kelan­tan meng­hadiri Majlis Ihya Ramadan Per­dana Pimp­inan Ker­a­jaan Negeri Bersama Anak Kelan­tan di Per­an­tauan yang berlang­sung di IDCC Shah Alam.

Majlis berke­naan menyak­sikan kehadi­ran luar biasa anak-anak Kelan­tan di Lem­bah Klang yang hadir bersama ahli kelu­ar­ga mas­ing-mas­ing, memenuhi dewan dalam suasana penuh seman­gat dan ukhuwah.”

Berdasarkan keteran­gan terse­but, kegiatan berlang­sung pada Sab­tu, 28 Feb­ru­ari 2026, bertepatan den­gan 10 Ramadan 1447 Hijri­ah. Acara dige­lar di IDCC Shah Alam, Selan­gor, dan dihadiri oleh Menteri Besar Kelan­tan bersama jajaran pimp­inan ker­a­jaan negeri.

  Dirjen Pajak Tinjau Layanan SPT Tahunan di Sleman

Majlis Ihya Ramadan Per­dana itu dise­but seba­gai ajang perte­muan antara pimp­inan negeri dan masyarakat Kelan­tan yang bera­da di per­an­tauan, khusus­nya di wilayah Lem­bah Klang. Dalam ung­ga­han terse­but dite­gaskan bah­wa kehadi­ran masyarakat ter­bilang ting­gi, bahkan dise­but “luar biasa”, den­gan peser­ta memenuhi dewan bersama anggota kelu­ar­ga mas­ing-mas­ing.

Secara umum, kegiatan Ihya Ramadan meru­pakan agen­da rutin yang laz­im dilak­sanakan pemer­in­tah daer­ah atau organ­isasi masyarakat Mus­lim sela­ma bulan suci. Kegiatan ini biasanya diisi den­gan tau­si­ah, doa bersama, buka puasa, ser­ta pen­guatan silat­u­rah­mi antar­war­ga.

Ung­ga­han @mb_kelantan tidak mer­in­ci susunan acara secara detail, namun menekankan pada momen keber­samaan dan seman­gat ukhuwah yang ter­ban­gun. Isti­lah “ukhuwah” meru­juk pada per­saudaraan atau sol­i­dar­i­tas sesama umat Islam, yang ker­ap men­ja­di tema sen­tral dalam kegiatan Ramadan.

Berdasarkan foto yang dis­er­takan dalam ung­ga­han terse­but, tam­pak ratu­san peser­ta berdiri di dalam sebuah ball­room besar. Para hadirin men­ge­nakan busana Mus­lim, den­gan seba­gian pria memakai baju Melayu lengkap den­gan songkok, semen­tara perem­puan men­ge­nakan busana kurung dan hijab beragam war­na. Mere­ka berbaris dalam beber­a­pa saf pan­jang meng­hadap kam­era, diduga untuk sesi foto bersama.

IDCC Shah Alam sendiri dike­nal seba­gai salah satu pusat kon­ven­si di Selan­gor yang ker­ap men­ja­di lokasi penye­leng­garaan acara berskala besar, baik pemer­in­ta­han, kor­po­rasi, maupun kegiatan masyarakat.

  Safari Ramadan Kapolda Sumsel di Ogan Ilir: Pererat Silaturahmi, Sinergi Polisi dan Pemerintah Daerah

Kehadi­ran Menteri Besar Kelan­tan dalam agen­da bersama war­ga per­an­tauan dap­at dimak­nai seba­gai upaya mem­per­erat hubun­gan antara pemer­in­tah negeri dan masyarakat yang ting­gal di luar daer­ah asal­nya. Tra­disi mer­an­tau meru­pakan bagian dari kul­tur masyarakat Kelan­tan, sehing­ga forum silat­u­rah­mi semacam ini memi­li­ki nilai sosial tersendiri.

Mes­ki demikian, hing­ga beri­ta ini dis­usun, belum ter­da­p­at keteran­gan tam­ba­han men­ge­nai sambu­tan res­mi yang dis­am­paikan Menteri Besar maupun kebi­jakan khusus yang diu­mumkan dalam kegiatan terse­but. Infor­masi yang terse­dia masih ter­batas pada deskrip­si umum seba­gaimana ter­tuang dalam ung­ga­han Threads terse­but.

Dalam prin­sip Kode Etik Jur­nal­is­tik, seti­ap infor­masi yang bersum­ber dari media sosial per­lu diku­tip secara aku­rat dan pro­por­sion­al. Oleh kare­na itu, selu­ruh isi ung­ga­han telah dis­ajikan kem­bali tan­pa peruba­han mak­na, ser­ta dip­isahkan secara jelas antara kuti­pan lang­sung dan pen­je­lasan redak­sion­al.

Agen­da Ihya Ramadan yang meli­batkan pimp­inan daer­ah dan war­ga per­an­tauan juga mencer­minkan dinami­ka hubun­gan sosial-poli­tik antara pemer­in­tah dan kon­stituen­nya di luar wilayah admin­is­tratif.

Kegiatan ini berpoten­si men­ja­di ruang dia­log infor­mal, mes­ki belum ada perny­ataan res­mi yang dipub­likasikan men­ge­nai sub­stan­si pem­ba­hasan di dalam­nya.

  Insan Brilian BRI BO Perdagangan Bermuhasabah Sambut Bulan Suci

Par­tisi­pasi kelu­ar­ga dalam acara terse­but, seba­gaimana dise­butkan dalam ung­ga­han, menun­jukkan bah­wa kegiatan diran­cang seba­gai forum ter­bu­ka dan inklusif, bukan ter­batas pada unsur birokrasi sema­ta. Hal ini ter­li­hat dari kehadi­ran berba­gai kelom­pok usia dalam doku­men­tasi foto yang beredar.

Ramadan ker­ap diman­faatkan seba­gai momen­tum mem­perku­at jejar­ing sosial dan mem­perdalam nilai spir­i­tu­al­i­tas. Di berba­gai daer­ah, kegiatan seru­pa juga dilak­sanakan untuk meny­atukan war­ga dias­po­ra den­gan pemer­in­tah daer­ah asal.

Hing­ga saat ini, ung­ga­han terse­but masih dap­at diak­ses melalui akun Threads @mb_kelantan. Tidak ter­da­p­at keteran­gan tam­ba­han men­ge­nai jum­lah pasti peser­ta maupun esti­masi kap­a­sitas ruan­gan yang digu­nakan.

Kegiatan yang berlang­sung pada 10 Ramadan 1447 Hijri­ah itu men­ja­di salah satu agen­da awal Ramadan yang meli­batkan pimp­inan tert­ing­gi Ker­a­jaan Negeri Kelan­tan bersama komu­ni­tas per­an­tau di Lem­bah Klang. Pemer­in­tah negeri maupun pihak penye­leng­gara belum men­gelu­arkan siaran pers ter­pisah selain ung­ga­han di media sosial terse­but.

Den­gan demikian, infor­masi men­ge­nai Majlis Ihya Ramadan Per­dana di IDCC Shah Alam ini sepenuh­nya meru­juk pada perny­ataan res­mi yang dipub­likasikan melalui akun Threads @mb_kelantan pada 28 Feb­ru­ari 2026.

Penulis: (iskan­dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *