Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Gelar Budaya Suroan: Danrem Untoro Tegaskan Budaya Perekat Bangsa Indonesia

270
×

Gelar Budaya Suroan: Danrem Untoro Tegaskan Budaya Perekat Bangsa Indonesia

Sebarkan artikel ini

Madi­un, SniperNew.id — Semarak peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijri­ah terasa istime­wa di Kabu­pat­en Madi­un, Ming­gu (13/7/2025). Dalam rangka­ian acara Gelar Budaya Suroan yang dige­lar di Pade­pokan Seni Kirun, Desa Bagi, Keca­matan Nglames, kehadi­ran Dan­rem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyan­to men­ja­di per­ha­t­ian khusus masyarakat, Senin 15 Juli 2025.

  Ibu Gubernur Malut Antusias Belajar Buka Kenari di Makian Barat

Kegiatan budaya terse­but menampilkan berba­gai per­tun­jukan seni dan adat tra­di­sion­al, menggam­barkan kekayaan budaya lokal yang masih dija­ga hing­ga kini. Dan­rem Untoro men­gapre­si­asi inisi­atif masyarakat dan pelaku seni dalam melestarikan budaya warisan leluhur.

“Seba­gai bangsa yang besar, Indone­sia memi­li­ki keber­aga­man suku, bahasa, adat isti­a­dat, dan budaya. Keber­aga­man ini harus men­ja­di keku­atan, bukan pemisah,” tegas Untoro saat diwawan­car­ai di lokasi acara.

Ia menekankan bah­wa budaya bukan sekadar warisan, tetapi juga alat pem­er­satu bangsa di ten­gah perbe­daan. Dalam pan­dan­gan­nya, pelestar­i­an budaya lokal adalah ben­tuk nya­ta dari rasa cin­ta tanah air dan upaya men­ja­ga iden­ti­tas nasion­al di era mod­ern.

  20 Tahun Jadi Satpam Honorer, Pak Tiar Kini Resmi Pakai Seragam Dishub: Tangis Haru Warnai Perpisahan di SMPN 2 Luwuk

“Keber­aga­man ini tidak hanya men­ja­di iden­ti­tas nasion­al, tetapi juga berper­an pent­ing dalam mem­perku­at per­sat­u­an dan kesat­u­an bangsa,” lan­jut Per­wira Menen­gah TNI AD lulu­san Akade­mi Militer 1998 itu.

Menu­rut­nya, seti­ap daer­ah memi­li­ki ciri khas budaya yang mencer­minkan kear­i­fan lokal. Keti­ka semua unsur itu dira­jut bersama dalam bingkai keb­hinekaan, maka bangsa Indone­sia akan semakin kuat dan tidak mudah ter­pec­ah oleh perbe­daan.

“Budaya adalah warisan dari para pen­dahu­lu kita. Melestarikan­nya berar­ti meng­har­gai nilai-nilai luhur dan meneruskan seman­gat kebangsaan yang mere­ka per­juangkan,” ujarnya penuh mak­na.

  Polda Sulut Bangun Iman, Bina Mental Personel Tiap Kamis

Acara Suroan kali ini men­ja­di sim­bol kuat beta­pa budaya mam­pu meny­atukan masyarakat lin­tas usia, latar belakang, bahkan pro­fe­si. Dari anak-anak hing­ga orang tua, semua larut dalam suasana khid­mat dan semarak tra­disi.

Den­gan tema pelestar­i­an budaya seba­gai sarana mem­perku­at karak­ter bangsa, Gelar Budaya Suroan tidak hanya men­ja­di per­tun­jukan seni, tapi juga ruang edukasi dan pem­ben­tukan karak­ter masyarakat. Dan­rem Untoro pun berharap agar kegiatan seper­ti ini terus dige­lar secara berke­lan­ju­tan.

“Ini buk­ti bah­wa kita bisa bersatu melalui budaya. Mari kita jaga bersama warisan ini demi masa depan bangsa,” tutup­nya. (Ahm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *