Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya salah satu putra terbaik bangsa, Sdr. Deden Maulana, yang gugur dalam tugas negara menjaga kedaulatan laut Indonesia.
Hal tersebut disampaikan melalui unggahan resmi akun Threads @kkpgoid, yang menyatakan:
“Keluarga Besar Kementerian Kelautan dan Perikanan hari ini melepas salah satu putra terbaik bangsa, Sdr. Deden Maulana, yang gugur dalam tugas mulia menjaga kedaulatan laut Indonesia.”
Dalam unggahan yang sama, KKP juga menegaskan dedikasi almarhum selama menjalankan tugas pengawasan laut hingga akhir hayatnya.
“Almarhum merupakan sosok yang berdedikasi tinggi hingga akhir hayatnya dalam misi pengawasan menggunakan pesawat ATR 42–500. Pengabdianmu akan selalu terpatri dalam setiap ombak dan birunya laut nusantara.”
Selain pernyataan tertulis, akun tersebut juga mengunggah sebuah video yang menampilkan proses pemulasaraan dan pemberangkatan jenazah almarhum. Dalam tayangan video tersebut, terlihat suasana duka dengan iring-iringan mobil jenazah serta kehadiran sejumlah pihak yang mengantar kepergian almarhum.
Tulisan yang tertera dalam cuplikan video berbunyi.
“Proses Pesemayaman dan Pemberangkatan Jenazah Sdr. Deden Maulana yang Gugur dalam Misi Pengawasan.”
Hingga unggahan tersebut dipublikasikan, konten tersebut telah ditonton ribuan kali dan mendapat perhatian luas dari masyarakat sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum dalam menjaga wilayah laut Indonesia.
Pihak KKP tidak merinci lebih lanjut kronologi peristiwa gugurnya almarhum, namun menegaskan bahwa yang bersangkutan wafat saat menjalankan tugas negara dalam misi pengawasan kelautan.
Penulis: (iskandar).













