Berita Investigasi

Soal Dugaan Pencurian Arus Listrik, Kades Mukti Karya Akan Layangkan Surat Ke-PLN 

360
×

Soal Dugaan Pencurian Arus Listrik, Kades Mukti Karya Akan Layangkan Surat Ke-PLN 

Sebarkan artikel ini

Mesuji, snipernew.id – Kepala Desa Mukti Karya, Kecamatan Panca Jaya, Kabupaten Mesuji Muarif segera akan melayangkan surat kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) tentang adanya kabel sambungan dari Register 45 yang melintas di Pemukiman dan Perkebunan Warga, Rabu (24/07/24).

“Kami akan melayangkan surat kepada pihak PLN tentang keluhan warga Desa Mukti Karya kemarin” Ujar Muarif kepada Helo Indonesia.

Kemarin setelah mendengar keluhan masyarakat sudah melakukan musyawarah di kantor Desa membahas tentang kabel yang melintas di perkebunan warga”apalagi dari keterangan salah satu pemilik kebun sudah dua kali kabel jalur Register 45 tersebut terbakar” sambung Muarif.

  Lima Sekolah Negri di Panca Jaya Mesuji Butuhkan Aliran Listrik

Dari berita sebelumnya salah satu warga bernama Paiman mengatakan, pemasangan kabel yang menyalur dari kawasan Register 45 ini sangat mengganggu perkebunan warga dan rumah saya,bahkan sudah dua kali kebakar kabel yang melintang di tengah perkebunan warga.

  Abaikan Keselamatan Anak Lingkungan Sekolah, Rekanan CV Orion Rotrindo Rehab Berat Gedung SD 26 Muara Enim

“Yang lebih kecewannya lagi, kelompok itu memasang kabel besar menimpa rumah saya tampa izin” kalau nanti ada konsleting dari kabel dan membakar rumah dan perkebunan warga siapa yang akan bertanggung jawab”Ujarnya.

Kami meminta kepada pihak PLN agar bisa memutuskan kabel yang melintang dan acak acakan di perkebunan milik warga dan tergantung di rumah saya segera di putus” jangan hanya diam saja pihak PLN”Tegasnya.

  Implan Ganda Picu Pendarahan! Dugaan Malpraktik di Puskesmas Gelumbang, Pihak Terkait Kompak Bungkam!

Hal itu juga disampai Kepala Kantor Pelayanan Teknik PLN Simpang Pematang Febri saat di komfirmasi Helo Indonesia mengatakan kami akan melakukan koordinasi dahulu kepada Cabang Rayon Menggala tentang adanya keluhan warga.

“Setelah kami sudah berkoordinasi kita kami akan turun kan melakukan pemutusan”ucap Febri. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *