Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita TNI

Dari Reruntuhan ke Harapan: Rumah Suhono Berdiri Kokoh Lewat TMMD ke-127

65
×

Dari Reruntuhan ke Harapan: Rumah Suhono Berdiri Kokoh Lewat TMMD ke-127

Sebarkan artikel ini
Personel Satgas TMMD ke-127 bersama warga bergotong royong menyelesaikan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Tanjung Rejo, Way Khilau, Pesawaran, Senin (2/3/2026).

PESAWARAN, SNIPERNEW.id — Hara­pan Suhono (60), war­ga Desa Tan­jung Rejo, Keca­matan Way Khi­lau, Kabu­pat­en Pesawaran, untuk memi­li­ki hun­ian yang layak akhirnya ter­wu­jud melalui pro­gram Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TNI Manung­gal Mem­ban­gun Desa (TMMD) ke-127 yang dilak­sanakan Kodim 0421/Lampung Sela­tan.

Pro­gram terse­but meru­pakan bagian dari TMMD yang diga­gas TNI seba­gai ben­tuk sin­er­gi lin­tas sek­tor dalam per­cepatan pem­ban­gu­nan di wilayah pedesaan, khusus­nya bagi masyarakat kurang mam­pu. Berdasarkan keteran­gan yang dihim­pun di lokasi pada Senin (2/3/2026), rumah Suhono telah diny­atakan ram­pung dan siap huni.

Suhono dike­tahui hidup sebatang kara. Sebelum­nya, ia men­em­pati rumah kayu yang sudah lapuk dan tidak lagi layak. Kon­disi ban­gu­nan yang kero­pos mem­bu­at­nya rentan roboh saat diter­pa angin ken­cang dan hujan deras.

  Gas Pol Bangun IKN: Cerita Hangat di Balik Sosok Pak Bas

“Saya sebatang kara, rumah­nya memang sudah tua. Wak­tu angin ken­cang dan hujan deras kemarin, rumah saya roboh,” ujar Suhono den­gan nada lir­ih saat dite­mui usai ser­ah ter­i­ma rumah.

Ia menu­turkan, peri­s­ti­wa terse­but mem­bu­at­nya sem­pat khawatir tidak memi­li­ki tem­pat bert­e­duh yang aman. Namun melalui pro­gram RTLH dalam TMMD ke-127, rumah­nya diban­gun kem­bali den­gan kon­struk­si yang lebih kokoh dan layak huni.

Pro­gram TMMD ke-127 ini dilak­sanakan oleh Kodim 0421/Lampung Sela­tan seba­gai bagian dari komit­men TNI dalam mem­ban­tu pemer­in­tah daer­ah mem­per­cepat pem­ban­gu­nan infra­struk­tur ser­ta meningkatkan kese­jahter­aan masyarakat.

Meli­hat kon­disi Suhono yang mem­bu­tuhkan ban­tu­an, Sat­gas TMMD men­gusulkan pem­ban­gu­nan kem­bali rumah­nya melalui ske­ma RTLH. Pros­es pem­ban­gu­nan dilakukan secara gotong roy­ong oleh per­son­el TNI bersama war­ga setem­pat.

Koman­dan Sat­gas TMMD dalam keteran­gan­nya menyam­paikan bah­wa pro­gram RTLH tidak hanya berfokus pada pem­ban­gu­nan fisik, tetapi juga mem­perku­at seman­gat keber­samaan antara TNI dan masyarakat.

  Gus Ipul Gas Pol DTSESN di Jombang

“Melalui TMMD, kami beru­paya hadir di ten­gah masyarakat, khusus­nya yang mem­bu­tuhkan ban­tu­an. Pem­ban­gu­nan RTLH ini dihara­p­kan dap­at mem­berikan rasa aman dan nya­man bagi pener­i­ma man­faat,” ujarnya.

Suhono menyam­paikan rasa syukur dan ter­i­ma kasih atas kepedu­lian yang diberikan. Ia berharap rumah yang kini ditem­patinya dap­at men­ja­di tem­pat ting­gal yang aman dan mem­bawa keberka­han.

“Rasa syukur dan ter­i­ma kasih saya ucap­kan kepa­da semua yang telah mem­ban­tu. Semoga mem­bawa berkah untuk kita semua,” katanya.

Selain rumah Suhono, beber­a­pa unit RTLH lain­nya juga dalam tahap penye­le­sa­ian. Rumah milik Khoir­ul Anwar saat ini mema­su­ki pros­es penge­catan dind­ing seba­gai taha­pan akhir sebelum ditem­pati. Semen­tara itu, rumah Bapak Ngadi­no ten­gah dalam tahap pen­guatan struk­tur melalui pengec­o­ran sloof atas ser­ta pemasan­gan kusen pin­tu dan jen­dela.

Ada­pun rumah Ibu Yus­mawati bersama Bapak Heri sedang dalam pros­es plester dind­ing dan pemasan­gan kusen seba­gai per­si­a­pan menu­ju tahap akhir pem­ban­gu­nan. Sedan­gkan rumah Ibu Siti Ham­di­ah telah mema­su­ki tahap pen­ga­cian dind­ing luar untuk mer­atakan dan mem­perku­at per­mukaan sebelum dilakukan penge­catan.

  SPPG Rp500 Juta per Hari, 93% Anggaran BGN Mengalir ke Daerah

Selu­ruh pros­es pem­ban­gu­nan dilakukan secara transparan dan meli­batkan par­tisi­pasi aktif war­ga sek­i­tar. Gotong roy­ong men­ja­di ciri uta­ma pelak­sanaan TMMD, sekali­gus mem­per­erat hubun­gan sosial antar­war­ga.

Pemer­in­tah daer­ah setem­pat menyam­but baik pro­gram ini dan meni­lai TMMD seba­gai ben­tuk kolab­o­rasi nya­ta antara TNI dan masyarakat dalam men­jawab kebu­tuhan dasar war­ga, teruta­ma di wilayah pedesaan.

Den­gan sele­sainya pem­ban­gu­nan rumah Suhono, pro­gram RTLH TMMD ke-127 dihara­p­kan mam­pu mem­berikan dampak berke­lan­ju­tan, tidak hanya dalam aspek fisik ban­gu­nan, tetapi juga dalam meningkatkan kual­i­tas hidup masyarakat pener­i­ma man­faat.

Melalui pen­dekatan kolab­o­ratif dan seman­gat pengab­di­an, TMMD ke-127 men­ja­di salah satu upaya konkret dalam meng­hadirkan hun­ian yang lebih layak, aman, dan manu­si­awi bagi war­ga yang mem­bu­tuhkan di Kabu­pat­en Pesawaran.

(Fahrul Rozi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *