Kota Pekalongan, SniperNew.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pekalongan kembali menggelar kegiatan internal yang bertajuk Jumat Sehati pada Jumat (29/08/2025). Acara ini diisi dengan kegiatan olahraga bersama berupa jogging yang diikuti oleh seluruh jajaran Bawaslu Kota Pekalongan.
Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Kantor Bawaslu Kota Pekalongan, yang berlokasi di Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah. Agenda olahraga bersama ini merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 32 Tahun 2025 tentang penyampaian program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian yang wajib dilaksanakan oleh seluruh Bawaslu, baik di tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
Dalam unggahan akun resmi @bawaslukotapekalongan di platform Threads, Bawaslu Kota Pekalongan menjelaskan bahwa kegiatan Jumat Sehati bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga wadah untuk memperkuat kebersamaan internal serta menumbuhkan semangat kerja kolektif.
“Bawaslu Kota Pekalongan beserta jajaran melaksanakan olahraga jogging Jumat Sehati. Kegiatan ini dalam rangka melaksanakan Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 32 Tahun 2025 tentang penyampaian Program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian di lingkungan Bawaslu, Bawaslu/Panwaslih Provinsi, dan Bawaslu/Panwaslih Kabupaten/Kota. Yuk jaga kesehatan dengan berolahraga,” tulis akun tersebut.
Dengan mengenakan pakaian olahraga seragam, para pegawai dan staf Bawaslu Kota Pekalongan tampak antusias mengikuti kegiatan. Mereka berbaris rapi sebelum memulai sesi jalan sehat dan jogging di sekitar kawasan kantor.
Program Jumat Sehati merupakan salah satu inisiatif baru yang diperkenalkan Bawaslu RI sebagai upaya memperkuat kesehatan fisik dan mental jajaran pengawas pemilu di seluruh Indonesia. Mengingat tugas Bawaslu yang cukup berat, apalagi menjelang tahun-tahun politik seperti Pemilu dan Pilkada, kesehatan dan kebugaran jasmani dianggap sangat penting untuk menunjang kinerja pengawasan.
Selain itu, program ini juga memiliki tujuan mempererat hubungan antarpersonel di internal Bawaslu. Kebersamaan dalam berolahraga diyakini mampu membangun komunikasi yang lebih cair, sehingga sinergi kerja dalam mengawasi tahapan pemilu di lapangan bisa berjalan lebih baik.
Program Jumpa Berlian sendiri memiliki makna sebagai sarana konsolidasi, refleksi, sekaligus membangun budaya kerja yang sehat, berintegritas, dan solid. Keduanya kemudian diwujudkan dalam bentuk kegiatan rutin mingguan setiap hari Jumat.
Pelaksanaan kegiatan ini tidak terlepas dari dinamika politik yang sedang berlangsung di Kota Pekalongan maupun secara nasional. Dengan semakin dekatnya agenda Pilkada Serentak 2024–2025, Bawaslu di tingkat daerah dituntut untuk terus meningkatkan kesiapan, profesionalitas, dan integritas dalam menjalankan fungsi pengawasan.
Kota Pekalongan sendiri merupakan salah satu daerah dengan tingkat partisipasi politik yang cukup tinggi di Provinsi Jawa Tengah. Oleh karena itu, kesiapan Bawaslu Kota Pekalongan menjadi kunci untuk memastikan jalannya pemilu yang jujur, adil, dan demokratis.
Kegiatan Jumat Sehati ini kemudian dimaknai sebagai bentuk persiapan non-teknis yang sama pentingnya dengan persiapan teknis. Dengan tubuh yang sehat, mental yang bugar, serta soliditas kelembagaan yang terjaga, maka pengawasan pemilu diharapkan bisa berjalan dengan lebih maksimal.
Dalam kegiatan tersebut, tampak seluruh anggota dan staf Bawaslu Kota Pekalongan hadir. Mereka tidak hanya berolahraga bersama, tetapi juga mengikuti sesi pengarahan singkat yang diberikan oleh pimpinan.
Pesan yang ditekankan adalah bahwa pengawasan pemilu membutuhkan ketahanan fisik dan mental yang prima. Tugas yang diemban Bawaslu bukan hanya administratif, melainkan juga turun langsung ke lapangan, berinteraksi dengan masyarakat, memantau proses pemungutan suara, hingga melakukan investigasi jika ditemukan dugaan pelanggaran.
Dengan demikian, kegiatan Jumat Sehati bukan sekadar formalitas, melainkan benar-benar bagian dari strategi kelembagaan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang kuat.
Program Jumat Sehati dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Artinya, pada hari yang sama, Bawaslu di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota juga menjalankan kegiatan serupa. Hal ini menunjukkan adanya konsistensi program dari pusat hingga daerah.
Bagi Bawaslu Kota Pekalongan, hal ini menjadi bentuk nyata sinergi dengan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah maupun Bawaslu RI. Dengan mengikuti arahan tersebut, maka standar kesehatan, kebugaran, dan kebersamaan bisa terjaga secara merata di seluruh wilayah.
Dalam konteks kelembagaan negara, kesehatan aparatur sering kali menjadi faktor yang kurang diperhatikan. Padahal, kualitas pengawasan sangat ditentukan oleh kondisi fisik dan mental pengawas itu sendiri.
Melalui Jumat Sehati, Bawaslu ingin memberikan pesan bahwa aparatur negara, khususnya pengawas pemilu, perlu menjaga kesehatannya secara konsisten. Dengan tubuh yang bugar, pengawas pemilu bisa bekerja dengan lebih fokus, teliti, dan cermat.
Selain itu, kegiatan olahraga bersama juga menjadi sarana refreshing dari rutinitas kerja yang padat. Dengan begitu, diharapkan suasana kerja sehari-hari bisa lebih produktif dan menyenangkan.
Meskipun kegiatan ini dilakukan secara internal, unggahan Bawaslu Kota Pekalongan di media sosial mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak netizen yang mendukung kegiatan olahraga bersama ini, bahkan sebagian memberikan komentar motivasi agar jajaran Bawaslu terus menjaga kesehatan demi mengawal demokrasi.
Sebagian warganet juga menilai bahwa kegiatan seperti ini patut dicontoh oleh lembaga pemerintahan lainnya. Menurut mereka, menjaga kesehatan pegawai melalui olahraga rutin akan berdampak positif terhadap pelayanan publik secara keseluruhan.
Dengan adanya kegiatan Jumat Sehati, Bawaslu Kota Pekalongan menunjukkan bahwa mereka tidak hanya fokus pada aspek teknis pengawasan, tetapi juga memperhatikan kesiapan internal. Hal ini menjadi langkah penting menjelang Pilkada Serentak 2024–2025 dan Pemilu legislatif maupun eksekutif di periode berikutnya.
Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan ini menunjukkan bahwa demokrasi tidak hanya berbicara soal aturan main, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang mengawal prosesnya. Sehat jasmani dan rohani menjadi modal utama bagi pengawas pemilu untuk tetap menjaga netralitas, profesionalitas, dan integritas.
Kegiatan Jumat Sehati di Bawaslu Kota Pekalongan, yang dilaksanakan di Kecamatan Pekalongan Barat, Kabupaten/Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, menjadi contoh nyata bagaimana sebuah lembaga negara mengintegrasikan aspek kesehatan dengan tugas pengawasan politik.
Dengan semangat olahraga bersama, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu semakin solid, sehat, dan siap menghadapi tantangan dalam mengawal jalannya pemilu yang bersih dan berintegritas.
Jumat Sehati tidak hanya menjadi agenda olahraga, tetapi juga simbol bahwa Bawaslu siap menjaga demokrasi Indonesia dengan penuh dedikasi. (Redaksi)



















