Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Nasional

Gas Pol Bangun IKN: Cerita Hangat di Balik Sosok Pak Bas

64
×

Gas Pol Bangun IKN: Cerita Hangat di Balik Sosok Pak Bas

Sebarkan artikel ini
Akun Threads danikekar berfoto bersama Basuki Hadimuljono di kawasan IKN – Kota Nusantara. Pertemuan tersebut dibagikan melalui media sosial dengan menyoroti sosok Basuki sebagai pekerja keras yang tenang namun tegas dalam mengeksekusi pembangunan infrastruktur.

JAKARTA, SNIPERNEW.id — Seo­rang peng­gu­na media sosial Threads den­gan nama akun danikekar mem­bagikan pen­gala­man­nya saat berte­mu den­gan Basu­ki Hadimuljono, sosok yang dike­nal luas seba­gai tokoh pem­ban­gu­nan infra­struk­tur di Indone­sia. Ung­ga­han terse­but meny­oroti karak­ter prib­a­di dan gaya kepemimp­inan Basu­ki, yang akrab dis­apa “Pak Bas”, dalam kon­teks kiprah­nya mem­ban­gun infra­struk­tur nasion­al hing­ga memimpin proyek strate­gis Ibu Kota Nusan­tara (IKN).

Dalam ung­ga­han yang dipan­tau pada Jumat (28/2/2026) sek­i­tar pukul 19.44 WIB, akun terse­but menuliskan:

“Akhirnya bisa kete­mu Pak Bas. Sosok peker­ja keras yang ten­ang, tapi eksekusinya gas pol! Dari Kementer­ian PUPR sam­pai memimpin Otori­ta IKN, kon­sis­ten mem­ban­gun den­gan visi besar dan detail yang rapi. Infra­struk­tur diban­gun, sis­tem dirapikan, fon­dasi masa depan disi­ap­kan.”

Tulisan terse­but menggam­barkan kek­agu­man penulis ter­hadap gaya ker­ja Basu­ki yang dini­lai ten­ang namun memi­li­ki kecepatan dan kete­gasan dalam mengek­sekusi kebi­jakan. Dalam narasi lan­ju­tan, akun itu juga menyam­paikan kesan per­son­al ter­hadap man­tan Menteri Peker­jaan Umum dan Peruma­han Raky­at (PUPR) terse­but.

  Tinjau Huntara, Bobby Nasution Pastikan Relokasi Segera Tuntas

“Ener­gi yang hangat, ceria dan ‘classy’ men­galir nat­ur­al gak direkayasa. Sal­im pak basuk­i­hadimuljono,” tulis­nya, dis­er­tai emo­ji salam dan tagar #cer­i­tadanik.

Ung­ga­han terse­but turut dilengkapi dua foto yang mem­per­li­hatkan perte­muan antara pemi­lik akun den­gan Basu­ki di sebuah ruan­gan yang diberi keteran­gan lokasi “IKN – Kota Nusan­tara”. Dalam foto itu, Basu­ki tam­pak men­ge­nakan rompi dan topi khas lapan­gan proyek, semen­tara akun danikekar berdiri di samp­ingnya den­gan senyum meng­hadap kam­era.

Seba­gai infor­masi, Basu­ki Hadimuljono meru­pakan fig­ur sen­tral dalam pem­ban­gu­nan infra­struk­tur Indone­sia dalam satu dekade ter­akhir. Ia per­nah men­ja­bat seba­gai Menteri PUPR dan kemu­di­an diper­caya memimpin Otori­ta IKN, lem­ba­ga yang bertang­gung jawab atas pem­ban­gu­nan dan pen­gelo­laan Ibu Kota Nusan­tara di Kali­man­tan Timur.

Di bawah kepemimp­inan­nya, berba­gai proyek infra­struk­tur strate­gis nasion­al digen­jot, mulai dari pem­ban­gu­nan jalan tol, ben­dun­gan, hing­ga pengem­ban­gan kawasan ibu kota baru. Sosoknya dike­nal luas seba­gai peja­bat yang ser­ing turun lang­sung ke lapan­gan untuk memas­tikan pro­gres pem­ban­gu­nan ber­jalan sesuai ren­cana.

  Diplomasi di Qasr Al Bahr

Ung­ga­han akun danikekar terse­but bersi­fat opi­ni dan pen­gala­man per­son­al. Dalam kon­teks Kode Etik Jur­nal­is­tik, infor­masi yang berasal dari media sosial dikat­e­gorikan seba­gai perny­ataan sum­ber yang per­lu diver­i­fikasi apa­bi­la digu­nakan seba­gai dasar pem­ber­i­taan lebih lan­jut. Namun dalam kasus ini, tulisan terse­but dis­ajikan seba­gai kuti­pan lang­sung dari pemi­lik akun, tan­pa penam­ba­han klaim di luar perny­ataan yang dis­am­paikan.

Hing­ga beri­ta ini dis­usun, belum ter­da­p­at perny­ataan res­mi dari Basu­ki Hadimuljono terkait ung­ga­han terse­but. Mes­ki demikian, isi ung­ga­han lebih menekankan pada kesan per­son­al dan apre­si­asi ter­hadap karak­ter kepemimp­inan, bukan pada isu kebi­jakan atau kon­tro­ver­si ter­ten­tu.

Kehadi­ran IKN sendiri masih men­ja­di per­ha­t­ian pub­lik, baik dari sisi pro­gres pem­ban­gu­nan, kesi­a­pan infra­struk­tur, maupun dampaknya ter­hadap pemer­ataan ekono­mi nasion­al. Pemer­in­tah sebelum­nya meny­atakan bah­wa pem­ban­gu­nan IKN diran­cang den­gan kon­sep kota berke­lan­ju­tan dan berba­sis teknolo­gi hijau.

Narasi yang dis­am­paikan akun danikekar mem­per­li­hatkan bagaimana fig­ur pub­lik seper­ti Basu­ki dini­lai memi­li­ki kom­bi­nasi antara visi besar dan per­ha­t­ian ter­hadap detail tek­nis. Penyebu­tan “infra­struk­tur diban­gun, sis­tem dirapikan, fon­dasi masa depan disi­ap­kan” mencer­minkan pan­dan­gan bah­wa pem­ban­gu­nan fisik dan tata kelo­la ber­jalan beriringan.

  Sidang Kampus Berujung Serangan, Mahasiswi UIN SUSKA Jadi Korban

Dalam prak­tik jur­nal­is­tik, penguti­pan perny­ataan dari media sosial tetap harus mem­per­hatikan akurasi, kon­teks, dan keje­lasan sum­ber. Oleh kare­na itu, selu­ruh kuti­pan dalam beri­ta ini dis­am­paikan seba­gaimana ter­tulis dalam ung­ga­han asli, tan­pa peruba­han sub­stan­si, kecuali penye­sua­ian tan­da baca dan kap­i­tal­isasi agar sesuai den­gan kaidah bahasa Indone­sia yang baik dan benar.

Perte­muan yang dia­badikan dalam foto terse­but juga menun­jukkan suasana san­tai namun for­mal. Tidak ter­da­p­at keteran­gan tam­ba­han men­ge­nai agen­da khusus dalam perte­muan terse­but, selain lokasi yang ditandai seba­gai kawasan IKN – Kota Nusan­tara.

Ung­ga­han ini men­ja­di salah satu con­toh bagaimana media sosial diman­faatkan untuk berba­gi pen­gala­man lang­sung berte­mu tokoh pub­lik. Di sisi lain, pub­lik tetap diin­gatkan untuk mem­be­dakan antara opi­ni prib­a­di dan infor­masi fak­tu­al yang telah diver­i­fikasi secara menyelu­ruh.

Seba­gai penut­up, kisah yang dibagikan akun danikekar meng­hadirkan sudut pan­dang per­son­al ten­tang sosok Basu­ki Hadimuljono: peker­ja keras, ten­ang, namun cepat dalam bertin­dak. Di ten­gah sorotan ter­hadap pem­ban­gu­nan IKN, ceri­ta semacam ini mem­perkaya per­spek­tif pub­lik men­ge­nai fig­ur yang bera­da di balik proyek strate­gis nasion­al terse­but.

Penulis: (iskan­dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *