Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Drumband MTsN 7 Sungai Bahar Terganggu Saat Tampil di Acara HUT RI

166
×

Drumband MTsN 7 Sungai Bahar Terganggu Saat Tampil di Acara HUT RI

Sebarkan artikel ini

Sun­gai Bahar, SniperNew.id – Penampi­lan drum­band Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Sun­gai Bahar, Kabu­pat­en Muaro Jam­bi, men­dadak ter­hen­ti saat sedang berlang­sung di hala­man pen­dopo Unit 4 Keca­matan Sun­gai Bahar. Insi­d­en ini ter­ja­di keti­ka rom­bon­gan siswa ten­gah mem­berikan penampi­lan ter­baik mere­ka dalam rang­ka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Repub­lik Indone­sia, Rabu (20/08/2025).

Menu­rut infor­masi yang beredar, suasana yang sem­u­la berlang­sung khid­mat dan penuh seman­gat berubah men­ja­di keke­ce­waan. Hal itu dipicu oleh ulah pani­tia acara yang secara tiba-tiba memu­tar musik lagu ulang tahun melalui pengeras suara den­gan vol­ume san­gat keras. Situ­asi ini mem­bu­at penampi­lan drum­band ter­gang­gu dan kon­sen­trasi para anggota pec­ah sehing­ga tidak dap­at melan­jutkan atrak­si.

Berdasarkan keteran­gan yang dihim­pun, penampi­lan drum­band MTsN 7 Sun­gai Bahar sudah diper­si­ap­kan den­gan matang. Para siswa yang ter­gabung dalam kelom­pok drum­band terse­but tampil den­gan penuh seman­gat, menun­jukkan keter­ampi­lan bermain alat musik perkusi, tiup, hing­ga baris-berbaris yang ter­latih.

Namun, belum lama mere­ka unjuk kebole­han, tiba-tiba pani­tia pelak­sana acara mem­per­den­garkan musik lain dari speak­er uta­ma. Lagu yang diputar bukan meru­pakan bagian dari rangka­ian penampi­lan drum­band, melainkan lagu ulang tahun yang diputar den­gan vol­ume ting­gi.

  Bupati Pesawaran Resmi Lepas Peserta Perlombaan Muktamad RMI Tingkat Provinsi Lampung

Kon­disi ini son­tak menim­bulkan kebin­gun­gan di antara para pemain drum­band. Suara musik dari speak­er pani­tia men­dom­i­nasi, sehing­ga ketukan drum dan tiu­pan terompet tak lagi ter­den­gar jelas. Penon­ton pun mulai bertanya-tanya, bahkan beber­a­pa ter­li­hat menyayangkan keja­di­an terse­but.

Aki­bat situ­asi itu, para anggota drum­band kehi­lan­gan kon­sen­trasi. For­masi yang sebelum­nya rapi berubah tidak terk­endali. Tan­pa sem­pat menye­le­saikan atraksinya, kelom­pok drum­band ter­pak­sa menghen­tikan penampi­lan lebih awal dan meny­ingkir dari are­na per­tun­jukan.

Insi­d­en ini mening­galkan rasa kece­wa men­dalam bagi para siswa yang sudah berlatih keras untuk mem­per­si­ap­kan penampi­lan terse­but. Tidak sedik­it di antara mere­ka yang meni­tikkan air mata lan­taran upaya pan­jang yang telah dilakukan beru­jung pada kega­galan tampil mak­si­mal di hada­pan masyarakat.

Sejum­lah wali murid dan penon­ton yang hadir juga menyayangkan kurangnya koor­di­nasi pani­tia dalam men­gatur jalan­nya acara. Seharus­nya, penampi­lan siswa diberikan ruang yang cukup tan­pa ada gang­guan tek­nis ataupun kesala­han tek­nis dari pihak penye­leng­gara.

“Anak-anak itu sudah lati­han lama. Mestinya pani­tia bisa meng­har­gai jer­ih payah mere­ka. Sayang sekali penampi­lan­nya jadi tidak sele­sai,” ujar salah seo­rang wali murid yang eng­gan dise­but namanya.

Semen­tara itu, beber­a­pa war­ga berharap agar ke depan pani­tia lebih berhati-hati dan pro­fe­sion­al dalam men­gatur acara, khusus­nya dalam momen­tum pent­ing seper­ti peringatan HUT RI yang selalu men­ja­di ajang unjuk kreativ­i­tas dan seman­gat anak muda di daer­ah.

  Muslok IX ORARI Pringsewu Disorot Netizen Media Sosial

Peringatan Hari Kemerdekaan Repub­lik Indone­sia seti­ap tahun­nya selalu men­ja­di momen keber­samaan dan wadah aktu­al­isasi kreativ­i­tas gen­erasi muda. Kegiatan drum­band, pawai, hing­ga berba­gai per­lom­baan adalah bagian tak ter­pisahkan dari semarak 17 Agus­tus. Oleh kare­na itu, seti­ap detail acara seharus­nya dikelo­la den­gan baik agar ber­jalan lan­car dan mem­beri kesan posi­tif bagi semua pihak.

Keja­di­an yang menim­pa drum­band MTsN 7 Sun­gai Bahar menun­jukkan pent­ingnya pro­fe­sion­al­isme pani­tia dalam men­gelo­la jalan­nya acara. Sebuah kesala­han kecil, seper­ti pemu­taran musik yang tidak sesuai wak­tu, bisa berdampak besar ter­hadap men­tal peser­ta, khusus­nya para siswa yang masih beru­sia rema­ja dan sedang bela­jar tampil per­caya diri di depan umum.

Selain itu, pani­tia juga per­lu mema­ha­mi bah­wa seti­ap peser­ta yang tampil telah meng­habiskan banyak wak­tu untuk lati­han. Meng­har­gai penampi­lan mere­ka berar­ti mem­beri kesem­patan penuh hing­ga sele­sai, tan­pa gang­guan yang dap­at merusak kon­sen­trasi maupun seman­gat.

Insi­d­en ini hen­daknya men­ja­di pela­jaran berhar­ga bagi semua pihak yang ter­li­bat dalam penye­leng­garaan kegiatan kemerdekaan di berba­gai daer­ah. Diper­lukan komu­nikasi yang baik antara pani­tia, peser­ta, dan pihak seko­lah agar tidak ter­ja­di kesalah­pa­haman maupun gang­guan tek­nis yang merugikan peser­ta.

  BRI Kantor Cabang Perdagangan Salurkan Bantuan Bencana Alam untuk Warga Desa Gambus Laut dan Desa Perupuk

Bagi siswa MTsN 7 Sun­gai Bahar, pen­gala­man ini ten­tu men­ja­di ujian men­tal. Meskipun penampi­lan mere­ka ter­hen­ti di ten­gah jalan, seman­gat yang ditun­jukkan tetap patut diapre­si­asi. Lati­han keras dan keberan­ian tampil di hada­pan pub­lik adalah modal pent­ing untuk mem­ban­gun keper­cayaan diri gen­erasi muda.

Masyarakat juga dihara­p­kan tetap mem­berikan dukun­gan moral kepa­da para siswa, agar mere­ka tidak berke­cil hati dan tetap berse­man­gat untuk kem­bali tampil di kesem­patan lain. Dukun­gan dari orang tua, guru, dan lingkun­gan sek­i­tar akan san­gat berar­ti bagi perkem­ban­gan men­tal ser­ta keter­ampi­lan anak-anak.

Insi­d­en ter­hentinya penampi­lan drum­band MTsN 7 Sun­gai Bahar aki­bat kesala­han tek­nis pani­tia pelak­sana HUT RI di Keca­matan Sun­gai Bahar men­ja­di sorotan banyak pihak. Keja­di­an ini seharus­nya tidak ter­ja­di jika koor­di­nasi ber­jalan den­gan baik.

Seman­gat peringatan Hari Kemerdekaan seharus­nya men­ja­di momen­tum per­sat­u­an, peng­har­gaan, dan semarak keber­samaan. Semua pihak yang ter­li­bat dalam penye­leng­garaan acara dihara­p­kan dap­at lebih bijak dan pro­fe­sion­al sehing­ga keja­di­an seru­pa tidak teru­lang di masa men­datang.

Meskipun demikian, para siswa yang ter­gabung dalam drum­band MTsN 7 Sun­gai Bahar tetap layak men­da­p­at apre­si­asi atas usa­ha, ker­ja keras, dan keberan­ian mere­ka dalam menampilkan karya ter­baiknya. Keja­di­an ini hen­daknya tidak menyu­rutkan seman­gat mere­ka, melainkan men­ja­di pen­gala­man berhar­ga untuk tampil lebih baik di masa depan.

Edi­tor: (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *