SniperNew.id — Tegal, 1 April 2026 — Komunitas Budaya Semedo kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga warisan leluhur melalui Pentas Seni dan Budaya yang digelar di Sanggar Sekar Arum, Desa Semedo, Kabupaten Tegal. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat memperkenalkan Tari “Kas Semedo Nandur” sebagai simbol perlawanan terhadap memudarnya nilai-nilai tradisi di tengah arus modernisasi.
Ketua panitia, Sisworo, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian nyata masyarakat dalam mempertahankan budaya lokal. Ia menekankan pentingnya menjadikan tradisi sebagai bagian dari kehidupan yang terus dijaga dan diwariskan.
Peluncuran tari tersebut turut mendapat dukungan dari Pjs Kepala Desa Semedo, Muhamad Subekhi, yang mengapresiasi inisiatif warga. Ia menilai pelestarian budaya memiliki peran penting dalam memperkuat identitas dan karakter masyarakat.
Ketua Sintren Sekar Arum, Roji, menjelaskan bahwa Tari Kas Semedo Nandur mengandung filosofi kehidupan, kerja keras, serta kebersamaan. Istilah “nandur” dimaknai sebagai upaya menanam nilai budaya agar tetap tumbuh di tengah perubahan zaman.
Beragam kesenian tradisional seperti Sintren, Jaran Lumping, dan Kuntulan turut memeriahkan acara, disaksikan oleh warga dan tokoh masyarakat yang hadir. Selain itu, kuliner khas serta produk lokal juga menjadi daya tarik yang mendukung perekonomian warga.
Kegiatan ini mencerminkan semangat kolektif masyarakat dalam menjaga budaya agar tetap relevan.
Melalui peluncuran tarian tersebut, Komunitas Budaya Semedo berharap generasi muda semakin peduli dan bangga terhadap identitas budayanya.
Laporan: (Muji)













