Berita Daerah

Anwar Hafid Ziarah ke Makam Orang Tua di Morowali, Sebut Tanah Kelahiran Membawa Kedamaian

383
×

Anwar Hafid Ziarah ke Makam Orang Tua di Morowali, Sebut Tanah Kelahiran Membawa Kedamaian

Sebarkan artikel ini

Morowali, SniperNew.id – Seti­ap kali men­je­jakkan kaki di tanah kelahi­ran, Morowali, anggota DPR RI Anwar Hafid selalu mem­u­lai langkah­nya den­gan berziarah ke makam ked­ua orang tuanya. Tra­disi ini ia anggap seba­gai wujud bak­ti sekali­gus pengin­gat bah­wa keber­adaan­nya tak lep­as dari doa dan jasa sang ayah dan ibu, Selasa (19/08/25).

Melalui ung­ga­han di media sosial Threads, akun res­mi Anwar Hafid (@anwarhafid14) menulis pesan yang sarat mak­na. “Seti­ap kali kaki ini men­je­jak Morowali, langkah per­ta­ma yang selalu saya lakukan adalah berziarah ke makam ayah dan ibu ter­cin­ta. Doa yang ter­pan­jatkan di pusara mere­ka men­ja­di pengin­gat, bah­wa saya bukan apa-apa tan­pa mere­ka berd­ua,” tulis­nya.

Anwar Hafid menam­bahkan, Morowali bukan sekadar kam­pung hala­man. Baginya, daer­ah ini adalah tem­pat peri­s­ti­ra­hatan pal­ing nya­man, tem­pat yang mem­bu­at hati terasa damai dan jiwa kem­bali ten­ang. “Dan bagi saya, Morowali bukan hanya kam­pung hala­man, tetapi juga tem­pat isti­ra­hat yang pal­ing nya­man, tem­pat di mana hati terasa damai, dan jiwa kem­bali ten­ang,” lan­jut­nya.

Ung­ga­han itu dis­er­tai video yang merekam momen Anwar Hafid dis­am­but masyarakat Morowali. Dalam reka­man terse­but, tam­pak suasana hangat penuh keakra­ban. War­ga berde­sak-desakan untuk bersala­man, semen­tara Anwar Hafid bersama sejum­lah tokoh lokal mem­bal­as­nya den­gan senyum dan jabat tan­gan.

  CUMA 5 JUTA UDAH PUNYA TANAH? Promo Gila Patok Rizki Property Viral, Warga Berebut Booking!

Acara terse­but berlang­sung di salah satu titik penyambu­tan, yang dihi­asi umbul-umbul dan orna­men khas daer­ah. Tam­pak latar belakang bertuliskan “Bumi Tepe Asa Morowali”, yang mene­gaskan iden­ti­tas daer­ah di mana acara berlang­sung. Kehadi­ran masyarakat yang antu­sias menun­jukkan besarnya per­ha­t­ian dan dukun­gan ter­hadap sosok Anwar Hafid yang memang dike­nal dekat den­gan war­ga.

Anwar Hafid sela­ma ini dike­nal memi­li­ki hubun­gan emo­sion­al kuat den­gan Morowali. Seba­gai tanah kelahi­ran­nya, daer­ah ini selalu men­ja­di tem­pat ia kem­bali untuk mene­nangkan diri di ten­gah kesi­bukan seba­gai wak­il raky­at. Tra­disi berziarah ke makam orang tua bukan hanya sim­bol peng­hor­matan, tetapi juga sum­ber keku­atan batin bagi dirinya.

Ungka­pan itu sekali­gus menun­jukkan nilai budaya yang ken­tal di Sulawe­si Ten­gah, di mana berziarah ke makam leluhur men­ja­di kebi­asaan yang dijun­jung ting­gi. Kegiatan ini diang­gap seba­gai wujud syukur, bak­ti, dan doa yang tak ter­pu­tus bagi mere­ka yang telah men­dahu­lui.

Dalam video ung­ga­han­nya, masyarakat tam­pak menyam­but hangat kedatan­gan Anwar Hafid. Seba­gian war­ga mengabadikan momen terse­but den­gan pon­sel mere­ka, semen­tara yang lain men­gu­lurkan tan­gan untuk bersala­man lang­sung. Anwar Hafid, yang men­ge­nakan keme­ja kotak-kotak dipadukan den­gan syal bermo­tif khas daer­ah, mem­balas den­gan senyum ramah.

Momen ini mem­per­li­hatkan kedekatan per­son­al seo­rang tokoh nasion­al den­gan masyarakat daer­ah. Bukan hanya hadir seba­gai peja­bat negara, tetapi juga seba­gai anak daer­ah yang tak melu­pakan akar dan asal-usul­nya. Sen­tuhan huma­n­is ini­lah yang mem­bu­at sambu­tan masyarakat terasa tulus dan penuh kehangatan.

  Ibu Suweni Diduga Terseret Banjir di Batubulan, Pencarian Dilanjutkan Hari Ini

Selain itu, perny­ataan Anwar Hafid ten­tang Morowali seba­gai tem­pat yang mem­bawa kedama­ian mencer­minkan rasa cin­ta men­dalam pada tanah kelahi­ran. Di ten­gah dinami­ka poli­tik dan kesi­bukan tugas di ibu kota, ia men­gang­gap pulang kam­pung seba­gai cara memulihkan ener­gi dan mene­nangkan jiwa.

Pesan ini juga bisa men­ja­di inspi­rasi bagi gen­erasi muda ten­tang pent­ingnya meng­hor­mati orang tua, men­ja­ga hubun­gan den­gan kam­pung hala­man, dan tidak melu­pakan jati diri meskipun telah meraih posisi atau jabatan ting­gi.

Kegiatan ziarah semacam ini juga men­ja­di sarana reflek­si diri. Dalam doa yang dipan­jatkan di pusara orang tua, sese­o­rang diin­gatkan akan per­jalanan hidup­nya, asal-usul­nya, dan nilai-nilai yang diwariskan kelu­ar­ga. Bagi Anwar Hafid, doa itu adalah pengin­gat bah­wa semua pen­ca­pa­ian yang diraih tak lep­as dari jasa dan restu ked­ua orang tua.

Kehadi­ran masyarakat yang memenuhi lokasi penyambu­tan menun­jukkan bah­wa Anwar Hafid tetap men­da­p­atkan tem­pat istime­wa di hati war­ga Morowali. Banyak war­ga yang ter­li­hat antu­sias, bahkan bere­but untuk sekadar ber­ja­bat tan­gan dan menyam­paikan salam. Situ­asi ini mene­gaskan bah­wa keakra­ban dan kedekatan seo­rang tokoh den­gan masyarakat bukan hanya diban­gun lewat jabatan, tetapi juga lewat sikap ren­dah hati dan keter­bukaan.

Suasana di lokasi penyambu­tan juga tam­pak meri­ah, den­gan latar belakang alam Morowali yang hijau dan rin­dang. Di balik kera­ma­ian, seman­gat keber­samaan dan rasa bang­ga war­ga ter­hadap tanah kelahi­ran mere­ka tam­pak jelas. Sambu­tan ini seakan men­ja­di buk­ti bah­wa nilai kekelu­ar­gaan masih san­gat kuat di daer­ah terse­but.

  PT.Ringo Ringo Gelar Diskusi dan Konsultasi

Dalam ung­ga­han Threads terse­but, tidak dise­butkan agen­da spe­si­fik kun­jun­gan Anwar Hafid di Morowali. Namun, jelas ter­li­hat bah­wa momen pulang kam­pung ini bukan hanya soal kegiatan for­mal, melainkan juga sarana bersi­lat­u­rah­mi dan mem­per­erat hubun­gan den­gan masyarakat.

Perny­ataan Anwar Hafid ten­tang dirinya yang “bukan apa-apa tan­pa orang tua” meru­pakan pesan men­dalam yang patut dicatat. Di ten­gah kehidu­pan pub­lik yang ser­ing penuh sorotan, ungka­pan ini menun­jukkan sisi per­son­al dan keren­da­han hati seo­rang peja­bat pub­lik.

Den­gan mene­gaskan bah­wa Morowali adalah tem­pat yang mem­berikan kete­nan­gan batin, Anwar Hafid tidak hanya berbicara ten­tang kam­pung hala­man, tetapi juga ten­tang mak­na kehidu­pan: meng­hor­mati asal-usul, men­ja­ga hubun­gan kelu­ar­ga, dan selalu bersyukur atas segala yang telah diberikan.

Ung­ga­han ini pun men­u­ai tang­ga­pan posi­tif dari war­ganet. Beber­a­pa komen­tar memu­ji sikap hor­mat Anwar Hafid kepa­da ked­ua orang tuanya dan kedekatan­nya den­gan masyarakat. Hal ini mem­per­li­hatkan bah­wa nilai-nilai luhur seper­ti bak­ti kepa­da orang tua dan cin­ta kam­pung hala­man masih san­gat diapre­si­asi.

Den­gan seman­gat yang sama, kehadi­ran Anwar Hafid di Morowali kali ini tidak hanya sekadar per­jalanan pulang kam­pung, tetapi juga men­ja­di sim­bol ikatan kuat antara seo­rang anak daer­ah den­gan tanah kelahi­ran­nya, ser­ta pengin­gat bagi semua orang ten­tang pent­ingnya meng­hor­mati leluhur dan men­ja­ga hubun­gan den­gan masyarakat tem­pat kita berasal.

Edi­tor: (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *