Berita Hukum

Tersangka Penggunaan Surat Palsu Ditangkap, Hesti Helena Sitorus Apresiasi Polrestabes Medan hingga Kapolri

151
×

Tersangka Penggunaan Surat Palsu Ditangkap, Hesti Helena Sitorus Apresiasi Polrestabes Medan hingga Kapolri

Sebarkan artikel ini

Medan //Snipernew.id

Per­juan­gan pan­jang Hesti Hele­na Sitorus dalam men­cari kead­i­lan akhirnya mem­buahkan hasil. Sete­lah melalui pros­es hukum yang cukup mele­lahkan, lapo­ran dugaan peng­gu­naan surat pal­su yang ia sam­paikan beru­jung pada penangka­pan ter­sang­ka oleh jajaran Pol­restabes Medan, hal itu dis­am­paikan Hesti kepa­da Wartawan, Sab­tu (20/12/25).

Pada 19 Desem­ber 2025, Unit Har­ta Ben­da (Har­da) Satreskrim Pol­restabes Medan melakukan penangka­pan ter­hadap ter­sang­ka Tusia, seo­rang oknum aparatur sip­il negara (ASN) Rumah Sak­it Bhayangkara. Tusia dite­tap­kan seba­gai ter­sang­ka atas dugaan meng­gu­nakan surat pal­su, seba­gaimana diatur dalam Pasal 263 ayat (2) KUHP.

  Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Pengeroyokan, Penetapan Status Tersangka Dipersoalkan

Hesti meni­lai penangka­pan terse­but seba­gai ben­tuk nya­ta komit­men Pol­restabes Medan dalam mene­gakkan hukum dan mem­berikan kead­i­lan kepa­da masyarakat. Ia pun menyam­paikan apre­si­asi set­ing­gi-tingginya kepa­da Kapol­restabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvi­jn Siman­jun­tak, Kasat Reskrim Pol­restabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayan­to, Kan­it Har­da Satreskrim AKP M Karo-karo, ser­ta KBO Satreskrim Pol­restabes Medan Iptu Rudianto Manu­rung, Penyidik Brip­ka M Far­ij SH beser­ta selu­ruh jajaran.

  Viral Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan, Pejabat Terancam Dievaluasi

“Lelah saya sela­ma sekian lama akhirnya ter­ba­yar. Saya benar-benar merasakan kead­i­lan. Ter­i­ma kasih kepa­da Kapol­restabes Medan, Kasat Reskrim, Kan­it Har­da, KBO, dan selu­ruh jajaran yang telah bek­er­ja pro­fe­sion­al dan sung­guh-sung­guh,” ujar Hesti.

Tidak hanya kepa­da jajaran Pol­restabes Medan, Hesti juga menyam­paikan apre­si­asi dan ter­i­ma kasih kepa­da Kapol­ri Jen­der­al Polisi Listyo Sig­it Prabowo, Kombes Pol. Wijonarko, ser­ta man­tan Karo Was­sidik Irjen­Pol Iwan Kur­ni­awan yang dise­but­nya turut mem­berikan per­ha­t­ian dan dukun­gan ter­hadap penan­ganan perkara terse­but.

Selain aparat pene­gak hukum, Hesti turut men­gu­cap­kan ter­i­ma kasih kepa­da kelu­ar­ga ser­ta rekan-rekan­nya yang sela­ma ini setia mem­berikan dukun­gan moral, seman­gat, dan doa sela­ma ia mem­per­juangkan haknya melalui jalur hukum.

  Ketapang Sei Bamban Disorot, Proyek Penggemukan Lembu Diduga Merugi Rp251 Juta

Ke depan, Hesti berharap agar pros­es hukum ter­hadap ter­sang­ka Tusia dap­at ber­jalan secara transparan dan pro­fe­sion­al. Ia juga mem­inta agar berkas perkara segera dilimpahkan ke Kejak­saan Negeri (Kejari) Medan untuk dipros­es ke tahap penun­tu­tan, sehing­ga kasus dugaan peng­gu­naan surat pal­su terse­but dap­at dis­e­le­saikan secara tun­tas dan mem­berikan kepas­t­ian hukum.

Menu­rut Hesti, penye­le­sa­ian perkara ini bukan hanya pent­ing bagi dirinya secara prib­a­di, tetapi juga men­ja­di pem­be­la­jaran agar prak­tik-prak­tik peng­gu­naan doku­men pal­su tidak lagi ter­ja­di dan hukum benar-benar dite­gakkan tan­pa pan­dang bulu.(Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *