Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Ibu Ojol Menangis Peluk Dedi Mulyadi Minta Tolong Usai Motor Hilang

389
×

Ibu Ojol Menangis Peluk Dedi Mulyadi Minta Tolong Usai Motor Hilang

Sebarkan artikel ini

Karawang, SniperNew.id — Pada Senin, 17 Novem­ber 2025, sebuah momen meng­harukan terekam di depan gedung Pemer­in­tah Daer­ah Karawang, saat seo­rang ibu penge­mu­di ojek online (ojol) berna­ma Iyum menangis sam­bil memeluk Guber­nur Jawa Barat, Dedi Mulya­di, yang baru saja kelu­ar dari gedung Pem­da.

  Gempa Dini Hari Guncang Laut Sulut: Magnitudo 4,6 di Barat Laut Melonguane!

Menu­rut ung­ga­han dari akun media sosial Trends informasi_karawang hari itu, Iyum men­datan­gi Kang Dedi den­gan wajah penuh harap. Ia mencer­i­takan bah­wa motornya baru saja hilang di depan Ramayana Karawang, dan tan­pa kendaraan, ia tak bisa lagi men­cari nafkah seba­gai ojol.

  Petir Sambar Rumah di Kutuwetan, Warga Selamat Tanpa Korban Jiwa

Dalam postin­gan terse­but, dit­uliskan bah­wa Guber­nur Dedi mere­spons den­gan segera mem­inta nomor hand­phone Iyum “agar bisa dihubun­gi kemu­di­an hari.”

Akun informasi_karawang juga menye­but bah­wa situ­asi itu san­gat emo­sion­al: Iyum tak kuasa mena­han tangis saat mem­o­hon per­to­lon­gan, semen­tara Kang Dedi menden­garkan den­gan sek­sama.

Tidak ada kon­fir­masi pub­lik lang­sung dari Pem­prov Jawa Barat per­i­hal tin­dakan lan­ju­tan pada saat itu, tetapi peri­s­ti­wa ini men­ja­di viral dan menyen­tuh banyak war­ga Karawang dan sek­i­tarnya.

  Kerumunan Ojol di Kalibata Picu Kekhawatiran Warga

Beri­ta ini dis­usun berdasarkan report­ing lang­sung dari media sosial pub­lik, tan­pa menam­bahkan klaim yang belum diver­i­fikasi. Iden­ti­tas pihak yang bersangku­tan (Iyum) dise­but, namun tidak dis­er­tai data prib­a­di sen­si­tif lain­nya.

Perny­ataan Guber­nur (minta nomor hand­phone) diku­tip dari ung­ga­han pub­lik, bukan inter­pre­tasi pihak keti­ga.

Tidak ada speku­lasi: ura­ian ter­batas pada apa yang dit­uliskan dalam akun informasi_karawang. (Iskan­dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *