Ogan Ilir, SniperNew.id — Seorang pria bernama Muhammad (53) dan ibunya, Solhah (95), diketahui meninggalkan rumah keluarga mereka di wilayah Ogan Ilir setelah terjadi perselisihan internal. Informasi tersebut pertama kali diunggah oleh akun Threads enik.yuliati.98 yang memperlihatkan kondisi keduanya saat ditampung oleh sebuah yayasan sosial di Palembang.
Dalam unggahan tersebut dikutip Jumat (13/11). disebutkan, Muhammad terpaksa menjual becaknya seharga Rp250 ribu kepada istrinya untuk biaya perjalanan menuju yayasan di Palembang. Setibanya di sana, keduanya kemudian ditampung oleh Yayasan Bagus Mandiri Insani, yang juga membangun rumah panggung kayu sederhana untuk mereka secara swadaya.
Unggahan itu memicu perhatian luas warganet. Salah satu komentar menyebutkan bahwa setelah kasusnya viral, pihak keluarga bersama kepala desa setempat sempat datang untuk menjemput Muhammad dan ibunya. Namun, keduanya memilih untuk tidak kembali ke rumah keluarga. “Keluarga dan Kades bukan karena kasih sayang, tapi karena malu atas tekanan netizen,” tulis salah satu akun.
Di sisi lain, warganet lainnya membagikan pengalaman pribadi terkait kesulitan hidup dan berharap adanya lebih banyak lembaga sosial yang dapat membantu masyarakat rentan. Unggahan tersebut mendapat berbagai tanggapan bernada haru dan doa dari pengguna lainnya yang berharap Muhammad dan ibunya dapat hidup lebih tenang.
Hingga saat ini, pihak yayasan disebut terus memberikan pendampingan kepada keduanya. Belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga maupun pemerintah desa terkait kondisi terbaru Muhammad dan ibunya.
Penulis: (red)












