Berita Daerah

Api Semangat Bible Camp Remaja GKE Muara Teweh Kobarkan Kebersamaan

929
×

Api Semangat Bible Camp Remaja GKE Muara Teweh Kobarkan Kebersamaan

Sebarkan artikel ini

Bar­i­to Utara, SniperNew.id — Suasana penuh sukaci­ta dan seman­gat keber­samaan terasa di hala­man Gere­ja Imanuel, Jalan Pen­dreh, Muara Teweh, Kabu­pat­en Bar­i­to Utara. Sela­ma dua hari, sejak 4 hing­ga 5 Sep­tem­ber 2025, sebanyak 201 rema­ja dari berba­gai majelis resort di Muara Teweh dan Puruk Cahu mengiku­ti Bible Camp SPRP Gere­ja Kali­man­tan Evan­ge­lis (GKE).

Kegiatan ini men­ja­di momen­tum berhar­ga bagi gen­erasi muda gere­ja untuk mem­perdalam iman, menum­buhkan sol­i­dar­i­tas, sekali­gus mem­per­lu­as wawasan hidup bermasyarakat.

Sejak hari per­ta­ma, antu­si­asme peser­ta sudah ter­li­hat jelas. Ratu­san rema­ja datang den­gan penuh seman­gat, men­ge­nakan atribut kelom­pok mere­ka mas­ing-mas­ing. Mere­ka terba­gi ke dalam sepu­luh kelom­pok yang meng­gu­nakan nama para rasul, yakni Simon, Andreas, Yakobus, Yohanes, Fil­i­pus, Bar­tolomeus, Tomas, Matius, Petrus, dan Tadeus.

Seti­ap kelom­pok memi­li­ki yel-yel dan sim­bol keber­samaan, menam­bah war­na dalam jalan­nya kegiatan. Riuh seman­gat yel-yel ter­den­gar bersahut-sahutan, men­cip­takan suasana hangat dan penuh ener­gi posi­tif.

Ket­ua Pani­tia, Velo Febrianto, dalam sambu­tan­nya menyam­paikan rasa syukur men­dalam atas terse­leng­garanya acara terse­but. Ia menekankan bah­wa dukun­gan dari berba­gai pihak, baik donatur maupun pani­tia, men­ja­di kun­ci uta­ma keber­hasi­lan Bible Camp tahun ini.

  Kemensos Bentuk Gugus Tugas Sekolah Rakyat untuk Perkuat Pendidikan dan Putus Rantai Kemiskinan

Puji syukur kepa­da Tuhan Yesus, kare­na dana yang terkumpul bahkan melebi­hi anggaran. Ter­i­ma kasih untuk seman­gat peser­ta dan ker­ja keras 17 pem­bi­na yang men­dampin­gi 201 rema­ja dari berba­gai majelis. Seman­gat adik-adik SPRP mem­bu­at acara ini semakin hidup,” ujarnya penuh haru.

Menu­rut­nya, per­si­a­pan kegiatan sudah dilakukan sejak beber­a­pa bulan lalu den­gan meli­batkan selu­ruh pani­tia. Hasil­nya, kegiatan tidak hanya ber­jalan lan­car, tetapi juga mening­galkan kesan men­dalam bagi semua yang ter­li­bat.

Acara pem­bukaan Bible Camp dilakukan oleh Ket­ua Majelis Peker­ja Har­i­an (MPH) Resort GKE Muara Teweh, Pdt. Edianto, S.Th. Dalam sambu­tan­nya, ia mene­gaskan bah­wa kegiatan ini bukan sekadar perte­muan rohani, tetapi juga wadah pem­ben­tukan karak­ter dan keber­samaan.

Kegiatan ini san­gat posi­tif, melatih ker­ja sama, mem­perku­at kekom­pakan, ser­ta men­ja­di ajang silat­u­rah­mi dan bertukar pemiki­ran antar­rema­ja gere­ja. Hara­pan­nya, pen­gala­man ini bisa diap­likasikan di ten­gah masyarakat luas,” ungkap­nya.

Pesan terse­but men­da­p­at sambu­tan hangat dari para peser­ta. Banyak rema­ja yang men­gaku terin­spi­rasi untuk lebih aktif dalam kegiatan pelayanan gere­ja maupun aktiv­i­tas sosial di lingkun­gan tem­pat ting­gal mere­ka.

Sela­ma dua hari, peser­ta tidak hanya men­da­p­at pem­bi­naan iman melalui renun­gan, doa bersama, dan diskusi Alk­itab, tetapi juga pem­bekalan wawasan yang rel­e­van den­gan kehidu­pan rema­ja.

Pol­res Bar­i­to Utara turut hadir seba­gai nara­sum­ber den­gan menyam­paikan materi men­ge­nai disi­plin berlalu lin­tas, bahaya narko­ba, ser­ta kese­hatan repro­duk­si. Penyam­pa­ian materi ini dilakukan secara inter­ak­tif sehing­ga peser­ta bisa lebih mudah mema­ha­mi.

  Tiga Paslon Bupati Pringsewu Gelar Kampanye Terpisah di Delapan Lokasi, Polres Siapkan Pengamanan Ketat

Materi dari Pol­res san­gat berman­faat. Saya jadi lebih menger­ti ten­tang bahaya narko­ba dan pent­ingnya men­ja­ga diri sejak muda,” ungkap Melisa, salah seo­rang peser­ta dari Majelis Resort Puruk Cahu.

Selain itu, ada pula sesi kon­sel­ing rohani yang mem­berikan ruang bagi rema­ja untuk berba­gi pen­gala­man dan per­gu­mu­lan hidup mere­ka. Kehadi­ran pem­bi­na mem­bu­at suasana semakin akrab dan penuh kehangatan.

Salah satu momen pal­ing ditung­gu adalah acara penyalaan api ung­gun pada malam ked­ua. Hala­man Gere­ja Imanuel dipenuhi ratu­san rema­ja yang duduk mel­ingkar sam­bil menyanyikan lagu rohani dan yel-yel keber­samaan.

Api ung­gun yang menyala men­ja­di sim­bol kobaran seman­gat iman dan per­saudaraan. Suasana haru sekali­gus penuh kegem­bi­raan ter­cip­ta keti­ka seti­ap kelom­pok menampilkan kreativ­i­tas melalui dra­ma singkat, lagu, dan tar­i­an.

Api ung­gun malam ini mengin­gatkan kita bah­wa iman harus terus menyala, sama seper­ti api yang tidak boleh padam. Ini­lah keber­samaan yang harus kita jaga,” tutur salah seo­rang pem­bi­na, Yohana.

Bible Camp kali ini dini­lai berhasil mem­berikan pen­gala­man berhar­ga bagi para peser­ta. Selain men­gasah iman, kegiatan ini juga melatih kemandiri­an, disi­plin, ser­ta kemam­puan bek­er­ja sama dalam kelom­pok.

Menu­rut salah seo­rang pem­bi­na, tan­ta­n­gan gen­erasi muda saat ini tidak hanya soal teknolo­gi dan per­gaulan, tetapi juga bagaimana mere­ka tetap men­ja­ga nilai iman di ten­gah peruba­han zaman. Melalui kegiatan seper­ti ini, rema­ja dia­jak untuk men­e­mukan jati diri dan mem­perku­at fon­dasi rohani mere­ka.

  Polisi Sigap Atasi Kendaraan Mogok Massal di Jalan SM Raja Medan

Beber­a­pa peser­ta men­gaku san­gat terke­san den­gan jalan­nya Bible Camp.

Saya senang bisa ikut. Selain men­da­p­at banyak teman baru, saya juga bela­jar hal-hal pent­ing ten­tang hidup sehat, tert­ib lalu lin­tas, dan bahaya narko­ba. Ini pen­gala­man yang tidak terlu­pakan,” kata Andi, peser­ta dari kelom­pok Yakobus.

Semen­tara itu, peser­ta lain­nya, Lidia dari kelom­pok Matius, menu­turkan bah­wa ia merasa semakin dekat den­gan Tuhan. “Saya merasa iman saya bertam­bah kuat sete­lah ikut renun­gan dan doa bersama. Api ung­gun juga mem­bu­at saya merasa benar-benar bersatu den­gan teman-teman,” ucap­nya den­gan senyum lebar.

Kegiatan Bible Camp SPRP GKE Muara Teweh dihara­p­kan dap­at men­ja­di agen­da rutin yang terus dilak­sanakan seti­ap tahun. Pani­tia juga berharap kegiatan seru­pa bisa dige­lar di tem­pat lain agar semakin banyak rema­ja yang merasakan man­faat­nya.

Bible Camp ini adalah inves­tasi rohani untuk gen­erasi muda gere­ja. Dari sini­lah lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang beri­man teguh dan memi­li­ki kepedu­lian sosial ting­gi,” kata Velo Febrianto.

Dua hari yang penuh sukaci­ta di Gere­ja Imanuel Muara Teweh berakhir den­gan doa penut­up dan pelukan keber­samaan. Para peser­ta pulang mem­bawa pen­gala­man berhar­ga, iman yang semakin kokoh, ser­ta per­saudaraan yang erat.

Api ung­gun yang sem­pat menyala kini memang padam, tetapi seman­gat yang berko­bar di hati 201 rema­ja terse­but diyaki­ni akan terus hidup dan men­ja­di terang bagi sesama.

Penulis/Editor: (Hen­ryanus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *