Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Duka di Fly Over UMSB Aur: Kecelakaan Motor dan Mobil Lukai Dua Warga

680
×

Duka di Fly Over UMSB Aur: Kecelakaan Motor dan Mobil Lukai Dua Warga

Sebarkan artikel ini

Bukit­ting­gi, SniperNew.id – Sab­tu siang, 20 Sep­tem­ber 2025, suasana lalu lin­tas di kawasan fly over depan Kam­pus Uni­ver­si­tas Muham­madiyah Sumat­era Barat (UMSB) Aur men­dadak mencekam. Sek­i­tar pukul 14.15 WIB, sebuah insi­d­en kece­lakaan lalu lin­tas ter­ja­di dan lang­sung menyi­ta per­ha­t­ian masyarakat setem­pat. Peri­s­ti­wa ini meli­batkan satu unit mobil dan sebuah sepe­da motor yang dik­endarai dua orang.

Berdasarkan infor­masi yang dibagikan akun media sosial info_lintassumbar dan diku­tip dari ung­ga­han @sudutbukittinggi, kece­lakaan beraw­al saat sebuah sepe­da motor yang melin­tas di jalur padat kawasan fly over diduga bers­ing­gun­gan den­gan sebuah mobil. Reka­man video amatir dari war­ga yang bera­da di lokasi menun­jukkan suasana panik pas­ca tabrakan. Dua pen­gen­dara motor ter­li­hat tergele­tak di jalan den­gan kon­disi luka cukup serius.

Beber­a­pa sak­si mata menye­but, ben­tu­ran cukup keras ter­ja­di sehing­ga pen­gen­dara motor ter­pen­tal ke badan jalan. Dalam reka­man yang beredar, kor­ban ter­li­hat tidak dap­at berdiri dan men­gala­mi kesak­i­tan hebat. Diduga, salah satu dari mere­ka men­gala­mi patah tulang.

Peri­s­ti­wa ini meli­batkan dua pihak uta­ma:

1. Pen­gen­dara sepe­da motor yang berjum­lah dua orang. Iden­ti­tas ked­u­anya hing­ga saat ini belum diu­mumkan secara res­mi. Dari reka­man ter­li­hat, ked­u­anya adalah laki-laki muda.

  Serangan Laron di Jembatan Papar Kediri: Pengendara Diminta Waspada

2. Penge­mu­di mobil yang ter­li­bat ben­tu­ran. Infor­masi detail men­ge­nai iden­ti­tas penge­mu­di mobil juga masih dalam pros­es klar­i­fikasi oleh pihak berwe­nang.

Sejum­lah war­ga dan peng­gu­na jalan yang kebe­tu­lan melin­tas berhen­ti untuk mem­berikan per­to­lon­gan per­ta­ma kepa­da kor­ban. Dalam video yang dibagikan, tam­pak beber­a­pa orang berusa­ha mene­nangkan kor­ban ser­ta menghubun­gi layanan daru­rat.

Insi­d­en ter­ja­di pada Sab­tu, 20 Sep­tem­ber 2025 pukul 14.15 WIB. Wak­tu terse­but adalah jam sibuk akhir pekan, keti­ka lalu lin­tas di sek­i­tar kawasan UMSB Aur cukup ramai oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Lokasi kece­lakaan bera­da di depan Kam­pus Uni­ver­si­tas Muham­madiyah Sumat­era Barat (UMSB) Aur, tepat­nya di dekat fly over kawasan terse­but. Fly over ini meru­pakan salah satu jalur pent­ing di Kota Bukit­ting­gi kare­na menghubungkan beber­a­pa titik kera­ma­ian kota. Tak her­an, peri­s­ti­wa ini men­ja­di per­ha­t­ian besar war­ga yang melin­tas.

Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, belum ada keteran­gan res­mi terkait penye­bab uta­ma kece­lakaan. Polisi lalu lin­tas masih melakukan penye­lidikan dan mengumpulkan keteran­gan sak­si. Namun, ada dugaan awal bah­wa fak­tor kelala­ian atau kurangnya kehati-hat­ian antara pen­gen­dara mobil dan motor turut memicu ter­jadinya tabrakan.

Selain itu, kon­disi lalu lin­tas yang padat, dita­m­bah area fly over yang relatif sem­pit untuk manu­ver, ser­ing men­ja­di titik rawan kece­lakaan. Beber­a­pa war­ga yang dite­mui di sek­i­tar lokasi men­gatakan bah­wa kawasan terse­but memang ker­ap ter­ja­di insi­d­en, teruta­ma pada jam sibuk.

Sete­lah keja­di­an, masyarakat sek­i­tar lang­sung mem­berikan per­to­lon­gan. Reka­man video menun­jukkan war­ga mengevakuasi kor­ban ke ping­gir jalan sam­bil menung­gu petu­gas berwe­nang datang. Ked­ua kor­ban yang meru­pakan pen­gen­dara motor kemu­di­an dibawa ke rumah sak­it ter­dekat untuk men­da­p­atkan per­awatan medis inten­sif.

  Akibat Konsleting Listrik, Rumah Produksi Mebel Terbakar

Hing­ga sore hari, pihak kepolisian setem­pat masih belum mem­berikan keteran­gan res­mi terkait kon­disi terki­ni kor­ban maupun kro­nolo­gi lengkap kece­lakaan. Infor­masi semen­tara yang beredar menye­butkan, kor­ban men­gala­mi luka serius, ter­ma­suk dugaan patah tulang.

Ung­ga­han video keja­di­an ini di media sosial lang­sung ramai men­da­p­at respons dari war­ganet. Banyak yang menyam­paikan doa agar para kor­ban segera pulih. Tidak sedik­it pula yang mengin­gatkan pent­ingnya berhati-hati saat melin­tas di kawasan rawan kece­lakaan, teruta­ma di sek­i­tar kam­pus dan fly over yang padat lalu lin­tas.

Komen­tar war­ganet meny­oroti dua hal uta­ma:

1. Kewas­padaan pen­gen­dara. Banyak peng­gu­na jalan diin­gatkan untuk selalu men­ja­ga jarak, mem­per­hatikan kecepatan, ser­ta lebih berhati-hati pada jam sibuk.

2. Per­an pemer­in­tah daer­ah. Seba­gian neti­zen mem­inta adanya eval­u­asi dan per­baikan pada jalur fly over UMSB Aur agar tidak terus men­ja­di titik rawan kece­lakaan.

Hing­ga beri­ta ini dit­ulis, pihak kepolisian belum mem­berikan keteran­gan res­mi terkait penye­bab maupun pihak yang pal­ing bertang­gung jawab dalam insi­d­en ini. Infor­masi yang beredar baru berasal dari reka­man war­ga yang bera­da di lokasi. Oleh kare­na itu, selu­ruh detail kro­nolo­gi masih bersi­fat semen­tara dan menung­gu klar­i­fikasi dari aparat berwe­nang.

Dalam peri­s­ti­wa seper­ti ini, penye­baran infor­masi melalui media sosial ker­ap berlang­sung cepat. Namun masyarakat diim­bau untuk tetap berhati-hati dalam mem­bagikan reka­man atau foto kor­ban, demi men­ja­ga pri­vasi dan marta­bat mere­ka. Media sosial memang efek­tif dalam menye­barkan infor­masi daru­rat, tetapi eti­ka tetap per­lu dijun­jung ting­gi.

  Kabel Semrawut di Bali Disorot Warganet

Kece­lakaan di fly over UMSB Aur men­ja­di pengin­gat kem­bali beta­pa pent­ingnya disi­plin dalam berk­endara. Beber­a­pa poin yang dap­at dipetik dari insi­d­en ini antara lain:

Gunakan per­lengka­pan kese­la­matan. Helm stan­dar nasion­al wajib digu­nakan untuk melin­dun­gi kepala dari ben­tu­ran keras.

Kenda­likan kecepatan. Jalan padat, teruta­ma di kawasan kam­pus, mem­bu­tuhkan kehati-hat­ian ekstra.

Hor­mati sesama peng­gu­na jalan. Mem­beri pri­or­i­tas dan men­ja­ga jarak dap­at men­gu­ran­gi risiko kece­lakaan.

Per­an pemer­in­tah daer­ah. Per­lu adanya ram­bu tam­ba­han, lam­pu pen­gatur lalu lin­tas, atau mar­ka jalan yang lebih jelas untuk mence­gah insi­d­en beru­lang.

Kece­lakaan lalu lin­tas yang ter­ja­di pada Sab­tu, 20 Sep­tem­ber 2025 di depan Kam­pus UMSB Aur Bukit­ting­gi menam­bah daf­tar pan­jang kasus kece­lakaan di jalur padat perko­taan. Peri­s­ti­wa ini meli­batkan mobil dan sepe­da motor, ser­ta men­gak­i­batkan dua orang pen­gen­dara motor men­gala­mi luka serius.

Hing­ga kini, masyarakat masih menung­gu keteran­gan res­mi dari pihak kepolisian terkait kro­nolo­gi dan penan­ganan kor­ban. Peri­s­ti­wa ini men­ja­di pengin­gat bagi semua pihak—baik pen­gen­dara maupun otoritas—untuk lebih serius mem­per­hatikan kese­la­matan di jalan raya.

Catatan Redak­si:
Beri­ta ini dis­usun berdasarkan infor­masi semen­tara yang diper­oleh dari ung­ga­han akun info_lintassumbar di plat­form Threads, mengutip sum­ber @sudutbukittinggi, ser­ta reka­man video yang diung­gah oleh akun @jk_resto.cafe. Infor­masi lebih lan­jut akan diper­barui sete­lah adanya keteran­gan res­mi dari pihak berwe­nang. (Abd)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *