Berita Viral

Karyawan Bobol ATM RSUD Kayu Agung, Gasak Rp425,4 Juta, Ditangkap Polisi

282
×

Karyawan Bobol ATM RSUD Kayu Agung, Gasak Rp425,4 Juta, Ditangkap Polisi

Sebarkan artikel ini

Sum­sel, SniperNew.id - Aksi nekat seo­rang karyawan perusa­haan pen­gelo­la ATM di Sumat­era Sela­tan berakhir di tan­gan aparat kepolisian. Unit 2 Sub­dit III Jatan­ras Direk­torat Reserse Krim­i­nal Umum (Ditreskri­mum) Pol­da Sumat­era Sela­tan berhasil mem­bekuk seo­rang pria berin­isial R (27), karyawan PT Bringin Gigan­tara, sete­lah diduga mem­bobol brankas ATM RSUD Kayu Agung dan mem­bawa kabur uang tunai sebe­sar Rp425,4 juta.

Peri­s­ti­wa ini terungkap sete­lah pihak pen­gelo­la ATM mela­porkan adanya kehi­lan­gan uang dalam jum­lah besar dari salah satu mesin ATM di RSUD Kayu Agung. Berdasarkan lapo­ran terse­but, tim Unit 2 Sub­dit III Jatan­ras Ditreskri­mum Pol­da Sum­sel segera melakukan penye­lidikan. Dari hasil olah TKP dan pemerik­saan reka­man CCTV, polisi men­e­mukan indikasi keter­li­batan pihak inter­nal perusa­haan.

R, yang dike­tahui bek­er­ja di PT Bringin Gigantara—perusahaan jasa pen­gelo­laan uang tunai dan pengisian ATM—diduga meman­faatkan posisinya untuk men­gak­ses brankas ATM. Den­gan penge­tahuan tek­nis yang dim­i­likinya, R diduga mem­bobol brankas terse­but tan­pa menim­bulkan kerusakan besar yang men­colok dari luar, sehing­ga awal­nya sulit ter­de­tek­si. Namun, perbe­daan data stok uang di sis­tem dan sal­do fisik di mesin memicu kecuri­gaan.

  Bakso Remaja Dituduh Gunakan Bahan Non-Halal, Pemilik Bantah dan Sebut Ada Kesalahpahaman

Dalam wak­tu relatif singkat, tim kepolisian berhasil mela­cak keber­adaan R. Penangka­pan dilakukan di sebuah lokasi yang belum diungkap secara rin­ci oleh pihak berwe­nang. Berdasarkan foto dan reka­man video yang beredar di media sosial, R tam­pak men­ge­nakan kaos hitam den­gan wajah ter­tun­duk. Beber­a­pa anggota kepolisian ter­li­hat menga­mankan ter­sang­ka dan memerik­sa barang buk­ti.

Pada salah satu poton­gan video, ter­li­hat beber­a­pa pria diduga petu­gas kepolisian bera­da di dalam ruan­gan bersama R. Salah satu petu­gas men­ge­nakan kaos den­gan motif emas berco­rak huruf “G”, semen­tara yang lain men­ge­nakan topi hitam. Ekspre­si para petu­gas menun­jukkan keseriu­san saat menga­mankan ter­sang­ka.

Menu­rut keteran­gan awal, uang tunai Rp425,4 juta yang dibawa kabur R meru­pakan hasil pengisian ATM yang seharus­nya dis­alurkan untuk opera­sion­al layanan per­bankan di RSUD Kayu Agung. Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, polisi belum mer­in­ci apakah selu­ruh uang terse­but sudah berhasil dia­mankan kem­bali atau masih ada seba­gian yang digu­nakan oleh ter­sang­ka.

  Malam Mencekam di Kampus Bandung: Seruan Damai dari Insiden Unisba dan Unpas

Kasus ini men­ja­di per­ha­t­ian pub­lik kare­na meli­batkan karyawan inter­nal yang seharus­nya men­ja­ga kea­manan uang perusa­haan. PT Bringin Gigan­tara sendiri dike­nal seba­gai penye­dia layanan pengisian dan pen­gelo­laan ATM yang bek­er­ja sama den­gan berba­gai bank di Indone­sia. Aksi keja­hatan oleh orang dalam seper­ti ini men­gungkap poten­si risiko yang dihadapi perusa­haan jasa keuan­gan, khusus­nya dalam hal pen­gelo­laan uang tunai dalam jum­lah besar.

Direk­torat Reserse Krim­i­nal Umum Pol­da Sum­sel mene­gaskan bah­wa pihaknya akan mem­pros­es kasus ini sesuai hukum yang berlaku. R dijer­at den­gan pasal-pasal terkait pen­cu­ri­an den­gan pem­ber­atan seba­gaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), den­gan anca­man huku­man pen­jara mak­si­mal 7 tahun. Polisi juga akan men­dala­mi apakah ada pihak lain yang ter­li­bat atau mem­ban­tu dalam aksi pem­bobolan ini.

Semen­tara itu, pihak RSUD Kayu Agung memas­tikan bah­wa layanan ATM di area rumah sak­it telah kem­bali nor­mal sete­lah pengisian ulang dilakukan oleh pihak pen­gelo­la res­mi. Pihak rumah sak­it juga meny­er­ahkan sepenuh­nya pros­es hukum kepa­da aparat kepolisian.

  Trump Dikecam Usai Puji dan Undang Pelaku Kejahatan Seksual di Acara Anak

Kasus ini men­ja­di pela­jaran pent­ing bagi perusa­haan penye­dia jasa pen­gelo­laan ATM untuk mem­per­ke­tat prose­dur kea­manan, ter­ma­suk pen­gawasan ter­hadap karyawan yang memi­li­ki akses lang­sung ke brankas uang. Selain itu, per­lun­ya peman­tauan lebih ketat melalui sis­tem audit dig­i­tal dan CCTV di seti­ap titik rawan men­ja­di sorotan dalam eval­u­asi pas­ca-keja­di­an.

Masyarakat diim­bau untuk tetap was­pa­da dan tidak mudah tergiur melakukan tin­dakan krim­i­nal meskipun memi­li­ki akses atau kesem­patan, mengin­gat risiko hukum dan dampaknya yang bisa meng­han­curkan masa depan pelaku.

Den­gan penangka­pan R, pihak kepolisian berharap dap­at men­gungkap selu­ruh rangka­ian peri­s­ti­wa ini secara tun­tas, ter­ma­suk motif uta­ma dan ali­ran uang hasil curi­an. Aparat juga mene­gaskan komit­men untuk men­ja­ga kea­manan layanan per­bankan di wilayah Sumat­era Sela­tan agar masyarakat tetap dap­at bertransak­si den­gan aman.

Hing­ga kini, pros­es penyidikan masih berlang­sung dan infor­masi ter­baru akan dis­am­paikan sete­lah penyidik men­da­p­atkan hasil pemerik­saan lebih lan­jut ter­hadap ter­sang­ka maupun barang buk­ti yang telah dia­mankan.

Edi­tor; (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *