Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Bantuan BOSBerita Daerah

Chat Singkat, Polemik Panjang

60
×

Chat Singkat, Polemik Panjang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi jurnalis menelaah pesan WhatsApp terkait dugaan penanganan Tipikor atas sorotan Dana BOS di sebuah SMA, di tengah polemik transparansi dan klarifikasi instansi terkait.

PRINGSEWU, SNIPERNEW.id – Sebuah pesan What­sApp yang diteruskan oleh Kepala Cabang Dinas Pen­didikan (Kacab­din) Wilayah Kabu­pat­en Pringsewu memu­nculkan tan­da tanya di kalan­gan jur­nalis yang ter­gabung dalam DPC Komite Wartawan Refor­masi Indone­sia (KWRI). Pesan terse­but berbun­yi, “Iya, bahkan gx PP abang bilang, pen­gad­u­an kalian udah disikapi Tipikor yg keseko­lah dan sudah sele­sai, gt.”

Pesan singkat itu diteruskan kepa­da jur­nalis tan­pa pen­je­lasan tam­ba­han men­ge­nai mak­sud maupun sum­ber awal per­caka­pan. Upaya kon­fir­masi yang dilakukan kepa­da Kacab­din untuk mem­inta klar­i­fikasi terkait sub­stan­si pesan ser­ta iden­ti­tas pen­gir­im awal belum men­da­p­atkan jawa­ban hing­ga beri­ta ini ditayangkan.

Sejum­lah jur­nalis meni­lai, pesan terse­but berpoten­si menim­bulkan persep­si ter­ten­tu, teruta­ma kare­na menye­but adanya penan­ganan oleh aparat tin­dak pidana korup­si (Tipikor) di seko­lah dan dise­but telah “sele­sai”. Namun, belum diper­oleh keteran­gan res­mi dari aparat pene­gak hukum maupun pihak seko­lah terkait kon­teks dan hasil penan­ganan yang dimak­sud dalam pesan terse­but.

  Kondisi Sarana SMAN 1 Pardasuka Jadi Perhatian

Seba­gian pihak men­duga pesan itu dap­at dimak­nai seba­gai ben­tuk respons atas pem­ber­i­taan sebelum­nya men­ge­nai pen­gelo­laan Dana Ban­tu­an Opera­sion­al Seko­lah (BOS) di SMA Negeri 1 Pringsewu tahun anggaran 2024–2025. Mes­ki demikian, dugaan terse­but masih memer­lukan klar­i­fikasi lebih lan­jut dari pihak terkait agar tidak berkem­bang men­ja­di speku­lasi.

Sebelum­nya, redak­si SNIPERNEW.id mem­ber­i­takan bah­wa pen­gelo­laan Dana BOS untuk pemeli­haraan sarana dan prasarana di seko­lah terse­but men­u­ai sorotan pub­lik. Berdasarkan data pagu anggaran yang dihim­pun redak­si, real­isasi dana pemeli­haraan tahun 2024 terba­gi dalam dua tahap, yakni Rp119.090.350 pada Tahap I dan Rp224.921.420 pada Tahap II. Semen­tara pada tahun 2025, Tahap I ter­catat Rp175.368.200 dan Tahap II sebe­sar Rp160.889.000.

Total aku­mu­lasi anggaran dalam dua tahun itu men­ca­pai ratu­san juta rupi­ah yang bersum­ber dari Dana BOS. Besarnya nom­i­nal terse­but memu­nculkan per­tanyaan pub­lik men­ge­nai rin­cian kegiatan pemeli­haraan yang dilak­sanakan ser­ta mekanisme pen­gawasan yang men­ja­di kewe­nan­gan Cabang Dinas Pen­didikan Wilayah Kabu­pat­en Pringsewu.

  Evaluasi Kinerja Kacabdin Pringsewu Meningkat, LSM HAMMER Desak Klarifikasi Pengelolaan Dana BOS SMAN 1 Pringsewu

Dalam surat kon­fir­masi res­mi yang dikir­imkan redak­si kepa­da pihak terkait, dia­jukan sejum­lah per­tanyaan sub­stan­tif, antara lain dasar hukum peng­gu­naan anggaran, rin­cian tek­nis kegiatan, mekanisme pen­gawasan inter­nal dan ekster­nal, ser­ta akses ter­hadap doku­men peren­canaan dan lapo­ran per­tang­gung­jawa­ban. Namun, respons yang diter­i­ma dini­lai belum men­jawab selu­ruh pokok per­tanyaan secara rin­ci.

Jawa­ban yang diberikan dise­but lebih men­garahkan kon­fir­masi kepa­da pihak seko­lah tan­pa pen­je­lasan detail men­ge­nai fungsi pen­gawasan cabang dinas. Situ­asi ini memu­nculkan persep­si adanya kelema­han koor­di­nasi dan kurangnya keter­bukaan infor­masi antar-instan­si.

Sorotan juga men­guat kare­na pada peri­ode 2024–2025, jabatan kepala seko­lah dike­tahui dija­bat oleh Pelak­sana Tugas (Plt) yang merangkap seba­gai kepala humas. Rangkap jabatan terse­but menim­bulkan per­tanyaan men­ge­nai efek­tiv­i­tas pen­gen­dalian inter­nal dan tata kelo­la admin­is­trasi.

Menang­gapi hal itu, Sekre­taris Dewan Pimp­inan Pusat Him­punan Aksi Masyarakat Madani Ekono­mi Raky­at (HAMMER), Toyip, menyam­paikan bah­wa transparan­si pen­gelo­laan Dana BOS meru­pakan kewa­jiban hukum sekali­gus moral. Ia meni­lai klar­i­fikasi seharus­nya dis­am­paikan secara ter­bu­ka, rin­ci, dan berba­sis data.

  Data Pendidikan Wakil Wali Kota Tebing Tinggi Disorot, Kelulusan S1 Tak Muncul di PDDikti

Toyip meny­atakan pihaknya beren­cana melayangkan surat klar­i­fikasi res­mi dis­er­tai somasi guna mem­inta pen­je­lasan ter­tulis dan kom­pre­hen­sif men­ge­nai real­isasi Dana BOS tahun 2024–2025. Ia mene­gaskan langkah terse­but meru­pakan bagian dari kon­trol sosial masyarakat ter­hadap peng­gu­naan anggaran pub­lik dan tetap mengede­pankan asas praduga tak bersalah.

Hing­ga beri­ta ini diter­bitkan, belum ter­da­p­at pen­je­lasan rin­ci yang dipub­likasikan secara ter­bu­ka men­ge­nai detail kegiatan pemeli­haraan yang didanai dari BOS sela­ma dua tahun anggaran terse­but. Doku­men peren­canaan maupun lapo­ran audit yang dap­at diak­ses pub­lik juga belum terse­dia secara ter­bu­ka.

Seba­gai bagian dari fungsi pers yang inde­pen­den dan berim­bang, redak­si tetap mem­bu­ka ruang hak jawab dan klar­i­fikasi lan­ju­tan dari Cabang Dinas Pen­didikan Wilayah Kabu­pat­en Pringsewu maupun pihak SMA Negeri 1 Pringsewu. Klar­i­fikasi berba­sis data dan doku­men res­mi dihara­p­kan dap­at men­jawab per­tanyaan pub­lik ser­ta men­ja­ga integri­tas tata kelo­la dana pen­didikan di daer­ah terse­but.

(Penulis: Tim-KWRI.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *