Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Nasional

Polres Pematangsiantar Bantah Keras Dugaan Pungli SIM A

184
×

Polres Pematangsiantar Bantah Keras Dugaan Pungli SIM A

Sebarkan artikel ini

Pematangsiantar –snipernew.id

Pol­res Pematangsiantar mene­gaskan bah­wa tuduhan pung­utan liar (pungli) dalam pros­es pener­bi­tan Surat Izin Menge­mu­di (SIM) A di lingkun­gan Sat­u­an Lalu Lin­tas (Sat Lan­tas) adalah tidak benar. Pene­gasan ini dis­am­paikan oleh Kepala Sat­u­an Lalu Lin­tas (Kasat Lan­tas) Pol­res Pematangsiantar, IPTU Friska Susana SH, pada Sab­tu, 6 Desem­ber 2025, menyusul pem­ber­i­taan sejum­lah media online dan ung­ga­han Tik­Tok yang menud­ing adanya pungli sebe­sar Rp500.000.

  Warga Pekanbaru Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Sumatera

IPTU Friska meny­atakan bah­wa pros­es pener­bi­tan SIM A di Sat­pas Pol­res Pematangsiantar telah ber­jalan sesuai den­gan Stan­dar Opera­sion­al Prose­dur (SOP), Per­at­u­ran Kepolisian (Per­pol) No. 2 Tahun 2023 ten­tang Pener­bi­tan dan Penan­daan SIM, ser­ta keten­tu­an tarif res­mi Pener­i­maan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Tidak benar ada pungli Rp500.000. Semua pros­es pener­bi­tan SIM A dilakukan sesuai atu­ran, transparan, dan dap­at diper­tang­gung­jawabkan,” tegas Friska.

Untuk mem­perku­at ban­ta­han terse­but, seo­rang war­ga berna­ma Anggiat Sahat Sili­ton­ga (28), war­ga Jalan Hara­pan, Kelu­ra­han Tualang, Keca­matan Tualang, Kabu­pat­en Siak, turut mem­berikan klar­i­fikasi melalui video pen­gakuan yang direkam lang­sung di Sat­pas. Dalam video terse­but, Anggiat meny­atakan bah­wa selu­ruh pros­es yang ia jalani—mulai dari pendaf­taran, pengam­bi­lan foto, ujian teori, ujian prak­tik, hing­ga penc­etakan SIM—berjalan lan­car tan­pa ada pung­utan di luar keten­tu­an res­mi.

  Anies Baswedan Lanjutkan Misi Kemanusiaan di Pidie Jaya

Anggiat juga mene­gaskan bah­wa ia hanya mem­ba­yar biaya sesuai tarif PNBP, yakni Rp120.000, dan tidak per­nah dim­intai biaya tam­ba­han oleh petu­gas mana pun.

Menu­rut IPTU Friska, kesak­sian terse­but mem­buk­tikan bah­wa tuduhan pungli yang telah beredar meru­pakan infor­masi yang tidak benar bahkan men­garah pada ujaran keben­cian ter­hadap insti­tusi kepolisian.

“Kami bek­er­ja berdasarkan SOP. Pros­es­nya transparan dan akunt­abel. Video war­ga yang sudah men­da­p­atkan SIM A mem­buk­tikan bah­wa tuduhan pungli itu tidak berdasar,” ujar Friska.

  Sukan SEA 2027 Jadi Momentum Perpaduan Nasional Malaysia

Kasat Lan­tas juga mengim­bau masyarakat agar tidak mudah ter­pro­vokasi oleh infor­masi tidak valid yang beredar di media sosial. Ia mene­gaskan bah­wa Pol­res Pematangsiantar selalu mem­bu­ka ruang bagi masyarakat yang ingin men­da­p­atkan infor­masi res­mi terkait layanan pener­bi­tan SIM dan pros­es lain­nya.

Den­gan klar­i­fikasi ini, Pol­res Pematangsiantar berharap keper­cayaan pub­lik ter­hadap layanan kepolisian tetap ter­ja­ga sekali­gus men­ja­di pene­gasan bah­wa seti­ap ben­tuk dugaan pelang­garan akan ditin­dak­lan­ju­ti sesuai mekanisme inter­nal yang berlaku.

Bas­t­ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *