Pesisir Barat, SniperNew.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) menggelar audiensi bersama Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Koordinator Wilayah Pesibar, Selasa, 5 Agustus 2025. Pertemuan ini berlangsung di ruang wartawan, lantai 1 Gedung A, kompleks perkantoran Pemkab Pesibar, Kecamatan Pesisir Tengah.
Audiensi ini menjadi wadah komunikasi strategis antara pemerintah daerah dan insan pers dalam upaya mendorong kemajuan sektor pariwisata lokal melalui peran media massa. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kominfotiksan, Suryadi, S.I.P., M.M., Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi, Dipron Aripin, S.H., serta Ketua FPII Korwil Pesibar, Hafzi, S.Pd., M.M., beserta jajaran anggotanya.
Dalam sambutannya, Kadis Kominfotiksan Suryadi menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terbangun antara pemerintah dan FPII. Ia menekankan pentingnya publikasi sebagai ujung tombak dalam memperkenalkan potensi wisata Pesibar ke khalayak luas.
“Potensi sektor wisata di daerah kita ini sudah cukup dikenal, baik oleh wisatawan mancanegara maupun lokal. Namun masih diperlukan kerja sama lebih masif dalam hal publikasi agar kunjungan wisatawan terus meningkat,” ujar Suryadi.
Ia menambahkan, sejumlah objek wisata unggulan di Pesisir Barat sudah menjadi magnet wisata yang menarik perhatian, seperti Pantai Labuhan Jukung, Pantai Ilahan, Pantai Mandiri, Air Terjun Way Karang, Batu Tihang, serta beberapa lokasi lainnya yang menyimpan keindahan alam luar biasa.
“Jika kita dapat bersama-sama mempromosikan potensi ini melalui media cetak, online, dan televisi, maka hal tersebut akan berdampak langsung pada peningkatan kunjungan wisatawan dan tentu saja meningkatkan pendapatan daerah,” lanjutnya.
Suryadi juga mengajak FPII sebagai organisasi pers independen untuk ikut berperan aktif menyebarluaskan informasi tentang pariwisata. Ia menilai, sinergi ini tidak hanya akan menguntungkan sektor pariwisata, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pers dalam pembangunan daerah secara menyeluruh.
“Saya berharap seluruh anggota FPII Pesibar bisa konsisten mendukung pengembangan sektor wisata ini, baik melalui pemberitaan media cetak, online, maupun streaming TV. Dengan demikian, wisatawan akan lebih mudah mengenal serta tertarik datang ke destinasi wisata yang ada di Kabupaten Pesisir Barat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua FPII Korwil Pesibar, Hafzi, S.Pd., M.M., menyambut positif inisiatif Diskominfo dalam menjalin kemitraan dengan FPII. Ia menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung segala bentuk publikasi yang dapat meningkatkan eksistensi pariwisata di Bumi Para Sai Batin dan Ulama ini.
“Kami dari FPII Pesibar siap mendukung penuh segala bentuk publikasi destinasi wisata daerah, baik melalui media cetak, online maupun TV streaming. Ini menjadi bagian dari kontribusi kami terhadap kemajuan daerah dan kesuksesan program-program pemerintah, khususnya di sektor pariwisata,” ucap Hafzi.
Ia juga menyampaikan komitmen organisasi yang dipimpinnya untuk terus menjalin komunikasi yang intens dengan Diskominfo serta perangkat daerah terkait lainnya, agar arah dan strategi publikasi ke depan bisa lebih terukur dan tepat sasaran.
Audiensi ini berlangsung dalam suasana yang penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Setelah sesi dialog dan tanya jawab, acara ditutup dengan doa bersama serta makan siang yang diikuti oleh seluruh peserta audiensi.
Pertemuan ini tidak hanya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers, tetapi juga menjadi momentum penting dalam menguatkan narasi pembangunan Pesibar di mata publik. Keterlibatan FPII sebagai mitra strategis pemerintah diharapkan mampu membawa semangat baru dalam pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan.
Dengan potensi wisata yang begitu besar, serta dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat, termasuk insan pers, Kabupaten Pesisir Barat diyakini mampu menjelma menjadi destinasi unggulan di Provinsi Lampung bahkan nasional. Peningkatan publikasi yang konsisten dan profesional akan menjadi salah satu kunci sukses dalam mewujudkan hal tersebut.
FPII sebagai forum jurnalis yang menjunjung tinggi independensi dan integritas, diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi-informasi positif yang membangun citra daerah. Kolaborasi antara pemerintah dan media pun diyakini mampu mempercepat langkah Kabupaten Pesisir Barat menuju kemajuan di berbagai sektor, khususnya pariwisata sebagai sektor unggulan.
Acara audiensi ini pun menjadi bukti nyata bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan semua pihak. Dengan bersatu dan bekerja sama, Pesibar bisa menjadi destinasi wisata yang tak hanya dikenal, tetapi juga dibanggakan.
Laporan: (Sufiyawan)













