Berita DaerahBerita Publikasi

Jembatan Silau Padang Rampung, Warga Bersyukur—Akses Jalan Masih Jadi PR Pemerintah

834
×

Jembatan Silau Padang Rampung, Warga Bersyukur—Akses Jalan Masih Jadi PR Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Warga Desa Silau Padang, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, menggelar syukuran sederhana usai rampungnya jembatan gantung di Dusun IV yang kini menjadi akses vital penghubung aktivitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian, Sabtu (10/1/2026).

SERDANG BEDAGAI, SNIPERNEW.id — Penant­ian pan­jang war­ga Desa Silau Padang, Keca­matan Sip­ispis, Kabu­pat­en Ser­dang Beda­gai, akhirnya ter­jawab. Jem­bat­an gan­tung yang mem­ben­tang di Dusun IV di atas Sun­gai Bah­som­bu kini res­mi ram­pung dan mulai diman­faatkan masyarakat, Sab­tu (10/1/2026).

Jem­bat­an sep­a­n­jang kurang lebih 40 meter itu bukan sekadar ban­gu­nan fisik, melainkan sim­bol hara­pan baru bagi war­ga yang sela­ma bertahun-tahun harus mem­per­taruhkan kese­la­matan saat menye­berang sun­gai. Sebelum­nya, masyarakat hanya men­gan­dalkan jem­bat­an bam­bu yang rawan hanyut dan ker­ap mem­ba­hayakan, teruta­ma saat deb­it air sun­gai meningkat.

  Kembang Api Terangi Pengungsian, Warga Tapteng Sambut 2026

Seba­gai ungka­pan rasa syukur, war­ga mengge­lar acara seder­hana yang dihadiri tokoh masyarakat, tokoh aga­ma, ser­ta Kepala Desa Silau Padang, Rajali Pur­ba. Suasana keber­samaan dan kegem­bi­raan tam­pak jelas, mencer­minkan beta­pa vital­nya kehadi­ran jem­bat­an terse­but bagi kehidu­pan sehari-hari war­ga.

Pem­ban­gu­nan jem­bat­an ini bersum­ber dari dana hibah reha­bil­i­tasi dan rekon­struk­si pas­ca ben­cana Tahun Anggaran 2024. Infra­struk­tur terse­but meru­pakan real­isasi usu­lan masyarakat yang telah dis­am­paikan sejak Musyawarah Peren­canaan Pem­ban­gu­nan Desa (Mus­ren­bangdes) tahun 2021, bek­er­ja sama den­gan Desa Mar­jan­ji.

Gam­bar hasil pem­ban­gu­nan jem­bat­an­War­ga Desa Silau Padang, Keca­matan Sip­ispis, Kabu­pat­en Ser­dang Beda­gai, mengge­lar syuku­ran seder­hana usai ram­pungnya jem­bat­an gan­tung di Dusun IV yang kini men­ja­di akses vital penghubung aktiv­i­tas masyarakat dan dis­tribusi hasil per­tan­ian, Sab­tu (10/1/2026).

Per­wak­i­lan war­ga, Sug­i­man dan M. Yakup Situ­morang, menyam­paikan apre­si­asi kepa­da Pemer­in­tah Desa Silau Padang dan Pemer­in­tah Kabu­pat­en Ser­dang Beda­gai. Mere­ka meni­lai jem­bat­an ini san­gat mem­ban­tu aktiv­i­tas masyarakat, khusus­nya petani yang sela­ma ini kesuli­tan men­gangkut hasil kebun aki­bat keter­batasan akses.

  Legislator Komisi III DPRD Pringsewu yang Fokus pada Pembangunan dan Infrastruktur Daerah

“Sekarang kami bisa menye­berang den­gan aman. Hasil per­tan­ian tidak lagi ter­ham­bat seper­ti sebelum­nya,” ujar salah satu per­wak­i­lan war­ga.

Kepala Desa Silau Padang, Rajali Pur­ba, mene­gaskan bah­wa jem­bat­an terse­but memi­li­ki per­an strate­gis kare­na menghubungkan kawasan perke­bunan saw­it war­ga selu­as sek­i­tar 750 hek­tare den­gan poten­si pro­duk­si men­ca­pai 20 ton kela­pa saw­it. Menu­rut­nya, infra­struk­tur ini akan berdampak lang­sung pada pen­ingkatan pro­duk­tiv­i­tas dan efisien­si dis­tribusi hasil per­tan­ian masyarakat.

Namun demikian, di balik ram­pungnya jem­bat­an gan­tung terse­but, masih ter­sisa per­soalan yang men­ja­di per­ha­t­ian serius war­ga. Akses jalan menu­ju jem­bat­an dan jalan lan­ju­tan sete­lah­nya masih beru­pa tanah, berlubang, dan licin saat hujan. Kon­disi ini menyulitkan kendaraan pen­gangkut hasil panen dan berpoten­si meng­ham­bat man­faat mak­si­mal dari keber­adaan jem­bat­an.

  Panen Patin 5 Bulan Tembus 4 Ton, Kolam Tanah Warga Teluk Mengkudu Jadi Inspirasi Desa

Dari pan­tauan di lapan­gan, jalur terse­but melin­tasi kawasan perke­bunan saw­it, lem­bah, dan tebing yang cukup curam, sehing­ga mem­bu­tuhkan penan­ganan serius agar kese­la­matan dan kelan­car­an trans­portasi war­ga dap­at ter­jamin.

War­ga berharap pemer­in­tah tidak berhen­ti pada pem­ban­gu­nan jem­bat­an sema­ta, tetapi melan­jutkan­nya den­gan pen­ingkatan kual­i­tas jalan seba­gai satu kesat­u­an infra­struk­tur pen­dukung. Per­baikan akses jalan dini­lai kru­sial agar jem­bat­an benar-benar berfungsi opti­mal seba­gai peng­ger­ak roda ekono­mi desa.

Ram­pungnya jem­bat­an gan­tung Silau Padang men­ja­di buk­ti bah­wa aspi­rasi masyarakat, keti­ka diper­juangkan secara kon­sis­ten, dap­at diwu­jud­kan. Kini, hara­pan war­ga ter­tu­ju pada langkah lan­ju­tan pemer­in­tah agar pem­ban­gu­nan tidak ter­pu­tus di ten­gah jalan, melainkan berlan­jut demi kese­jahter­aan masyarakat secara berke­lan­ju­tan.

Lapo­ran:(Budi­man Manik).

Edi­tor: (redak­si).